Love You Hubby

Love You Hubby
Bali


__ADS_3

Tibalah hari dimana mereka akan berlibur ke Bali. Siapa lagi jika bukan empat keluarga kecil itu. mereka terlihat sangat bahagia.


'Drttttt drtttt


suara getar telpon masuk.


📱' halo Ani


📲 halo , Yun lo udah ngemas barang lo kan kita udah sampai di bandara nih lo di mana


📱 ouh gue masih dirumah ni


📲 lah masih di rumah ngapain sih lo di sana jangan ena ena dulu napa


📱 heh, yang ngena ena itu siapa jangan pikir macam macam lo


📲 ya elo sih lama banget


📱 ya udah gue berangkat sekarang by.


setelah selesai mengemas barang barang nya dan Arian. ia pun menuruni tangga, melihat rumah sepi ia yakin Arian sudah menunggunya di mobil.


" udah ?" tanya Arian dan di jawab anggukan oleh Yuna.


didalam mobil mereka hanya diam saja. sebenarnya Yuna adalah tipe gadis yang genit, pecicilan, dan jahil jika sedang dengan teman teman nya atau laki laki yang suka menggoda. tapi karena hawa cool, dan cuek bebek dari Arian membuat nya tak banyak bicara jika sedang bersama.


sesampai nya di sana mereka segera menaiki pesawat pribadi milik Vano.


tak terasa perjalanan singkat itu membuat Yuna kantuk dan tidur bersandar di bahu sang suami.

__ADS_1


Arian sempat terkejut dengan Yuna yang tiba tiba menyandar kan kepala nya di bahu Arian.


tapi ada perasaan senang juga gugub bagi Arian entah itu karena baru pertama kali dia seperti itu dengan Yuna atau apa lah.


yang tentu jantung nya terasa mau copot, tapi sebaik mungkin ia menyembunyikan ekspresi nya itu.


▪▪▪


sesampai nya mereka di sana Arian berusaha untuk membangun kan Yuna. dengan menepuk nepuk pipi nya .


" Yun, bangun Yun, ini udah sampai loh. !" ucap Arian lembut senepuk nepuk pipi kiri Yuna. " em udah sampai ya " tanya Yuna mengumlul kan nyawanya . " ia emang kamu ngak mau turun" ujar Arian ketus kemudian berdiri.


baru aja gue mimpi di manisin sama dia dan sekarang apa untung aja gue ingat realita tak semanis ekspekstasi kalo ngak bisa makan hati gue jadi wanita yang di campak kan laki nya . Yuna membatin .


kemudian ikut turun bersama Arian yang berjalan duluan menyeret koper nya. sesampai nya di vila mereka lansung berkemas dan memasuki kamar masing masing.


" eh An lo lagi buat apa?" tanya Yuna yang baru turun tangga. " ini gue lagi buat susu. buat anak anak " jelas Ani. " si Debi mana?, kagak lelihatan tuh!!" ujar Yuna.


" hy baby baby nih aunty bawain susu " seru Yuna berjalan ke arah anak anak tersebut.


" makasih aunty" ucap Noan meniru gaya anak nya.


" Yun ni susu coklat lo" ujar Ani menyodorkan segelas susu coklat ke arah Yuna. " malasih Ani lo emang sahabat terbaik gue " ujar Yuna.


" ye..... kalo ada mau nya" sahut Ani mengundang gelak tawa mereka semua.


" ouh iya an, Cit, baby kalian udah berapa tahun umur nya, kan kita nikah nya cuma beda bulan aja" seru Yuna mengambil alih Baby Rava dari pangkuan Cintra.


" kali anak pertama gue Cyra, umur nya dua tahun empat bulan kalo Rava, enam bulan " ujar Citra.

__ADS_1


" kalo lo An?" tanya Yuna beralih pada Ani.


" kalo anak gue umur nya baru masuk dua tahun , cuma beda empat bulan ama baby Cyra" ucap Ani kemudian mengcolek pipi Baby Cyra.


" kenapa lo tanya umur anak kita" tanya Debi yang baru masuk dengan Raka. " eh mbak cepet amat balik nya" ujar Yuna.


" iya kan ini masih panas, takut baby Balqis kenapa napa. " jelas Debi. " Ya udah gue mau masuk dulu mau istirahat sama anak gue " tambah nya lagi kemudian pergi meninghal kan ruang tamu .


"eh laki lo mana Yun" tanya Ani. " lagi istirahat kata nya capek padahal cuma duduk dia" sahut Yuna. " ya tentu lah capek pegel malahan hampir duajam tau lo buat bahu suamk lo jadi bantal" ujar Ani .


jadi gue tadi tidur beralaskan bahu dia. patut dia pijit pijit tu bahu. kalo gitu gue pijit aja bahu dia ya sebagai tanda terimakasih itung itung juga dapet pahala baikin suami. gumam nya dalam hayi kemudian melangkah pergi.


Setelah masuk kekamar ia melihat Arian yang tengah duduk bersandar di kasur dengan mata terpejam.


Yuna kemudian duduk di samping nya dan memijit lembut bahu sang suami. sontak saja itu membuat Arian terkaget dengan refleks ia membuka mata nya.


" kalo pegel itu di bilang " ujar Yuna terus memijat lembut bahu Arian. " kan aku juga bisa mijat, ngak usah di sembunyiin " tambah nya lagi dan Arian hanya diam menikmati pijitan Yuna di bahu nya.


" capek " tanya Yuna lagi dan di jawab Anggukan oleh Arian. "yaudah sini tidur di pangkua aku " ujar nya lagi kemudian beralih memijit lembut kepala sang suami.


mereka tidak canggung lagi karena sering melakukan nya. ya sudah lima bulan Arian disini dan seperti nya akan tumbuh rasa cinta diantara mereka. dengan sifat Yuna yang lebut dan sifat Arian yang cuek tapi perhatian ( walaupun mungkin ngak peka peka aja ).


setelah dirasa Arian suda tertidur. sekarang waktunya ia untuk menenangkan pikiran nya dan tidur di samping suami label nya itu.


terasa seperti mimpi aku dapat menyentumu. dan perasaan ku ini apakah aku sudah jatuh cinta kepada mu. jika memang aku sudah mencintai mu kuharap suatu hari nanti kau akan membalas cinta ku ini. batin Yuna sebelum terlelap dalam Arus mimpi nya bersama Arian.


**Hay para reders jangan lupa like, komen, and love nya ya. biar outhor tambah semangat nulis nya.


dan jangan lupa mampir di novel otjor yang ke dua judul nya Nona & Tuan muda. sijamin akan seru.

__ADS_1


see you


kiss dari outhor 😘😘😘**


__ADS_2