Love You Hubby

Love You Hubby
2


__ADS_3

setelah mereka selesai beristirahat. sekarang waktu untuk mereka makan malam. semua sudah berkumpul di ruang tamu.


" kalian ngak masak?" tanya Yuna yang baru turun dengan Arian.


" kita ngak masak yun, gimana kalo beli online aja gimana " ujar Noan.


" ngak perlu, Noan disini ada perlengkapan dapur seperti sayuran, daging, dan bumbu dapur" tanya Yuna dan di jawab anggu kan oleh Noan. " yaudah kalo gitu gue mau masak dulu" ujar Yuna kemudian melangkah pergi kedapur.


" Yun, emang nya lo bisa masak nanti gosong lagi" teriak Raka. karena jika di ingat ingat saat mereka tinggal berdua dan Raka lapar Yuna memasak makanan , ikan nya gosong, sayur Asin, nasi goreng nya gosong entah lah.


" heh, jangan ngejek gue ya lo, kalo nanti lo ke tagihan gue minta lo bayar " ujar Yuna mengan-cam Raka.


" yaudah Yun, gue bantu ya takut nanti kompor nya meleduk lagi" ujar Ani khawatir. terlebih lagi dia pernah berpengalaman memasak dengan Yuna hampir saja kompor nya meledak akibat minyak tumpah.


" ngak usah, sekarang jangan ada yang nganggu gue tampa pengecualian" ujar Yuna penuh dengan penekanan.


sesampai nya di dapur Yuna mulai memikir kan apa yang akan dia masak.


masak apa ya gue aha gue tau. batin Yuna kemudian memuali aktivitas di dapur nya.


lebih dari satu jam Yuna di dapur. akhir nya makanan pun sudah mulai terhidang kan di meja makan.


" wih bau apa ni bikin perut keroncongan " ujar Vano dengan rombongan nya di belakang.


" ngak nyangka gue lo bisa masak sebanyak ini" ucap Debi kemudian duduk di bangku sebelah Raka.


di meje tersebut sudah tersedia ,, perkedel tahu udang, ikan goreng, tempe goreng , tumis kangkung , dan Puding coklat, beserta cup cake,


" Yuk makan" ucap Yuna kemudian duduk di samping Arian.


" ini kamu semua yang masak" ucap Arian kepada Yuna setengah berbisik dan di jawab anggukan oleh Yuna.


" ya udah kita makan dulu" ujar Yuna dan di mulai lah acara makan malam tersebut.


Yuna tersenyum saat melihat keluarga keluarga kecil yang ada di depan dan di samping nya itu.


kapan ya aku jadi mommy kayak mereka ngurus anak jagain mereka suapin mereka makan. huh andai aja Arian msncintai ku pasti sekarang kita udah punya anak kayak mereka huh ..... yuna ...yuna itu cuma pengandaian lo . batin Yuna


kemudian Yuna melan jut kan makan nya yang sempat tertunda karena melamun tadi.


" wih enak banget ngak nyangka gue anak manja om Rendra bisa masak " hjar Raka kemudian melan jut kan makan nya.


" makan nya jangan remehin Yuna Andita " ucap Yuna percaya diri .

__ADS_1


" baru aja di puji kek gitu udah melayang " ujar Raka.


" masa bodo " sahut Yuna .


setelah mereka menyelesai kan makan nya, Yuna , Ani, Debi , dan Citra mereka pun mulai membereskan piring piring bekas mereka makan malam tadi .


" kalian beresin aja tu piring piring kotor gue mau buatcemilan dulu buat ngemil nanti, ngak baik kalo makan cemilan instan jadi gue bakal buat sendiri " jelas Yuna panjang.


" mau gue bantu ?" tanya Debi dan di jawab anggukan oleh Yuna.


" em kita buat apa yun?" tanya Debi.


"gue juga ngak tau "ujar Yuna cengesan dan mendapat tatapan datar dari Debi.


" ahha gue tau kita buat cokies aja gimana ama bolu matcha" usul Yuna kemudian diangguki oleh Debi.


setelah dua jam di dapur dan jadi lah cemilan ala mbok Yuna dan Debi. malam panjang itu disambut dengan gelak tawa oleh mereka saat sesekali melempar gombalan maut pada pasangan masing masing.


▪▪▪


sudah Tiga hari mereka disini. hari ini merupakan sore terahir mereka disini.


Arian terlihat duduk sendirian dipantai tersebut. menikmati sunset di sore hari.


Yuna yang melihat nya pun datang meng hampirinya.


" duduk lah" sahut Arian dengan pandangan masih kearah depan.


" kenap disini sendirian ?"


" hanya ingin sendiri" jawan Arian Acuh.


" ayolah jangan dingin seperti itu terhadap ku, emang nya mau aku panasin biar meleleh" canda Yuna. sehingga senyum terbit di sudut bibir Arian.


" mana ada aku dingin, aku hanya merenungkan aku meresa diri ku bukan lah suami yang terbaik untuk kamu, karena aku belum bisa mencintai mu" ujar Arian kemudian menghela nafas panjang.


" kalau begitu cintai aku" ujar Yuna membuat Arian menoleh ke arah nya menatap wajah nya intens, " iya cobalah cintai aku seperti mereka, berusaha lah untuk terbuka terhadap ku, dan aku pun akan sama seperti mu berusaha terbuka mepada mu" tambah nya lagu kemudian tersenyim ke Arah Arian,


seketika senyum nya itu membuat jantung Arian berdegub kencang dan berpaling melihat ke arah lain menyembunyikan muka merah nya dari Yuna.


" hey kenapa melihat ke sana aku disini" ujar Yuna lagi. dan Arian pun menoleh kemudian berdehem menetral kan perasaan nya.


" kamu tau aku melakukan semua itu karena aku ingin lebih dekat dengan suami ku, ingin lebih mengenal suami yang kunikahi selama dua tahun yang , jadi jangan sung kan pada ku. jika kau ingin curhat curhat saja aku akan menjadi pemdengar yang baik untuk mu " ucap Yuna panjang lebar. " kau bisa?" tanya Yuna lagi.

__ADS_1


" jika seperti yang kau katakan maka aku akan berusaha untuk lebih terbuka kepada istri yang telah ku nikahi dua tahun yang lalu " ucap Arian kemudian tersenyum manis ke arah Yuna.


Omg ini jantung kenapa gidak giduk kayak kuda lagi lari ya. jantung gue kerasa mau copot nih, ayo lah ni jangtung gak bisa di ajak kompromi deh. batin Yuna dengan wajah sudah bersemu merah.


" muka kamu kenapa merah seperti itu demam" tanya Arian.


seketika wajah Yuna yang tadi nya bersemu merah hilang tampa jejak du gantikan dengan ekspresi datar nya.


ni laki kepa sih ngak peka dikit, orang blushing di bilang sakit, hadeh, Ya allah kuat kan hati hamba mu ini dengan suami ngak peka nya ini. gerutu Yuna dalam hati


" ngak " jawab Yuna singkat.


" mau tau ngak gimana cara nya agar sedih kita hilang" tanya Yuna, dan dijawab menggeleng oleh Arian.


" mau aku praktekin " tanya nya lagi dan di jawab anggukan oleh Arian.


dengan senyum jahil nya Yuna mencuubit dan menarik hidung mancung Arian sehingga sang empu berteriak kesakitan. setelah melakukan itu Yuna berhambur berlari meninggal kan Arian yang kesakita.


" Yun jangan lari kamu" teriak Arian berlari mengejar Yuna. dan terjadi lah aksi kejar kejaran antara Yuna dan Arian. setelah di rasa cukup lelah Arian merebah kan tubuh nya di atas pasir pantai disusul Yuna di samping nya.


" udah bisa ketawa kan ?" uajr Yuna.


dan dujawab anggukan oleh Arian . hingga tatapan mereka bertemu. Arian mendekat kan wajah nya hendak mencium Yuna tapi Yuna keburu bangun hingga kepalanya terhantuk dengan Arian yang berada di atas nya.


"au" ringis Yuna ke sakitan. " kenapa sakit ya sini aku tiup " ujar Arian kemudian meniup nya.


ha ya ampun jantung gue, mimpi apa semalam sampe di perlakukan manis mayak gini .


" ma... makasih. udah sore kita pulang Yuk " ucap Yuna gugup kemudian berdiri berjalan ke Arah vila.


"ouh Arian apa yang terjadi pada mu. dan kenapa jantung ku berdegub kencang. sebaik nya Aku balik ke vila dulu.


💫💫💫


setelah selesai makan malam dan berbincang sedikit. mereka kemudian bubar memasuki kamar masing masing.


saking lelah nya Yuna pun dengan cepat terlelap setelah membanting tubuh nya di atas kasur tersebut. Arian melihat Yuna yang tidur dengan posisi tak jelas . setelah memmbetul kannposisi Yuna.


Arian pun menidur kan tubuh nya di samping Yuna berhadapan, mencium lembut kening gadis yang berlebel istri nya itu dan membawa mya kedalam pelukan sebwlum ia terbuai dalam mimpi indah.


Aku akan berusaha merubah diriku untuk lebih terbuka kepada mu. berusaha lebih perhatian kepada mu. berusaha untuk mencintai mu, melindungimu, dan menjadi sandaran mu saat kau sedang bersedih. terimakasih karena telah membuat ku tersenyum istriku. Arian


**hay readers nih outhor udah up dua hari ini. gimana bagus ngak. jangan lupa ya like, komen, dan tekan tombol lope lope nya.

__ADS_1


juga mampir ke novel ke dua outhor judul nya Nona & Tuan muda ya.


see you**


__ADS_2