Love You Hubby

Love You Hubby
End


__ADS_3

Pagi hari Yuna, bangun telat lagi. kepala nya terasa sangat berat.


'emhh… lenguh Yuna, ia kemudian berdiri dan hampir terhuyung kebelakang.


"ikh,,, kepana jadi puyeng gini sih... " ucap Yuna kemudian melangkah ke kamar mandi. Sesampainya disana ia mual dan muntah yang tak tertahan kan,


'brukk .... Yuna terjatuh dan pingsan


"Yuna!" seru Arian saat melihat sang istri yang jatuh tak sadar kan diri itu. Ia segera membopong Yuna ke tempat tidur dengan panik.


Arian menelpon dokter Ferdi selaku dokter keluarga nya. Setelah dokter Ferdi sampai ia segera memeriksa Yuna.


"Dok, gimana keadaan istri saya?" tanya Arian.


"menurut pemeriksaan saya kalau tidak salah ibu, Yuna sedang hamil atau lebih pasti nya segera dibawa ke dokter obgyn untuk memeriksa lebih lanjut " ucap Dokter Ferdi. Kemudian pamit.


Tak selang beberapa lama Yuna pun akhirnya sadar ia meminta air minum dengan cekatan Arian memberikannya untuk sang istri.


"Mas, kok aku udah di kamar?" tanya Yuna


"uh!... kepala akku juga pusing banget " ucap nya lagi

__ADS_1


"Yun, kamu tiduran aja dulu jangan banyak gerak ya sayang kondisi kamu lagi lemah sekarang " ucap Arian kemudian membetulkan posisi Yuna .


...----------------...


Siang nya Arian mengajak Yuna kedokter. Yuna yang pusing nya tidak hilang pun hanya bisa di gendong oleh Arian karna tidak kuat jalan serasa dunia berputar putar.


Sesampainya di rumah sakit mereka pun memasuki ruang Dokter obgyn, Arian Yang dari awalnya sudah mengambil nomor antrian kadi tidak perlu menunggu lama tinggal masuk aja.


"Ada keluhan apa ibu'bapak?" tanya Dokter obgyn tersebut yang ber name tag Risa dengan senyum manis nya.


"Ini dok, istri saya tadi pagi sempat pingsan dan dokter keluarga yang memeriksa nya menyuruh saya membawanya kesini" jelas Arian memeluk Yuna yang bersandar di bahunya


" Saya merasa pusing dok terus mual sama muntah udah dari kemaren tapi ini sih yang parah " ucap Yuna tanpa membuka mata nya karena pusing.


"kalau boleh tau kapan terakhir ibu datang bulan?" tanya dokter Risa


"saya lupa dok" ucap Yuna dengan mata tertutup.


"kalau begitu mari kita periksa" ucaap dokter Risa.


Dengan segera Arian menggendong Yuna dan menidurkannya di brankar. Dokter Risa menyibakkan baju Yuna dan menuangkan gel biru tersebut diatas berut Yuna. Laluia meletakkan alat yang terhubung dengan komputer tersebut, Disana terlihat seauatu seperti biji kecambah.

__ADS_1


"pak, buk selamat sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua kalian bisa lihat di layar komputer itu adalah janin yang baru berusia 6 minggu" ujar dokter Risa.


Yuna yang awal nya menutup mata dengan segera mata nya membulat.


"mas... lirih Yuna dengan air mata yang membasahi pipinya begitu juga dengan Arian.


"iya sayang .."jawab Arian kemudian mencium tangan istrinya Dan berlan jut mencium seluruh wajah sang istri.


"aku bahagia, terimakasih " ucap Arian kemudian berakhir dengan ciuman di kening yang berdurasi lama.


Yaallah gini amat nasib jomlo seperti hamba. batin dokter Risa tersenyum miris meratapi nasibnya yang masih jomlo.


END.....


Yo ho guys aku mau namatin nih Novel sorry sorry banget ya guys bagi yang ngerasa ngak puas tapi tenang aja aku bakalan up novel lain nya hehehhe😁


Terimakasih outhor ucapin sebanyak banyak nya buat readers cinta kuh yang aku sayangi yang udah ngikutin akuh sampai kesini.


Thank You very very very much deh


ses you next novel lain

__ADS_1


__ADS_2