Love You Hubby

Love You Hubby
Pembalasan


__ADS_3

Pagi telah tiba matahari telah terbit menyinari kamar Yuna 'hoamm' Yuna menguap sesekali mengerjapkan mata nya untuk menyesuaikan dengan sinar matahari yang memasuki kamar tersebut.


" uhh emm tidur gue nyenyak banget, hmm,,, mandi dulu ah biar seger " gumam nya pada diri sendiri.


Semua sudah berkumpul di meja makan tak lupa juga Yuna yang sudah berada disana sejak tadi menunggu sang suami yang belum terlihat batang hidung nya itu.


' krek ' suara pintu kamar tamu terbuka. semua mata tertuju ke arah pintu tersebut. " eh, Rian kok kamu tidur di ruang tamu kenapa ngak sekamar sama Yuna " tanya Raza heran.


" aku ngak tidur di kamar juga karena aku di usir ma" jawab Arian cuek. " beneran , Yun" tanya Keisya.


" iya kak " jawab Yuna menampilkan senyum tak berdosa nya.


" kenapa?" seru Keisya dan Raza secara bersamaan.


" dia duluan yang ngusir aku " bela Yuna.


" Beneran Rian ? " tanya Raza pada anak nya itu.


Arian tak menjawab malahan ia menatap tajam Yuna tapi tidak di hiraukan oleh nya, yang sedang sibuk dengan sarapan nya itu.


" kamar aku juga kan " ucap Arian acuh tak acuh. setelah itu mereka kembali melanjutkan sarapan pagi yang sempat tertunda karena perdebatan kecil itu.


" Ma, Pa, kak aku pergi dulu ya ". ucap Yuna sembari berdiri dari duduk nya dan melangkah.


" mau kemana sayang ?" seru Raza . " mau ketaman joging , kalo gitu aku pamit dulu ya". ucap Yuna sambil mencium punggung tangan kedua mertuanya itu.


" Halo ,Gin lo dimana ? Gue udah nunggu dari tadi lo ngak nongol - nongol , ya udah cepetan gue tunggu " Yuna pun mematikan telepon nya dan berjalan menghampiri bangku yang ada di taman tersebut.


setelah lama menunggu Yuna merasa bosan dan hendak berdiri. Lalu terdengar canda tawa dari belakang ia pun menoleh.

__ADS_1


" ih... kalian berdua apaan dih gue lama nungguin disini kalian malah enak enakan pacaran berduaan ya ,,, kasihanilah jomblo ku" rajuk Yuna antara kesal dan lebay.


" dih lebay lo" ucap Gina dan Dimas serentak.


" apa nya yang lebay!! oh iya gue heran deh perasaan gue cuma ajak Gina lari pagi tapi kok ekornya juga ikut ikutan sih " ucap Yuna.


" ekornya apaan gue tu tunangan dia " ucap Dimas. " masa bodo ah" ucap Yuna memutar bola mata malas.


" ok ok.. udah ya kalian tu kalo udah ketemu kayak tom and jarry deh. Ni jadi nga joging nya." ucap Gina memisahkan kedua sahabat itu agar perdebatan nya tidak terus berlanjut.


Meraka pun berlari pagi bersama. Setelah selesai Yuma ,Gina, dan Dimas berpisah untuk pulang ke rumah masing - masing.


" aku pulang" seru Yuna. " kamu udah pulang Yun, " tanya Keisya pada Yuna yang baru melangkah masuk. " iya kak emang ada apa?" tanya Yuna balik. " nanti kalo kamu udah pulang kantor kita ke mall ya kakak mau shoping soal nya lagi diskon" ucap Keisya penuh semangat.


seketika Yuna yang awalnya lelah setelah mendengar kata Diskon lansung menjadi semangat. " beneran kak yaudah kalo gitu aku mau bersihin badan ku lalu aku mau kekantor supaya nanti aku cepat selesain pekerjaan aku kalo gitu aku kekamar dulu ya" Dengan penuh semangat Yuna melangkah kekamar nya.


Didalam kamar nya ia selalu bergumam kata diskon sambil meloncat tidak jelas. Karena sudah lebih dari tiga bulan Yuna tak pernah melangkah ke mall nama nya juga wanita tentu saja sangat senang saat mendengar kata diskon.


Sesampainya di kantor Yuna berusaha dengan cepat menyelesaikan pekerjaan nya itu, akan tetapi dia terus saja di kerjai oleh Arian sehingga membuat nya kewalahan.


Yuna menghela nafas pajang saat memasuki kantor Arian. " pak ini semuanya sidah saya kerjakan dari awal lagi silahkan di lihat pak" Yuna berusaha selwmbut mungkin jika bukan karena ingin cepat pulang dan pergi ke mall dia akan lansung berdebat dengan laki laki ini pikirnya dalam hati.


" ini kerjakan dari awal lagi" ucap Arian membuyarkan lamunan Yuna. " ih.... apaan sih udah capek capek dibuat ke sekian kalinya masih aja di suruh buat kerjain ulang kenapa nga sekalian buat sendiri aja" teriak Yuna yang sudah mulai kesal menahan emosi nya.


" kalo saya harus kerjain sendiri buat apa ada kamu sebagai seksrtaris nya " ucap Arian dengan nada datar.


" kan sekertaris kamu juga bukan aku aja tu ada si Gina, sama Rita napa nyuruh aku aja . " ucap Yuna menurunkan notasi bicara nya.


" mereka juga ada kerjaan lain yang sudah saya suruh, dan kamu khusus untuk kamu hari ini lembur masih banyak berkas yang harus di bereskan " ucap Arian.

__ADS_1


" apa lembur, lembur ngak aku ngak mau ini udah hampir jam tiga sore kok aku di kasi lembur sih ini ngak benar pasti dia mau balas dendam soal tadi malaam aku ngak kasih dia tidur di kamar. Dasar brensek liat aja siapa yang bakal nahan aku buat pulang . kalk gitu aku bawa pulang aja semua nya terus aku kerjain di rumah " gumam nya dalam hati.


" ok pak Arian yang terhormat yang cuek nya minta ampun saya pamit bunuh diri dulu ya" ucap Yuna sambil menggertak gigi.


' bam ' suara pintu yang di banting dengan kras oleh Yuna karena kesal. Arian yang melihat tingkah laku Yuna tertawa kecil. " pamit bunuh diri dasar" ucap Arian mengulang kata yang di ucapkan oleh Yuna.


Didalam ruangan nya Yuna membuka pintu dengan kasar sehingga membuat Gina dan Rita terkejut.


" Yun lo kenapa datang datang kayak orang keserupan aja" seru Rita.


" masa bodo ah gue mau pulang dulu by" ucap Yuna.


" emang nya udah jam pulang ini masih lama loh" Ucap Rita sembari melihat ke arah jam tangan nya.


" gue pulang dulu kalo ada yang nanyain gue bilang aja gue udah pulang " Yuna pergi tanpa menghiraukan Rita dan Gina yang sedang bertanya kepada nya.


Sesampainya di rumah ia masuk ke kamarnya dan membersih kan diri. Keisya yang melihat nya pun datang mwnghampiri Yuna.


"Yun kamu udah pulang kok cepet banget" tanya Keisya keheran melihat wajah kusut Yuna itu.


"ini kak kita kan mau ke Mall jadi aku nyelesain pekerjaan aku cepet makanya pulang nya juga cepet , ya udah aku ke kamar mandi dulu ya kakak juga siap siap aja dulu" ucap Yuna dan Keisya pun mengangguki nya.


Setelah selesai Yuna pun turun ke bawah di sana sudah ada Keisya yang menunggu nya . Ya Yuna sekarang tak lagi memakai kaca mata nya karena ia tak nyaman jika memakai nya.



" udah siap kan Yuk" ucap Keisya. Yuna pun mengangguk sambil tersenyum ke arah nya.


Sesampai nya di mall mereka pun mulai berburu diskon waktu tak terasa berjalan dengan cepat karena seasyik itu merwka berbelanja.

__ADS_1


Waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 Yuna dan Keisya pun memutuskan untuk pulang. Setelah beristirahat di cafe tadi.


"Ya ampun kak aku seneng banget deh akhirnya aku jadi juga pergi ke mall" Yuna terlihat gembiradengan senyum yang tak luntur di wajah nya sejak tadi si mall.


__ADS_2