Love You Hubby

Love You Hubby
Perubahan sikap


__ADS_3

Yuna sudah bangun dari tadi subuh. setelah selesai shalat berjamaah dengan laki laki yang berlebel suami nya ia turun ke dapur.


"eh Yun udah bangun" sapa Keisya. "iya kak" balas Yuna dengan senyuman. " mau buat sarapan?" tanya keisya. dan di balas anggukan oleh Yuna.


" kayak ngak ada Art aja kamu" ujar keisya terkekeh kecil. " kan sayang Art nya juga capek ini aku mau buatin sarapan buat mas Arian".


sahut Yuna.


"emang tu anak mau apa" tanya Keisyaa penasaran. " orak arik telur sayur katanya jadi aku buatin deh" jawab Yuna dengan senyuman.


" sini kakak bantiun " tawar keisya. dan mereka pun akhir nya memasak untuk semua anggota keluarga.


" emm bau apa nih enak banget " ujar Andra yang baru masuk ke ruang makan. " ini kita lagi masak buat sarapan" sahut keisya. " emang nya Art pada kemana kenapa kalian yang masak" ujar sang mertua berjalan ke arah meja makan.


" bik ina lagi keluar ma buat belanja. soal nya sayur udah ngak ada" sahut Yuna berjalan ke arah meja makan menyajikan makanan yang sudah di masak tadi oleh nya dan Keisya.


" ouh".


" kalo gitu Yuna mau panggil mas Arian dulu ya" pamit Yuna kemudian beranjak dati sana. " Yun, sekalian kamu bangunin ken ya" teriak Keisya dari Arah dapur. " iya" jawab Yuna.


Sesampai nya di depan pintu kamar Kennard Yuna melihat kennard yang masih tertidur pulas.


huh imut banget sih kalo lagi tidur pegen deh cepet cepet punya anak. tapi masa bodo ah aku mau ngelepas keperawaanan aku dengan pasaangan saling mencintai satu sama lain bukan nya kayak tom and jerry yang lari lari ngajar sana sini.

__ADS_1


"ken, sayang ayo bangun ounty udah buat pancake coklat pisang kesukaan kamu loh" ujar Yuna membangun kan . seketika Kennard bangun terduduk membuat Yuna terperanjat kaget. " beneran ounty" tanya kennard dan dibalas anghukan oleh Yuna.


setelah membangun kan sang keponakan. Yuna berjalan menuju ke kamar nya untuk membangun kan satu manusia lagi. siapa lagi jika bukan Arian. laki laki yamg berlebel suami nya.


sesampai nya di kamar mereka di lihat nya Arian yang masih tertidur pulas. berjalannmendekati ranjang itu.


jika sedang tidur seperti ini kamu terlihat lebih tampan dan tidak menjengkel kan bikin aku mhak tega buat bangunin kamu dan jatuh cinta deh sama kamu. eh..... aku bilang apaa sih kok jadi bilang cinta ama dia kayak nya otak ku ngak kedapatan sinyal deh. batin Yuna.


" mas bangun, mas , " ujar Yuna menggoyang goyang lengan Arian berharap ia segera bangun. " ih susah banget sih di bangunin andai aja aku ngak denger apa yang di bilang sama ustazah itu udah aku jewel tu kuping " gerutu Yuna kesal.


" sabar Yuna sabar dia suami kamu . nanti karena dia kamu jadi istri durhaka" gumam Yuna pada diri sendiri.


Flashback on


Hari ini Yuna di ajak oleh mertuanya untuk pergi kepengajian. kebetulan sekali Yuna hari ini mempunyai jam kosong jadi ia beserta ibu mertuanya dan Keisya dapat pergi ke pengajian.


" ngak ma, Yuna belum pernah ke pengajian tapi mama Yuna selalu ngadain pengajian di rumah jadi bisa dibilang sering lah Yuna dengar pencerahan nya." ujar Yuna sambil terus fokus mengemudi.


setelah sampainya mereka disana mereka di sambut hangat oleh penghuni rumah tersebut.


dan dimulai lah acara pengajian nya. saat ustazah itu mulai memberikan pengarahan cara menjadi istri yang baik . Yuna mendengar nya dengan seksama.


masih tergiang di pikiran Yuna akan apa yang di katakan ustazah itu. tentu saja cara menjadi istri yang baik.

__ADS_1


menjadi istri yang baik agar tidak durhaka sama suami. tugas pertama nya adalah melayani suami, jangan bersikap kasar, memeatuhi perintah suami, nga boleh ngatain suami,dan menjadi istri yang baik kalo ngak nanti bisa masuk neraka. batin Yuna mengingat poin poin yang tadi dikatakan oleh ustazah tersebut.


berarti aku harus patuh sama suami lebel aku itu, terus aku harus nyiapin kebutuhan dia. kalo ngak naanti aku dosa ber arti aku harus panghil dia mas ihh yang bener aja tapi kalo ngak nanti aku jadi istri kurang hajirat gara gara aku nga sopan sama dia . batin Yuna dan kemudian fokus kembali menyetir.


dan setelah pulang dari pengajian itu Yuna seketika merubah sikap nya yang sering adu mulut dengan Arian hanya patuh dan patuh membuat .


Arian merasa canggung tapi itu tidak dalam waktu lama. malahan sikap Yuna yang tidak mambangkang itu membuat Arian merubah sikap dingin terhadap nya agak menghangat.


Flash back off


Masih saja Yuna berusaha membangun kan Arian yang tak kunjung bangun bangun.


" sekali lagi kalo ngak aku ngak bakalan bangunin. mas Arian bangun.... aku udah buatin tu orak arik telur sayur nya kalo kamu ngak bangun nanti di habisin sama mereka tu." ujar Yuna sembari menghuncang tubuh Arian.


setelah mendengar itu Arian bangun secara tiba tiba. dan lagi lagi Yuna kaget dengan Arian yang bangun secara tiba tiba.


" kamu udah selesai masak emang" tanya Arian tak percaya. " ya iyalah dari tadi malahan kamu kalau belum turun nanti dihabisin loh " sahut Yuna. lalu pergi meninggal kan Arian yang masih duduk di ranjang.


Dan benar saja setelah Arian turun untuk sarapan. makanan yang diingin kan nya sudah tidak ada.


" yah kok udah habis?" ujar Arian yang baru mendarat kan bokong nya di bangku .


" gimana nga habis istikamu masak nya enak banget bikin orang ketagihan " sahut Hendra setelah menyelasaikan makanya.

__ADS_1


" yun masak lagi ya plese ya ya ya" rengek Arian pada Yuna. " rian kapan kamu udah mulai kayak anak kecil gitu bikin orang merinding" ucap keisya mengindik ngeri.


tetapi arian tak mau memperdulikan nya. Dia masih tetap merengek minta dimasak lagi pada Yuna. padahal Yuna juga baru turun terpaksa dia harus menuruti ke inginan sang suami agar tidak mejadi istri durhaka.


__ADS_2