
Pagi menjelang siang, kabut masih menyisakan redup di Sepanjang trotoar, Angin ngarai sianok lembut membelai wajahku. Dingin menyapa lewat tetes embun yang menggelinang di helai dedaunan.
Di bawah Jam Gadang, ratusan manusia yang entah darimana saja berdatangan. Ku lirik arloji kecil yang melingkar di pergelangan tanganku, Pukul setengah sepuluh. Ku alihkan pandanganku pada jam besar dan tinggi peninggalan Belanda itu. Oh... masih akurat pikirku sesaat.Disisi kiriku Prass berjalan sambil menggenggam tanganku, mencari tempat yang nyaman untuk duduk menikmati Suasana hati kami yang bersenandung syahdu.
"Aluna... " Prass memecah kan hening diantara aku dan dia.
"Ya, Prass.. ada apa? " Balas ku padanya.
"Aku mau Katakan sesuatu Padamu, Aluna" lanjutnya
"Silahkan Prass, ngomong aja, aku akan mendengar kan, " balas ku lagi.
Sejurus Ia terdiam, lalu ucapnya
"Aluna... Kuharap kamu mau mengerti dengan perasaan ku. Kamu tahu kan untuk apa aku harus menemui mu hingga ke sini.? "
"Aluna, jujur jika kamu tak berkabar ke satu hari saja aku bingung, "
"Prass, "ucapku terheran heran, sampai segitunya?
" Maaf prass, aku kemarin gak sempat berkabar padamu, Aku kalut ketika dapat telpon dari Nadya mengatakan kak Harrast kecelakaan. ".ucapku.
" Maafkan aku ya Prass"lanjut ku merasa bersalah.
"Iya Aluna tak apa, Aku paham" Lanjut Prass sambil menggenggam jemariku dan menciumnya.
Kembali getar halus menjalani sanubari ku, tanpa terasa bulir bening bergulir di kedua belahan pipiku. Belum pernah ku rasakan Bahagia seperti saat ini.
"Aluna... Kami menangis? " ucap Prass.
"Eh.. enggak " jawabku salah tingkah.
__ADS_1
"Loh.. jadi kenapa koq mata kamu berair? "
Ucap nya sembari mengusap air mataku, kembali aku melambung.
Sejenak aku tersadar, ini kan di tempat umum.
"Prass, " ucapku padanya,
"Malu ah di lihatin sama orang. "
"Biarin Aluna, Biar semua orang tahu kalau aku sayang kamu dan takut kehilangan kamu".
Aduh!!!!.. Semakin melambung sukmaku jadinya.
Dalam hati aku berkata Bukan cuma kamu yang takut Prass tapi aku juga lebih takut kehilanganmu.
"Prass, sudah siang" ucapku kembali membuka percakapan kami.
"Boleh Prass, " jawabku
"Kita makan Nasi kapau ya? "
"Dengan senang hati Aluna", jawabnya.
Lalu aku dan Prass berjalan menuju Pasa lereang, sebuah tempat di Bukittinggi yang merupakan tempat menjual Nasi Kapau khas daerah itu.
Menyusuri lorong menuju Pasa lereang, terbersit kenangan masa kecil, Nenek dulu pernah beberapa kali mengajakku kesini. Bahagia rasanya ketika itu.
Matahari sudah mulai terik, Dingin pun mulai hilang
Hari ini hampir semua tempat kami kunjungi, Ku sempatkan membuat momen terindah bersama Prass di kota Tri Arga itu. Melewati Jembatan Limpapeh, naik ke Janjang ampek puluah, Panorama, Lubang japang. Museum Bung Hatta.
__ADS_1
Ah... terasa benar kerinduan ku pada alam Minangkabau ini. Bukan jarak Medan dan Padang yang membuat ku tak ingin pulang, Tapi kecewa yang berlebihan lah yang menjadi penyebab nya.
Mudah mudahan dengan kejadian yang menimpa Kak Harrast semua bisa menjadi lebih baik lagi. Saat seperti ini baru dapat ku merasakan kasih sayang dari mereka. Begitu juga dengan Nadya istri Kak Harrast, beliau adalah teman sekelasku masa SMA dulu .
"Aluna" sapa lembut Prass mengejutkan ku.
"Iya Prass" jawabku"
"Kamu melamun? " tanyanya
Aku hanya tersenyum pada Prass untuk mengiyakan
pertanyaan nya.
"Sudah mulai sore Aluna" ucapnya
"Kita pulang Yuk"!. sambungnya
" Ayo Prass, "balas ku lagi.
Perlahan Alphard merah Prass beranjak meninggalkan kota Bukittinggi. Jam sudah menunjukkan pukul setengah Tiga. Memasuki kota Padang Panjang, ku minta pada Prass untuk berhenti sebentar, tepat nya di Rumah Puisi Taufik Ismail. Di tempat ini ku sempat kan kembali membuat momen terindah. Rumah puisi milik penyair Idolaku itu.
Dingin kembali menusuk kedalam sum sum, Kota kecil di kaki gunung merapi dan singgalang ini mulai menurunkan kabut.
Petang yang Syahdu ini kembali Prass membisikkan kalimat indah di telinga ku
"Aluna.... Aku sayang kamu"
Taman hatiku kembali bersemi dipenuhi kembang yang warna warni.
Kupejamkan mata untuk menikmati dan meresapi arti Cinta dan kasih sayang yang di berikan Prass Padaku.
__ADS_1