
Senja turun di halaman, remang menyembul di celah dedaunan. Aku bernafas lega, Lelah ku akhir nya terjawab. Selesai juga akhirnya Pekerjaan yang berjibun dan telah menyita waktu ku berhari hari.
Adzan magrib baru saja berkumandang saat aku tiba di rumah. Bergegas aku menuju kamar mandi membersihkan tubuhku yang Sudah kurang baik aromanya. Selesai mandi ku laksanakan kewajibanku pada sang Khalik. Dalam sujud Akhir tak pernah ku lupa berdoa buat Mama, Papa dan dan kedua saudaraku. Mudah mudahan terbuka pintu hati mereka untukku yang tersisa siakan.
Senja beranjak malam, ku rebahkan diri di tempat tidur. Saat saat begini anganku selalu melayang jauh menembus ruang hati yang selalu hampa. Bulir bulir bening kembali membasahi kedua pipiku. Entah sampai kapan akan terus begini. Aku tak punya siapapun di kota ini.
Rembulan menyembul di langit malam, bintang gemerlapan di antara pendarnya. Sunyi kian menderaku.
Gawai yang ku taruh diatas meja berdering, dengan rasa enggan kuraih gawaiku. Hmmmm.. Prass menelpon lagi.
"Assalamu'alaikum Prass", ku dahului mengucap salam padanya.
" Waalaikumsalam Aluna, lagi dimana? "Balas Prass.
" Ku lagi di rumah, memang mau kemana malam malam gini Prass, ucapku lagi.
"Baik lah Aluna, ku mau datang aja, makanya tanya dulu ke kamu, " lanjutnya.
"Deg.... jantung ku kembali berdebar, getar getar halus kembali menjalar disana.
Benar akhir akhir ini aku juga tak dapat menyembunyikan perasaan ku pada Prass. Sulit ku mengungkapkan nya.
Kuseka airmata yang masih tersisa di pipi.
Dengan Perasaan yang tak menentu Ku katakan pada Prass.
"Iya Prass, silahkan, aku enggak kemana mana koq, " jawabku seenaknya tanpa perlu berpikir panjang.
"Oke Aluna, Aku segera kesana".Jawab Prass.
Aku tertegun sejenak, Kenapa jika sudah berbicara dengan Prass tiba-tiba sifat penurut ku hadir?. Ah
__ADS_1
aku tak mau berlama lama bingung. lekas ku buka pintu lemari ,ku ganti pakaian ku dengan yang lebih baik, sebab malam ini aku hanya mengenakan gaun tidur.
Pintu di ketuk, bergegas aku berlari ke depan, Prass.....
Aku terpesona, menarik sekali penampilan nya dengan Jeans biru dan T Shirt merah.
"Selamat malam Aluna, " Sapa Prass membuyarkan aku yang sedang terpesona padanya.
"Malam Prass, " jawabku.
Rembulan menemaniku dan Prass malam ini. Berbagi cerita dengannya ku rasa dapat mengurangi
kesunyian ku selama ini.
"Aluna.... "
sapa Prass membuat ku terkesiap,
Astaghfirullah, Aku sampai lupa bahwa hari ini Tanggal 30 Desember, Benar sekali kesibukan ku telah membuat ku terlupa akan hari dimana aku pertama kali mengenal dunia.
" Sebentar ya, Aku punya sesuatu untuk kamu Aluna", lanjut Prass sambil berjalan menuju mobilnya yang Terparkir di halaman.
Apa gerangan Kira kira? hatiku penuh tanya.
Prass berjalan ke arahku membawa sebuah benda berbungkus sampul berwarna pink menurutku cukup besar, setelah sampai di hadapan ku Prass menyerahkan padaku sambil berujar....
"Aluna... mungkin kamu. Suka..
Selamat Ulang Tahun Sayang
Doa terbaik buat kamu ya"..
__ADS_1
Tak tahu entah harus berkata apa, yang jelas saat ini
sukmaku sedang melambung tinggi. Apalagi ketika Prass mengatakan Sayang Untuk ku. Hampir aku tak percaya.
" Kuraih kado istimewa yang diberikan Prass padaku malam ini.
"Terimakasih Prass, tentu Aku. sangat suka".balasku meskipun aku belum tahu entah apa isinya.
" Prass, "ucapku mencairkan suasana yang tiba tiba bisu
" Boleh aku buka? "tanyaku padanya.
" Silahkan Aluna", balas nya penuh senyuman. Manis sekali.
Perlahan lahan ku lepas pita biru dan ku robek sampulnya.Agak susah juga kadonya besar sekali.
Alangkah terkejutnya aku begitu melihat isi kado tersebut, aku terdiam, sulit untuk mengungkapkan luapan perasaan ku malam ini.
"Prass,... " ucapan ku tercekat
Lukisan itu? Lukisan yang pernah membuatku marah pada Prass. Sekarang dia berikan untuk ku.
Tanpa aku sadari bulir bulir bening kembali membasahi kedua belahan pipiku.
Tak ingin membiarkan ku larut dalam suasana hati yang tak menentu, Prass meraih ku. aku tenggelam dalam pelukan nya. Prass berbisik lirih
"Aluna Aku menyayangimu"
Malam ini rembulan berpendar di hatiku. Dan bintang gemerlapan di langit kalbuku.
"Prass aku lebih menyayangi mu"
__ADS_1