
Author's POV
Akhirnya hari ini Larisa dkk dan Steven dkk sudah kembali ke sekolah, seperti biasa saat mereka jalan selalu menjadi bahan omongan.
~Eh tu nerd enak banget udah seminggu gak masuk"
"Si nerd datang guys......hahahah"
"Sok keren banget dah tu nerd"
"***** makin jelek amat tu nerd"
Seperti itulah bisikan-bisikan dari mereka semua tapi Larisa dkk dan Steven dkk memberikan saja.
🏣🏣🏣🏣
KRINGG....KRINGG....
Bel tanda istirahat sudah berbunyi akhirnya mereka semua pergi ke kantin untuk mengisi perut karena para cacing sudah pada demo.
"Mau pesen apaan?" Tanya Bianca kepada mereka semua
"Samain aja lah" Jawab Valen, akhirnya Bianca pergi ke penjual mie ayam bersama Nando.
"Makan telah datang!" Ucap Bianca sambil membawa minuman, akhirnya mereka makan dengan hening, tiba-tiba kantin menjadi ramai saat ada segerombolan masuk ke kantin.
"Rame banget dah kayak konser SEVENTEEN" Ucap Sakila sedangkan yang lain hanya ketawa saja. Saat mereka semua akan kembali ke kelas gerombolan itu langsung mencegat mereka.
"Eetsss....mau kemana lo nerd" Ucap seseorang yang tak salah namanya Vio orang yang pernah menabrak Larisa.
"Ya kekelas lah orang makannya udah selesai" Jawab Kirana dengan nada ketusnya
"Bisa aja kali ngomongnya!" Ujar Vio dengan nada kerasnya, akhirnya mereka semua menjadi bahan tonton gratis para penghuni kantin, tapi Larisa dkk dan Steven dkk tidak menghiraukannya mereka semua langsung pergi meninggalkan kantin menuju ke kelas.
"Eh gue bosen dikelas apa lagi nanti pelajarannya Bu. pinguin" Kata Cia dan akhirnya disetujui mereka semua dan di sinilah mereka berada di rooftop.
Hanya mereka saja yang tau rooftop ini karena Larisa yang punya sekolah ini.
"Gue kalau kesini sampai pulang sekolah bakal betah" Ucap Lia dan langsung disetujui mereka semua, akhirnya mereka semua melakukan kegiatan masing-masing.Tak terasa bel pulang sudah berbunyi akhirnya mereka semua kembali ke masion.
__ADS_1
⛪⛪⛪⛪
Saat ini Larisa dkk dan Steven dkk sudah sampai di masion mereka langsung kekamar masing-masing untuk membersihkan badan. Setelah selesai mandi Larisa langsung ke dapur untuk membuat makan malam, karena pembantu mereka sedang pulang kampung jadi mereka harus masak sendiri.
"Ris gue bantu ya" Ujar Steven dan diangguki oleh Larisa, mereka berdua tak sadar bahwa yang lain melihat kemesraan mereka dan hanya ketawa gak jelas. Setelah masakan sudah matang mereka semua makan dengan tenang sebelum terdengar suara ketukan pintu.
"Siapa malem-malem kesini?" Tanya Larisa dan dijawab dengan gelengan saja, akhirnya Larisa membukakan pintu terlihat seorang tukang pos berada di depan rumahnya.
"Selamat malam maaf ini saya mau mengirimkan paket untuk nyonya Larisa" Ujar orang tersebut
"Terimakasih ya pak" Jawab Larisa dan langsung masuk ke dalam rumah
"Siapa Ris malem-malem kesini?" Tanya Steven
"Tadi ada tukang pos ngirimin paket" Jawab Larisa dan hanya dijawab anggukan dari Steven. Akhirnya Larisa membuka isi paket tersebut tiba-tiba....
🌻🌻🌻🌻
Apa hayo....
Sial! Umpat Larisa saat melihat isi paket tersebut.
"Ada apa Ris? memangnya apa isi paket itu?" Tanya Steven saat mendengar umpatan Larisa.
Akhirnya Steven pun melihat apa isi paket tersebut saat melihat isi paket tersebut Steven sedikit bingung apa maksud dari isi paket tersebut.
Hai my lovely apa kabar aku merindukanmu, aku dengar kamu sudah menikah apakah itu benar?.
Aku tidak akan pernah melepaskanmu my lovely kamu adalah milikku just my mine and always like that aku akan kembali jadi tunggu aku.
By: Dave
"Dave? siapa dia dan maksudnya my lovely itu apa? apakah kalian berpacaran?" Tanya Steven setelah membaca surat tersebut.
"JAWAB AKU LARISA NICOLAS?!!" Bentak Steven saat pertanyaannya tidak dijawab oleh Larisa.
Karena bentakan tersebut akhirnya mereka semua langsung keruang tamu dan melihat Steven yang sedang menahan emosinya.
"Apa yang terjadi?" Tanya Andhini saat telah sampai di ruang tamu.
__ADS_1
"Tanya saja dengan sahabatmu ini!" Ucap Steven setelah itu ia pergi ke kamar.
"Ada apa Ris apa ada masalah?" Tanya Andhini.
"Dia akan ke Indonesia" Jawab Larisa sambil menyerahkan surat yang ada dipaket tersebut.
"Dave?" Ucap Andhini saat melihat surat tersebut.
"Dave? siapa dia?" Tanya Alex.
"Dia adalah orang yang selalu mengganggu Larisa saat di Korea dia terobsesi dengan Larisa" Ucap Cia dan diangguki oleh mereka semua.
"Yasudah Ris lo kekamar sana terus jelasin ke Steven biar dia gak salah paham" Ucap Lia dan akhirnya Larisa pergi ke kamar untuk menjelaskan siapa itu Dave.
Ceklek
Terlihat Steven yang sedang bersandar di kepala ranjang dengan tatapan kosongnya, Larisa pun mendekati Steven.
"Ven aku mau jelasin siap itu Dave dia adalah orang yang ngejar-ngejar aku pas di Korea dia terobsesi sama aku tapi aku berusaha menjauh dari dia tapi dia selalu meneror ku" Ucap Larisa panjang×lebar×tinggi ( malah nganu rumus matematika dasar author)
Abaikan
Back to topik.
"Maafin aku ya yang udah salah paham sama kamu" Ucap Steven sambil memeluk Larisa dengan erat seperti tidak ingin kehilangannya dan tanpa disadari Steven menangis dalam pelukan Larisa.
"Udah gak usah nangis mendingan kita tidur udah malem besok kan masih sekolah" jawab Larisa sambil menghilangkan sisa air mata yang ada di pipi Steven akhirnya mereka tidak dalam berpelukan.
***** author baper.....~Author
Etdah diem lo thor perusak suasana ae lo~ Steven
Biasa ae mas yang nulis juga gue lo kok yang bacot~ Author
Dah ah I don't care~ Steven
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
__ADS_1
Happy Reading....😊😊😊😊