Mafia Girls And Boys Gangster

Mafia Girls And Boys Gangster
Part 16 ~Rahasia 2~


__ADS_3

Author's POV.


Pagi yang begitu cerah dan suara burung berkicau membuat suasana pagi ini menjadi lebih indah hingga Larisa enggan beranjak dari tempat tidur sebelum iya tertidur lebih lama Steven pun membangunkannya.


"Yaang ayo bangun nanti telat" Ucap Steven sambil mengelus rambut Larisa dengan lembut.


"Iya...lima menit lagi" Gumam Larisa setelah itu ia melanjutkan bocannya yang tertunda, tanpa aba² Steven langsung mengangkat Larisa dan berjalan menuju kamar mandi.


"AAAAA!!.... STEVEN NGAPAIN IKUT MASUK KELUARRR......" Tanpa aba² Steven langsung memasukkan tubuh Larisa kedalam bathtub yang sudah diisi air hangat.


"Udah jangan berisik aku mau main bareng" Ucap Steven sambil senyum Pepsodent dan gue cuman muter bola mata aja males nanggepin bac*tnya:v.


🌼🌼🌼🌼


Setelah selesai melakukan ritual mandi mereka berdua keluar dari kamar dengan seragam yang melekat sempurna ditubuh mereka. Selama sarapan tak ada yang membuka suara hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu.


"Risih gue mau tanya sampai kapan kita berpenampilan nerd?" Tiba² eh tiba² tidak ada petir tidak ada hujan Lia bertanya seperti itu dan diangguki oleh mereka semua.


"Gue gak tau soalnya bukti² penggelapan dana yang dipakai kepala sekolah masih belum completed mungkin secepatnya" Ucap Larisa dan hanya dibalas 'oh' ria saja dengan yang lain.


"Ya udah berangkat kuy" Ucap Steven sambil menggandeng tangan Larisa dan disusul oleh yang lainnya.

__ADS_1


🌀🌀🌀🌀


School


Saat ini seperti biasa dan tanpa capeknya para haters menghujat Steven dkk dan Larisa dkk


'Bahasa lo Thor sok banget dah:v~reader'


'Sirik ae lo upil dugong😒~author'


'Sstoppp udah jangan banyak bekicot kasian yang mau baca denger bekicotan kalian:* ~ Larisa'


#plakabaikan👌


Saat sampai didalam kelas seperti biasa suasananya seperti pasar tanah abang:v.


☘️☘️☘️🍀


KRINGG....KRINGG.....


Akhirnya bel tanda istirahat berbunyi banyak para siswa/i berhamburan keluar kelas menuju kantin untuk mengisi perut mereka sama seperti Steven/Larisa dkk sekarang mereka sudah berada dimeja pojok kantin.

__ADS_1


"Mau pesen apa ini GC!" Ucap Lia sambil berdiri untuk memesankan pesanan mereka.


"Mie ayam sama es teh lah" Jawab Alex dan diangguki oleh Lia.


Selama menunggu pesanan datang mereka fokus pada smartphone yang mereka bawa masing², selang beberapa menit Lia membawa makanan dan minuman tak lupa juga dibantu pak Hasan untuk membawa makanannya setelah semua makanan tertata rapi tak lupa mereka mengucapkan terima kasih.


Tiba² saat mereka asik makan terdengar suara dering telepon dihenpone Steven saat ia melihat siap orang yang meneleponnya ia langsung pergi agak menjauh dari jangkauan mereka, setelah menjawab telepon tersebut ia langsung keluar dari kantin dengan sedikit berlari dan itu membuat mereka semua heran apa yang terjadi pada Steven.


' Kau mulai berubah ' Ucap Larisa dalam hati saat melihat punggung Steven menjauh dari kantin dan menghilang saat belokan pintu masuk kantin. Sedangkan yang lain melihat itu langsung membuat tanda tanya besar dikepala mereka terkecuali Steven dkk karena mereka tau penyebab Steven seperti itu.


"Udah Ris gak usah sedih mungkin dia ada hal yang penting" Kata Karen saat melihat raut wajah sedih dari Larisa sedangkan Larisa yang mendengar itu hanya senyum terpaksa atau bisa disebut fake smile:).


' jangan sampai lo nyakitin Larisa hanya karena wanita ****** itu'~Steven dkk


' kalau sampai Larisa ngeluarin satu tetes air mata gue bakal bales lo dengan seribu penderita bahkan gue bakal misaain lo sama Larisa'~Larisa dkk


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘


Next story......🧐🧐🧐🧐


Happy Reading....😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2