Mafia Girls And Boys Gangster

Mafia Girls And Boys Gangster
Part 14 ~Hak?~


__ADS_3

Steven POV.


"Akhirnya sampai juga di Mansion" Lenguku saat sampai di dalam Mansion.


"Kalau mau tidur mandi dulu yaang" Suruh Larisa dan gue hanya bisa mengiyakan.


Saat sampai didalam kamar gue langsung menuju ke kamar mandi '15 menit kemudian' saat gue keluar dari kamar mandi terlebih Larisa yang mengenakan hot pants dan baju berlengan panjang entah kenapa gue merasa ada sesuatu yang sesak dibawah sana 'shit' umpatku dalam hati.


"Kenapa ada yang salah sama pakaianku?" Tanya Larisa dan gue cuma geleng-geleng kepala setelah itu gue langsung menuju kekasur Larisa pun melakukan hal yang sama dia tidur di sebelah gue dengan tangan gue sebagai bantalannya.


"Yaang apa aku bisa ngambil hakku sebagai suami?" Tanyaku dengan hati-hati.


🌹🌹🌹🌹


Larisa POV.


"Yaang apa aku bisa ngambil hakku sebagai suami?"


Kata-kata itu selalu berputar dalam pikiranku, sebenarnya aku takut tapi itu kewajibanku sebagai seorang istri aku masih memikirkan apa yang harus kulakukan tiba-tiba


"Yaang apa aku bisa?" Ulang Stevan dan gue hanya mengangguk karena gue udah mikir ini matang-matang.


Dan sesuatu terjadi antara mereka sampai menjelang pagi.


🌺🌺🌺🌺


Author's POV.


Cahaya matahari menerpa wajah cantik Larisa dan membuat empunya merasa tergantung.


"Enghh" Erang Larisa saat bangun dari alam bawah sadarnya dan terlihat sebuah tangan kokoh yang memeluknya dengan possesive saat melihat siapa pemilik tangan tersebut teringat sesuatu yang mereka lakukan dan itu membuat Larisa merona tiba-tiba terdengar suara berat milik Steven.


"Apa tadi malam kau tidur dengan nyenyak?" Tanya Steven sambil mengelus rambut Larisa dan dijawab dengan anggukan.

__ADS_1


"Kalau gitu aku mandi dulu siap-siap sekolah" Ucap Larisa dan berdiri dari tempat tidur tiba-tiba


"Aww..." Rintih Larisa saat merasa sakit dibawah sana.


"Apa kau yakin untuk sekolah dalam keadaan seperti ini?" Tanya Steven sambil menggendong Larisa menuju kamar mandi.


"Mendingan kita izin dulu yah" Lanjut Steven dan diangguki oleh Larisa, setelah selesai membersihkan badan mereka berdua langsung menuju ke tempat makan untuk melaksanakan sarapan pagi.


"Lo berdua gak sekolah?" Tanya Vania saat melihat Larisa dan Steven tidak memakai pakaian sekolah dan dijawab gelengan dari mereka berdua.


"Kenapa?" Lagi-lagi Vania bertanya dan semuanya melihat mereka berdua.


"Tadi malem gue dapet jatah" Ucap Steven dengan enteng dan langsung membuat yang lain membulatkan mata mereka.


"Sumpah...! berapa ronde bro?" Tanya Dion sambil melihat mereka berdua secara bergantian.


"Cuman 5 ronde bro" Ucap Steven sesekali melirik kearah Larisa dan langsung membuat yang lain tertawa terbahak-bahak.


"Udah ah gue mau sekolah selamat ya bro semoga cepat tumbuh gue aja masih belum dikasih jatah" Ucap Samuel dan langsung mendapat pelototan dari Cia, setelah kepergian mereka semua tinggal lah Ris couple yang merasakan canggung diantara mereka berdua.


"Kalau gitu aku ganti dulu ya" Ucap Larisa dan langsung menuju kedalam kamar.


❀️❀️❀️❀️


Author's POV.


Saat ini terjadi suasana canggung diantara mereka berdua akhirnya Larisa menyalakan radio untuk mencairkan suasana canggung diantara mereka, tak terasa sekarang mereka telah sampai didepan mall terbesar di Jakarta akhirnya mereka berdua masuk kedalam mall dengan bergandengan dan itu membuat para pengunjung melihat kemesraan mereka


Wih bening banget njirrr


Gans banget kalah Justin Bieber


Wih bodynya manteb

__ADS_1


Eh ada pangeran dateng ***** ganteng banget


Eh sweet banget ya cocok


Itulah ucapan para pengunjung mall yang melihat mereka berdua tapi mereka tak menghiraukan ucapan mereka semua dan tetap berjalan


"Yaang ini kemana?" Tanya Steven yang memang tidak tau kemana tujuan mereka


"Hmm.... gimana kalau nonton aku pengen nonton" Ucap Larisa sambil menggunakan jurusnya ya itu puppy eyes Stevan yang melihat itu tertawa dan mengacak rambut Larisa sampai sang empunya mengerucutkan bibirnya dengan gemas Stevan langsung mencubit kedua pipi Larisa, akhirnya mereka membeli tiket bioskop karena keinginan Larisa sambil menunggu jadwal mainnya mereka mampir ke cafe dekat bioskop tiba-tiba


"Steven!" Ucap seseorang dan itu membuat mereka berdua menengok kearah sumber suara saat Steven melihat siapa yang memanggil langsung menegang dan itu membuat Larisa mengerutkan keningnya


"Davina?" Ucap Steven dan setelah itu iya kaget dan hampir saja iya terjatuh kebelakang karena pelukan mendadak dari Davina


"Aku kangen sama kamu Ven maaf aku pernah ninggalin kamu tapi sebenarnya aku masih sayang sama kamu aku masih cinta sama kamu please kita kembali seperti dulu bisa kan Ven" Ucap Davina dan dia juga tidak menyadari keberadaan Larisa di sana saat mendengar perkataan Davina Steven hanya memasang wajah datarnya


"Maaf gue gak bisa" Ucap Steven dengan suara dinginnya dan itu membuat Davina melihat Steven tak percaya


"Kenapa? tapi aku masih cinta sama kamu aku tahu kamu juga masih cinta sama ak--"


"Maaf tapi gue udah gak cinta sama lo lagi, kalau lo berharap gue bakal balik sama lo MIMPI karena apa disini dihati gue cuma ada satu nama yaitu ISTRI gue LARISA NICOLAS" Ucap Steven dengan penekanan disetiap kalimatnya dan itu membuat Davina geram.


"Gak lo milik gue Ven! selamanya lo milik gue gak ada yang bisa ngambil lo dari gue!"Teriak Davina dan itu membuat semua pengunjung cafe memperhatikan mereka.


Plak!


Satu tamparan mendarat di pipi Larisa dengan mulus dan itu membuat Steven naik pitam.


"LO KAN YANG NGEHASUT STEVEN BIAR JAUH DARI GUE!!" Bentak Davina dan langsung saja Steven mendorong Davina sampai tersungkur ke lantai


"JANGAN PERNAH BENTAK LARISA J*NGG!!" Ucap Steven setelah itu ia menggendong Larisa dan langsung keluar dari mall tersebut.' Gak jadi nonton:( ' batin Larisa saat ia digendong oleh Stevan.


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘

__ADS_1


Next story......🧐🧐🧐🧐


Happy Reading....😊😊😊😊


__ADS_2