Mafia Girls And Boys Gangster

Mafia Girls And Boys Gangster
Part 25 ~Hukuman~


__ADS_3

πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”


Saat ini ia hanya bisa diam dan diam, satu kata untuk menggambarkan suasana hatinya ' menyesal ', ya Steven sangat-sangat menyesal.


Entah apa yang merasukimu~


Hingga kau tega mengkhianatiku~


Yang tulus mencintaimu~


Yang tulus mencintaimu~


Kau tega mengkhianatiku hingga~


Yang merasukimu entah apa~


Saat Steven ingin masuk ke dalam kamarnya ia mendengar suara Varel yang sedang menyanyikan lagu yang sedang famous disosial media. Karena tak ingin ambil pusing Steven langsung masuk kedalam kamarnya, saat ia ingin tidur terdengar lagi suara Varel yang sangat menggelegar.


Mbiyen aku jek betah~


Suwe-suwe wegah~


Nuruti kekarepanmu~


Sansoyo bubrah~


Mbiyen wes tak wanti-wanti~


Ojo ngasi lali~


Tapi kenyataannya pergi~


"WOYY BAC*T LU ANJ*NGG" Amuk Steven yang sudah jengah mendengar suara Varel yang sangat menggelegar.


"MON MAAP BOSS" Jawab Varel dari kamar sebelah.


"Mimpi apa gue punya sahabat kek dia" Ucap Steven sambil geleng-geleng kepala.


Author POV end.

__ADS_1


πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Larisa POV.


Club.


Ya saat ini Stevani sedang berada di club tempat yang paling terlaknat.


"Woy diem-diem bae" Ucap seseorang dari arah belakang Larisa.


"Apaan sih bac*t lo!" Jawab Larisa dengan ketus.


"Wess selow mamen" Ucap orang tersebut.


Setelah percakapan tersebut suasana kembali hening hanya ada suara dentuman musik.


"Gue balik duluan ya udah malem" Kata Larisa dan langsung pergi.


β›ͺβ›ͺβ›ͺβ›ͺ


Mension.


"Kamu bakal aku kasih hukuman" Ucap Steven dan langsung menggendong Larisa ala bridal style.


"Iihhh apa-apaan sih turunin gak!!" Murka gue sambil berusaha turun.


"Tak semudah itu nona" jawab Steven, tanpa aba-aba langsung saja Steven mencium bibir Larisa yang sekarang sudah menjadi candunya.


"Uuhm" Satu desahan lolos keluar dari mulut laknat gue.


"Let's play honey" Ucap Steven ditelinga gue dan entah mengapa gue merasa seperti bergairah.


Dan akhirnya malam panjang terjadi.


Larisa POV end.


❀️❀️❀️❀️


Gue merasa seneng setelah apa yang gue lakuin sama Larisa.

__ADS_1


"Hey let's wake up honey" Ucapku sambil mengelus pipinya.


"Yes i'am wake up" Ucapnya dengan mata terpejam.


Tanpa pikir panjang langsung aja gue angkat dia menuju kamar mandi dan gue taruh dia didalam bathtub bersama dengan gue. Saat gue mau nyiram dia pakek shower tiba-tiba dia bangun.


"Aaaa.....ngapain lo disini!? keluar gak!" Ucapnya dengan nada kaget.


"Iihhh kan aku mau mandi bareng" Ucapku sambil memanyunkan bibirku.


"Gak mau! No way!" Tolaknya dan langsung aja ia berdiri, tapi dengan gerakan cepat langsung aja gue tarik dia dan akhirnya dia jatuh dipangkuan gue.


Shit adik gue bangun. Batinku dalam hati.


"Apa-apaan sih lo!!" Murkanya tapi langsung aja gue cium bibirnya biar dia gak banyak ngomong.


"Maaf honey mungkin hari ini kita libur dulu ya sekolahnya soalnya aku mau jenguk anak kita" Ucapku dan langsung aja gue cium bibirnya.


Dan terjadi itu🌚.


Steven POV end.


Author POV.


Setelah acara bolos-bolosan, mereka berdua berniat kerumah sakit karena Larisa mengaduh perutnya terasa sakit.


"Sayang...ayo kamu mah lemot kayak siputπŸ˜’" Ucap Larisa.


"Ini lohh aku dah siap, sabar napa jadi orang kok gak sabaran" Balas Steven dengan nada kesalnya.


"Ooo...sekarang berani ya ngelawan aku, oke selama sebulan gak ada minat jatah" Ucap Larisa setelah itu meninggalkan Steven yang melihatnya dengan melongo.


"Lah kok gitu sih yangg" Ucap Steven sambil mengejar Larisa yang sudah ada di mobil.


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘


Next story......🧐🧐🧐🧐


Happy Reading....😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2