Mafia Girls And Boys Gangster

Mafia Girls And Boys Gangster
Part 28 ~Kecelakaan~


__ADS_3

Author POV.


Pada pagi hari ini di mansion Larisa-Steven sedang terjadi keributan, siapa lagi kalau bukan Steven yang sekarang sedang tergesa-gesa memakai kaus kakinya karena waktu telah menunjukkan pukul 07.15, tandanya jam pelajaran telah dimulai sejak 15 menit yang lalu.


Ohh iya author belum cerita kalau sebenarnya Steven dan Larisa membeli mansion sendiri dan jarak mansion mereka tidak terlalu jauh dari mansion sahabat mereka.


"Steven kamu lagi ngapain sih diatas? Lama banget perasaan" Tanya Larisa saat melihat jam yang ada dipergelangan tangannya.


"Iya, iya, ini udah selesai ayo kita berangkat" Balas Steven sambil mengambil roti panggang dengan selai strawberry kesukaannya.


"Ck, dasar siput" Kata Larisa sambil berjalan mendahului Steven.


"Sabar Ris, katanya orang sabar disayang istri" Ucap Steven sambil mengelus dadanya.


Skip.


Saat ini Larisa-Steven telah sampai didepan gerbang sekolah yang tertutup rapat.


"Pak Mol bukain dong gerbangnya nanti aku kasih 100rb deh, gimana mau gak? Sayang loh pak rejeki ditolak" Kata Steven dengan nada memohon.


"Maaf ya bukannya bapak nolak rejeki atau apalah, ini kan permintaan kepala sekolah siapa yang telah gak boleh masuk" Balas pak Mol.


"Ya elah pak ngapain dengerin kepsek tua itu sih pak, bapak lupa ya kalau saya pemilik sekolah ini" Ucap Larisa dengan nada sombongnya.


Gak papa laya sekali-kali sombong ~Larisa


"Baiklah tapi bukan salah bapak kalau kalian dihukum" Balas Pak Mol sambil membukakan gerbang sekolah.

__ADS_1


"Ya elah pak meskipun gerbangnya dibuka kek atau gak dibuka kek kita ya tetap dihukum pak" Ucap Steven sambil menyalakan mobil sportnya.


Saat dikoridor kelas entah itu keberuntungan mereka atau mereka emang lagi beruntung mereka sama sekali tidak bertemu dengan Bu Indinah guru yang sangat killer dan ditakuti oleh semua siswa-siswi SVN school.


"Alhamdulillah gak ketemu sama tuh guru killer" Ucap Steven sambil sujud syukur.


"Woi bangun gak! Jangan malu-maluin" Balas Larisa sambil memukul pantat Steven. Setelah itu mereka berdua berjalan menuju kelas mereka, saat sudah didepan kelas mereka mendengar suara bising dari dalam kelas.


Ceklek


"Assalamualaikum wahai para penghuni kelas" Salam Steven saat mereka masuk kedalam kelas.


"Waalaikumusalam" Balas teman-temannya.


"Anjirr sumpah gue kirain tadi guru eh ternyata nak Dajjal" Ucap Bejo salah satu siswa yang ada dikelas mereka.


"Permisi yang bernama Larisa disuruh Bu Rieke kekantor sekarang" Ucap seorang siswi didepan kelas.


"Hayoo lohhh dipanggil Bu Rieke, ati-ati lohhh" Ucap Nata dengan nada menakut-nakuti.


"Apaan sih gak jelas banget, gaje lo" Balas Larisa sambil berjalan menuju pintu kelas.


πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί


"Assalamualaikum, permisi Bu apa tadi ibu memanggil saya?" Tanya Larisa saat telah sampai didepan meja Bu Rieke.


"Ohh iya tadi saya yang nyuruh anak buat manggil kamu, jadi gini ibu minta tolong sama kamu buat ngefotocopy soal-soal latihan buat anak kelas 12 UN, jadi bisakan bantu ibu?" Ucap Bu Rieke.

__ADS_1


"Ohh bisa kok Bu, jadi ini semua yang saya fotocopy?" Tanya Larisa.


"Iya cuman itu saja, terima kasih ya mau ngebantu ibu" Ucap Bu Rieke.


"Sama-sama Bu, ini udah jadi kewajiban saya sebagai seorang murid untuk membantu guru" Balas Larisa sambil tersenyum tulus.


πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


Saat ini Larisa telah selesai memfotocopy soal-soal latihan yang disuruh Bu Rieke, saat ingin menyeberang jalan tiba-tiba dari arah samping ada sebuah mobil yang melaju kencang kearahnya dan.


Brukkk


Terdengar suara tabrakan yang sangat kencang dan membuat Larisa terpental jauh dan jangan lupakan kepalanya yang mengeluarkan banyak darah.


"LARISA...."


Sebelum kesadarannya menghilang ia sempat mendengar suara Steven yang berlari kearahnya dengan tergesa-gesa, dan setelah itu semuanya berubah menjadi gelap.


"Sebentar lagi kau akan mati Larisa, tunggu saja hari kematian akan tiba dengan secepatnya" Ucap seseorang dengan seringainya dan langsung menjalankan mobilnya yang sudah menabrak Larisa.


Author POV end.


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘


Next story......🧐🧐🧐🧐


Happy Reading....😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2