Mafia Girls And Boys Gangster

Mafia Girls And Boys Gangster
Part 15 ~Rahasia?~


__ADS_3

Author's POV.


Saat ini mereka telah sampai di Mansion selama perjalanan tidak ada pembicaraan dari Larisa maupun Steven tidak ada yang mau untuk membuka suara sampai terdengar suara dering telepon dihenpone Steven, setelah menerima telepon tersebut langsung saja Steven pergi keluar kamar tanpa berpamitan ke Larisa sedangkan Larisa melihat itu terheran-heran dengan kelakuan Steven.


πŸ‘ˆπŸ‘ˆπŸ‘ˆπŸ‘ˆ


Makan malam.


"Ris mana doi lo? apa lo bertengkar?" Tanya Lia saat tak melihat keberadaan Steven dimeja makan sedangkan yang ditanya hanya menggidikkan bahu saja


"Jujur aja apa lo ada masalah?" Tanya Lia lagi dan dijawab hembusan nafas saja dari Larisa.


"Gak tau gue sama sifat dia semenjak pas di mall" Ucap Larisa sedangkan yang lain melihatnya dengan heran.

__ADS_1


"Tadi pas di mall gue ketemu sama perempuan dia itu kayak minta-minta balikan habis itu dia juga meluk-meluk Steven dan lebih parahnya dia nampar gue" Lanjut Larisa dan membuat mereka semua terdiam sampai beberapa saat Varo membuka suara.


"Apa jangan-jangan itu dia?" Ucap Varo dan membuat tanda tanya besar dikepala mereka masing-masing.


"Maksudnya dia? dia siapa?" Tanya Larisa yang masih belum paham maksud dari ucapan Varo.


"Gak papa biar Steven sendiri aja yang cerita sana lo,gue mau ke kamar dulu good night semua" Ucap Varo dan dia langsung pergi menuju ke kamarnya.


Disisi lain.


"Yaang ayo minum sedikit aja" Racau Davina yang sudah terpengaruh oleh alkohol sedangkan Steven berusaha untuk melepaskan tangan Davina yang sedang menggelayutinya


"Apaan sih gue mau pulang! minggir anj*ng!" Bentak Steven yang sudah muak dan dia juga sedikit khawatir dengan Larisa dikarenakan waktu yang telah menunjukkan pukul 12 dini hari.

__ADS_1


Setelah sekian lama mencoba lepas dari Davina akhirnya Steven telah sampai didepan Mansion saat ia masuk kedalam rumah terlihat Larisa yang sedang tidur diruang TV saat melihat itu langsung saja Steven membawa Larisa kedalam kamar dan membaringkannya di kasur setelah selesai menyelimuti Larisa ia langsung menuju kedalam kamar mandi untuk menghilangkan bau alkohol yang melekat pada tubuhnya tanpa ia ketahui sebenarnya Larisa tidak tidur dia hanya berpura-pura saja saat mendengar suar pintu kamar mandi dibuka langsung saja Larisa memejamkan matanya.


"Maafin aku yang gak pernah jujur sama kamu, maafin aku yang selalu membunyikan rahasiaku, aku selalu berdoa agar hubungan kita tidak pecah hanya karena ada orang ketiga dalam hubungan kita aku takut entah kenapa aku merasa tidak enak dan aku merasa kamu akan pergi jauh" Ucap


Steven yang diikuti dengan jatuhnya air mata sedangkan Larisa yang mendengar itu juga sedikit takut tapi ia berusaha untuk menghilangkan rasa takutnya itu.


Setelah berucap seperti itu Steven langsung merebahkan tubuhnya di samping Larisa dan tak lupa ia juga memeluk Larisa dari belakang dengan erat.


"I love you Larisa Nicoles" Ucap Steven dengan suara pelannya dan setelah itu ia menyusul Larisa ke alam mimpi.


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘


Next story......🧐🧐🧐🧐

__ADS_1


Happy Reading....😊😊😊😊


__ADS_2