Mantan Suamiku Ternyata Bosku

Mantan Suamiku Ternyata Bosku
Hadiah Atas Kerja Keras


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, kini Dodi sudah menjadi orang kepercayaan Agam. Sudah setahun ia bekerja di perusahaan itu membuat Agam pun memutuskan untuk mengangkatnya. Dodi sangat senang karena dengan begitu sudah dipastikan gaji dan jabatannya akan lebih tinggi di kantor itu.


"Terima kasih, Pak. Terima kasih atas kepercayaannya," ucap Dodi saat Agam sudah memilih beberapa orang untuk menggantikan orang-orang kepercayaannya termasuk salah satunya adalah Dodi sendiri.


Hari itu juga mereka langsung dijelaskan apa saja pekerjaan mereka, walaupun berat Dodi sama sekali tak masalah, ia akan melakukan apapun demi tujuannya yang belum tercapai yaitu membeli rumah yang nyaman untuk istri dan kedua anaknya.


Setahun sudah berlalu dengan cepat. Saat ini Dodi sudah mendapatkan jabatan yang lebih tinggi lagi, tidak dengan Yanto. Suami Salwa itu menyerah tinggal di pelosok tersebut. Ia marah dan kesal kepada Agam karena sudah satu tahun bekerja di sana. Namun, belum juga dipindahkan dari cabang itu, ia bekerja dengan sungguh-sungguh. Namun, tetap saja ia merasa tak dihargai.


Yanto memutuskan untuk berhenti bekerja dan kembali ke desanya, ia merasa dihina oleh Agam karena diperlakukan berbeda dengan Dodi.


Kabar Yanto yang menyerah membuat Agam tadinya ia juga ingin memberikan posisi yang terbaik di perusahaan itu untuk Yanto pun ia urungkan. Agam berencana akan memindahkan Yanto ke cabang pusat dan menggantikan posisi Dodi sebelumnya pun ia urungkan.


Walau kinerja Yanto tak sebaik Dodi ia akan memciba percaya padanya. Bagaimanapun ia adalah keluarga dari Vany, mungkin dengan begitu hubungan mereka bisa lebih baik kedepannya. Namun, kesempatan itu telah ia lewatkan karena ketidak sabarannya.

__ADS_1


Agam berusaha untuk tak bersikap pendendam. Namun, sepertinya Yanto memang berbeda dengan Dodi dalam hal pekerjaan.


Walaupun mereka ada hubungan keluarga. Namun, Agam tak mau mengambil keputusan sebelum melihat kinerja mereka dan menurutnya Yanti tak pantas untuk bekerja di perusahaan inti.


Agam sama sekali tak keberatan saat Yanto mengajukan pengunduran dirinya. Agam hanya memberikan pesangon yang cukup besar.


Setelah 2 bulan menjadi orang kepercayaan Agam, Agam kembali dibuat takjub dengan cara kerja Dodi yang cekatan, membuat Agam pun memanggil Dodi ke ruangannya.


"Iya, Pak. Aku berencana ingin membelikan rumah untuk anak dan istriku, apapun akan aku lakukan untuk membahagiakan mereka," jawab Dodi mantap, membuat Agam pun mengangguk, baginya keluarga adalah nomor satu dan Agam senang dengan semangat yang ditunjukkan oleh Dodi.


Agam memberikan sebuah kunci rumah dan juga alamatnya.


"Lihatlah rumah itu, jika kamu menyukainya kamu boleh pindah di sana, itu hadiah dari perusahaan atas kerja kerasmu selama ini. Jika kamu tak menyukainya kamu bisa merekomendasikan rumah lain pada perusahaan yang memang menjadi impianmu, kami akan mengaturnya."

__ADS_1


Mendengar itu Dodi sangat terkejut.


"Terima kasih, Pak. Terima kasih banyak," ucap Dodi yang tak ragu untuk mengambil alamat dan kunci rumah tersebut, ia melihat alamat rumah itu dan ia sangat tahu jika alamat rumah itu adalah alamat yang berada di kompleks elit.


"Ya sudah, ingat jika kamu memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini, perusahaan akan memberikan yang terbaik pula untukmu, begitupun sebaliknya. Jika kamu hanya setengah hati ini memberikan kemampuanmu pada perasaan, perusahaan akan memberikan yang lebih buruk untukmu. Jadi, kedepannya lebih baik lagi dalam bekerja maka perusahaan akan memberikan yang terbaik pula," ucap Agam membuat Dodi pun mengganggu yakin.


"Baik, Pak. Sekali lagi terima kasih, aku janji akan memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini," jelas Dodi membuat Agam pun mempersilahkannya untuk keluar.


Dengan senyum di wajahnya, Dodi menatap alamat tersebut dan juga kunci rumahnya. Ia bahkan memeluk dan menciumnya, rasa syukur terus terucap dari bibirnya kemudian ia pun langsung mengirim pesan pada sang istri memintanya untuk menyiapkan anak-anak, sepulang bekerja nanti mereka akan langsung melihat rumah yang diberikan oleh perusahaan untuknya, hadiah untuk kerja kerasnya.


Rekomendasi dariku 🥰


__ADS_1


__ADS_2