
Merasa marliana tidak suka dan tidak nyaman fahmi langsung pergi meninggalkan marliana ia langsung keluar dari restoran dan menaiki mobilnya.
teman yang tadi merasa curiga kepada marliana dan fahmi apakah mereka sedekat itu sampai-sampai fahmi menyemangati marliana setau pegawai semua restoran fahmi orang yang cuek terhadap orang lain, kalau ke restoran pun ia hanya bertemu mamahnya saja tanpa menyapa pegawai lainnya.
______
2 hari kemudian hari yang di tunggu-tunggu oleh fahmi.
Hari ini marliana libur bekerja karna sudah waktunya marliana untuk libur sejenak ia pun menghabiskan waktu di rumah.
marliana pun mendapat pesan dari fahmi yang berisikan :
~ malam nanti aku jemput kamu jam 20:00 wib oke ( fahmi).
~ iyah, emang kita mau kemana kalau mau main di rumah saja aku lagi malas keluar rumah ( balasan dari marliana).
~ ayolah sebentar saja ko, nanti aku yang minta izin ke ibu ( fahmi).
~ baiklah (marliana).
~ sampai ketemu nanti cantik ( fahmi).
Karena akan jalan dengan fahmi marliana bingung akan mengenakan pakaian yang mana, karena menurut dia pakaian tidak ada yang bagus dan semewah kemarin.
marliana sedikit pusing ia pun mencari-cari yang menurut dia pantas di kenakan untuk nanti malam semua baju ia keluarkan dari dalam lemari.
Ibu yang tidak sengaja lewat depan kamar marliana ia melihat kamar marliana yang berantakan, ibu pun masuk dan menanyakan kenapa semua baju di keluarkan?.
marliana berkata dengan sejujurnya bahwa nanti malam fahmi akan mengajak pergi keluar dan marliana bingung pakaian yang akan ia kenakan seperti apa karena marliana hanya punya baju yang biasa-biasa saja.
Ibu pun memilih dan melihat satu pakaian yang masih menggantung di lemari dan menurut ibu itu cocok untuk dikenakan nanti malam, marliana pun setuju akan mengenakan pakaian itu.
Karna ini masih siang jadi ibu mengajak marliana untuk mengantarnya membeli buah-buahan karna ibu lagi ingin makan buah, marliana pun mau untuk mengantar ibunya.
mereka berjalan kaki ke depan gang karna tukang buah-buahannya tepat berada di samping jalan raya.
Setibanya di tempat ibu memilih buah-buahan yang ia suka, selesai itu saat marliana dan ibu ingin pulang tiba-tiba rehan muncul di depan marliana dan ibu, rehan biasa menggunakan motornya entah habis kemana rehan menawarkan untuk mengantar mereka berdua kerumah namun marliana menolaknya dengan alasan ingin jalan kaki.
__ADS_1
Rehan dengan memaksa ingin mengantarkan mereka berdua karna marliana kasihan kepada ibu akhirnya marliana ingin rehan mengantarkan ibunya saja biarkan marliana yang jalan kaki, padahal si rehan sebenarnya ingin dekat bahkan ingin sengaja supaya marliana bisa nempel di badan rehan.
karna sudah terlanjur menawarkan akhirnya rehan mengantarkan ibu kerumah.
Beberapa saat kemudian saat rehan dan ibu sudah sampai di rumah, ibu mengajak rehan untuk masuk dan duduk rehan pun dengan senang hati mau menerima tawaran itu.
sembari mengobrol dengan ibu marliana sampai ia langsung masuk ke dalam rumah dengan menghiraukan rehan.
saat marliana sedang minum, ibu menyuruh marliana agar menemani rehan mengobrol karna itu teman marliana.
Marliana pergi menemui rehan dengan lagak senyum-senyum sendiri membuat marliana semakin tidak suka kepada rehan.
" marliana kenapa setiap aku kirim pesan ke kamu tidak di balas sih" ucap rehan.
" oh itu nomor handphone kamu, maaf yah aku tidak menyimpannya dikira nanti orang mau nipu" alasan marliana ia pura-pura tidak tahu.
" yaudah sekarang save nomor handphone aku ya" ucap rehan.
" iyah-iyah ini aku save" ucap marliana dengan terpaksa.
Mereka pun berbincang dan rehan mengajak marliana nanti malam untuk pergi bersamanya, namun karna sudah ada janji marliana menolaknya.
mendengar penolakan dan sudah ada janji dengan orang lain rehan menjadi panas hati.
Rehan izin pulang kepada marliana dan marliana merasa kalau ia sudah bersikap tidak enak kepada rehan.
_______
Malam pun tiba pukul 07:30 marliana sudah bersiap-siap karena seorang perempuan pasti lama ketika akan pergi kemana-mana ia pun mengenakan pakaian yang sudah di pilih oleh ibu marliana sekarang dengan make up yang natural karena suasana hati serta kepikiran dengan sikapnya tadi kepada rehan.
kira-kira seperti itu lah marliana memakai make up nya, belum tepat jam 20:00 fahmi sudah jalan akan menuju rumah marliana.
~ sekarang aku sudah di jalan, kamu sudah siap-siap belum ( isi pesan dari fahmi).
~ ya aku sudah siap tinggal nungguin kamu kesini ( balasan pesan dari marliana ).
__ADS_1
~ oke bentar lagi juga aku sampai ( fahmi).
Beberapa saat kemudian fahmi pun sampai dan mereka pergi dengan seizin ibu, fahmi terus memandangi marliana karena pada saat kerja dan sedang pergi keluar marliana berbeda kalau sedang kerja marliana hanya memakai cream wajah dan lipstik saja makanya fahmi makin suka dengan marliana.
Marliana didalam mobil ia melamun memikirkan rehan sampai ia tidak fokus kalau saat ini sedang jalan dengan fahmi, fahmi pun memanggil-manggil marliana namun marliana diam saja.
Sampai lah ia di tempat dinner namun tempat ini beda dari sebelumnya, fahmi seperti biasa memesan makanan untuk mereka yang spesial.
sebelum makanan itu sampai ke mereka fahmi ingin menanyakan sesuatu kepada marliana.
" apakah kamu sudah mempunyai jawabannya?" tanya fahmi kepada marliana.
" jawaban untuk apa?" marliana sedikit lupa.
" oh, iya maaf" ucap marliana ia kembali mengingatnya.
" kamu menolak untuk jadi pacar aku?" ucap fahmi yang salah mendengar.
" bukan begitu" ucap marliana.
" saya mau jadi pacar kamu" ucap marliana dengan menundukkan kepalanya.
" kamu serius?" ucap fahmi dengan senyum manisnya.
marliana memberi jawaban dengan menganggukan kepalanya, fahmi pun memeluk marliana namun tidak lama kemudian makanan pun datang dan marliana melepaskan pelukan fahmi.
Pelayan pun menaruh makanan di atas meja mereka fahmi yang sangat senang hari ini iya menyedikan dan menyuapkan makanan kepada marliana, marliana pun ikut senang ia juga sebenarnya suka dengan fahmi.
Malam ini begitu indah bagi mereka berdua yang sedang merasakan jatuh cinta, karna fahmi sudah menyewa tempat itu untuk mereka berdua disisi lain ada seseorang yang ingin berusaha masuk namun di cegah oleh security.
Ya seseorang itu adalah rehan ia dari tadi mengikuti marliana dari kejauhan karna tidak boleh diizinkan masuk akhirnya rehan menunggu marliana di tempat parkir.
dipikiran rehan, fahmi adalah laki-laki yang tidak benar ( laki-laki yang kurang ajar).
Selesai makan fahmi sudah menyiapkan sesuatu untuk marliana ya itu sebuah ikatan pertalian yang berupa kalung dengan inisial fm karna kalung itu didesain oleh fahmi sendiri menjadikan kalung tersebut sangat berharga.
Marliana pun mau menerimanya dan fahmi memakainya.
__ADS_1