Marliana

Marliana
Bab 2 Tidak ada kata lelah


__ADS_3

Liburan pun telah tiba keluarga lain bersama anak-anaknya berlibur dan berkumpul bersama untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan.


sementara Marliana dan ibunya pergi untuk mencari botol plastik bekas.


karna semenjak di tinggal suaminya, ibu sebenarnya ingin bekerja namun pada saat itu marliana masih kecil jadi tidak bisa bekerja membawa anak bayi ibu pun sudah kesana kesini melamar pekerjaan namun apalah daya bekerja sambil membawa bayi itu susah.


karna butuh makan dan susu tambahan untuk marliana akhirnya ibu terpaksa mencari botol bekas untuk memenuhi kebutuhannya.


Keesokkan harinya saat marliana dan ibunya berangkat untuk mencari botol bekas, marliana melihat keluarga akan berangkat pergi liburan mereka kelihatan sangat senang dan gembira. marliana pun memandangi mereka sampai ia tertinggal oleh ibunya.


"marliana apa kamu tidak cape nak


membantu ibu." ucap ibu marliana


"kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan ibu nak." ucap sang ibu lagi


lalu ibupun menengok ke belakang terkejut marliana tidak ada di belakangnya, ibu berlari mencari marliana dan ibu menemukan marliana yang sedang menatap keluarga itu.


ibu merangkul marliana dan menggandeng tangannya agar lanjut berjalan.


"nak." ucap ibu


" eh iya bu." ucap marliana sambil mengusap air matanya


"kamu menangis nak." ucap ibu sambil menatap wajah marliana


" tidak bu, marliana tidak menangis." ucap marliana


" yaudah, nak mari kita kita lanjutkan mencari botol bekasnya." ucap ibu dengan raut wajah sedih


setelah beberapa waktu mereka pun beristirahat di bawah pohon rindang yang kelihatan sejuk karena ibu melihat marliana sudah lelah berjalan.


" nak panas istirahat lah dulu." ucap ibu


" iya Bu" ucap marliana sambil mendekati ibunya


mereka berdua pun makan yang hanya berbekal air putih dan singkong namun mereka sangat menikmatinya.


" nak, kenapa tadi kamu memandangi keluarga itu apa kamu kenal dengan mereka?" ucap ibu

__ADS_1


" Iyah bu tadi disana keluarga teman marliana kayanya mereka mau pergi liburan bu." ucap marliana


"iya nak, kalau saja ibu ada uang pasti ibu juga mau mengajak kamu liburan nak." ucap ibu


"gak bu lebih baik uang kita kumpulkan buat Biaya sekolah marliana nanti." ucap marliana


Mereka pun selesai makan dan akan melanjutkan mencari botol bekasnya


"nak ayo lanjutkan pekerjaan kita." ucap ibu


"ayo bu" ucap marliana


Sore pun tiba mereka segera bergegas pulang. sesampainya di rumah marliana langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


" Bu apa ibu sudah masak." ucap marliana


"belum nak kamu lapar yah nak." ucap ibu


"Iyah bu" ucap marliana sambil memegang perutnya


"cuma ada mie instan nak gak papa kan soalnya ibu belum belanja." ucap ibu


" Iyah bu gak papa" ucap marliana


...........


kukuruyuk bunyi ayam pagi hari yang cerah.


tok...tok...tok...suara pintu depan terdengar ada yang mengetuk


" Iyah sebentar, eh bu rt ada apa bu." ucap ibu


" ini bu ada sedikit rezeki buat ibu, tolong diterima yah bu." Bu rt


" terimakasih banyak bu rt." ucap ibu sambil menitihkan air matanya


"Iyah bu sama-sama,ya udah bu saya pergi dulu ya bu masih ada urusan." ucap Bu rt


" Iyah bu, sekali lagi terimakasih ya bu." ucap ibu marliana

__ADS_1


ibu pun membangunkan marliana yang masih tidur, ibu tidak memberitahu marliana bahwa tadi ada bu rt memberi sedikit rezeki. ibu ingin memberikan kejutan kepada marliana.


" nak, bangun mandi dan siapkan pakaian ganti yah nak." ucap ibu


" emang kita mau kemana bu? kan kita mau mencari botol bekas lagi kenapa harus bawa pakaian ganti bu." ucap marliana yang masih mengantuk


" satu lagi nak pakai baju yang bagus yah nak." ucap ibu


" Iyah bu" ucap marliana


marliana pun berjalan menuju kamar mandi dan bersiap-siap.


" nak, kamu sudah selesai ayo kita berangkat." ucap ibu


"ayo bu" ucap marliana


marliana pun berjalan dan memikirkan ibu mau mengajak marliana pergi kemana sampai naik angkot segala?.


" nak, kita sudah sampai " ucap ibu


" Bu ini kan wisata kolam renang, kita sebenarnya mau kemana sih bu?." ucap marliana kebingungan


" iya nak, kita masuk ayo."ucap ibu


"hah? yang benar bu kita mau berenang?." ucap marliana


" Iyah nak ayo cepet masuk."ucap ibu


mereka berdua pun berenang ibu melihat raut wajah marliana sangat bahagia dan marliana menghampiri ibunya.


" Bu,ibu dapat uang dari mana?" ucap marliana


"dari bu rt nak" ucap ibu


" kok ibu gak memberi tahu kepada marliana kalo ada bu rt kan marliana juga mau ngucapin terimakasih." ucap marliana


" maafin ibu ya nak,ibu mau memberi kejutan ke kamu nanti kalau kamu ketemu bu rt kamu bisa ngucapin terimakasih, ya udah nak lanjut berenang dulu sana." ucap ibu


" Iyah bu" ucap marliana

__ADS_1


marliana terlihat sangat senang karena kebahagiaan marliana bagi ibu adalah nomer satu.


apalah arti ibu bekerja selama ini menahan malu, panas terik matahari serta hujan membasahinya, semua itu agar marliana bisa makan berkecukupan serta selalu merasa senang supaya tidak memikirkan hidup yang di alami begitu sangat berat.


__ADS_2