
Sampai rumah Bagas langsung membuka laptop yang dimaksud Bu Yoen. Ternyata banyak sekali dokumen dan foto - foto pribadi yang ada di laptop.
"Waah... ini butuh flashdish volume yang besar buk... punyaku cuma delapan giga"
"La emang isine apa to le"
"Ada scan ijasahku, akte, dokumennya adek - adek, dokumennya ibuk juga ada... dan ini yang banyak foto - foto. Eh ... ini ada fotonya ibuk pas mantenan... "
"Masak le.... dulu kan belum ada foto digital... masih pake film."
"Iya... ini fotonya discan sama bapak terus disimpan disini buk... terus ini ada foto - foto sama video - video Fatimah waktu bayi... iiihhh... lucu - lucu..."
"Apa beli laptop wae le... sebentar lagi kan Fatimah SMA, jadi butuh laptop juga... yang bekas ya nggak apa - apa yang penting masih normal."
__ADS_1
"Apa sekalian beli printernya buk... jadi nanti bisa sekalian buka jasa pengetikan, cetak foto dan sebagainya buk... gimana?"
"Walah... la habis berapa itu le... padahal rencananya ibu pingin beli mesin jahit... terus nanti buka permak - permak gitu le... kalau sekolah sudah masuk sebenarnya untuk makan sehari - hari cukup dengan jualan jajanan le, tapi kalau pandeminya lama begini, Ibu tidak ada pemasukan"
"Insyaallah cukup buk... coba aku cek harga di toko online dulu. Kalau untuk makan yang penting bertahan dua bulan ini buk... bulan selanjutnya biar Bagas yang cari. Ibu cukup doain aku ya buk... jangan banyak pikiran, ibu harus sehat mendampingi Fatimah di rumah."
"Halah kamu itu le.... pinternya menghibur ibuk... wisuda aja masih sebulan lagi... emang kamu mau kerja apa.... tugas kuliahmu itu diselesaikan dulu.... baru cari kerja..."
"Waah... ibu salaah.... aku sudah mengajukan lamaran ke PT. MM* dan alhamdulillaah diterima lho buk... jadi sebelum wisuda insyaallah aku udah kerja. Makanya besok pas nganter Yoga, aku mau sekalian survey lokasi sama cari pandangan tempat kos."
"Iya... bener... masak mas bohong... yang diterima di PT. MM* yang dari kampus mas itu ada empat orang, yaitu mas, Danang, yang nganter mas pulang kemarin, Azis dan Fauzan.
"Waah... nanti kalau gajian aku dibagi ya mas..."
__ADS_1
"Aku juga lho mas" usul Yoga tidak mau ketinggalan
"Bereeesss"...
"Sebentar to le.... la tugas akhir sama wisudamu gimana... terus PT. MM* itu dimana?" tanyaku
"Tugas akhir sama wisuda tetap jalan buk... tapi sambil kerja.... nggak masalah... karena ini program kampus. Nah PT. MM* itu berada di Gresik. Besok setelah nganter Yoga, aku langsung ke Gresik buk, kencan sama Azis. Pokoknya Ibuk sama adek - adek yang tenang, sekarang tanggung jawab bapak aku ambil alih, doakan mas tetep sehat, rejekinya lancar."
Entah mengapa mendengar kata - kata Bagas aku langsung menangis tersedu - sedu. Nggak menyangka Bagas sedewasa itu.
"Ibuk, kenapa nangis...? Fatimah langsung memelukku.
"Sudahlah buk... dari kemarin kok nangis terus... cengeng" kata Bagas sambil ikut memelukku.
__ADS_1
"Ini kenapa jadi kayak teletubbis yak.... ikut ahhh....." Yoga menyusul.
Akhirnya kami berpelukan untuk beberapa saat. Damainyaa ... dipeluk anak - anak. Ya Allah jadikan anak - anakku, anak yang sholih dan sholihah, yang ahli ilmu, yang taat ta'dhim sama orang tua, yang sukses dunia akhiratnya... serta Beri aku kesehatan dan umur panjang sehingga bisa mendampingi mereka.... aamiin.