
Setelah semalam berdiskusi dengan anak - anak, akhirnya aku memutuskan untuk menerima tawaran dari bu Yoen untuk membantu bersih - bersih sekolah. Walaupun honornya tidak seberapa yang penting aku ada kesibukan... jadi tidak larut dalam duka. Sebenarnya kemarin sudah pasang spanduk "Terima Permak dan Jasa Pengetikan dan cetak" tapi belum ada yang datang. Memang semua kan butuh proses.
Hari ini aku ditemani Fatimah mempersiapkan bekal untuk Bagas dan Yoga yang besok mauberangkat. Dari pagi sampai menjelang dhuhur baru selesai. Masak lauk yang bisa awet seperti kering tempe kacang teri, sambel bajak, sambel pecel juga abon.
Sementara Bagas sama Yoga pergi ke Puskesmas untuk tes rapid antigen. Walaupun sudah vaksin, tapi syarat dari pondok pesantrennya mewajibkan santri yang kembali harus menunjukkan hasil tes rapid.
"Assalaamu'alaikum.."
"Wa'alaikumussalaam warohmatullah... Gimana le..."
"Alhamdulillaah negatif buk..."
"Terus besok mau berangkat jam berapa?"
"Insyaallah jam setengah tujuh pagi buk, jadi sebelum dhuhur sudah sampai Kediri."
"Terus janjian sama Mr. Dave dimana?"
"Ya dirumah buk... Tiap malam Mr. Dave kan tidur di mushola buk.. jadi ya persiapan dan berangkat dari sini."
"Loh masak sih... Mr. Dave tidur di mushola."
"Iya buk... masak ibuk nggak tahu... tiap subuh ada Mr. Dave."
"Iya sih... tapi ibuk nggak nyangka Mr. Dave tidur di mushola. Kata Pakdhe Karyo, Mr. Dave punya rumah mewah di Solo... kenapa malah tidur di mushola?"
__ADS_1
"Kata Mr. Dave buat mematahkan anggapan orang - orang yang menganggap mushola itu ada penunggunya yaitu makhluk gaib yang selalu meminta tumbal termasuk yang jadi tumbalnya itu bapak."
"Astaghfirullaahal adziim.... owalaah... begitu rupanya... makanya kok yang ke mushola cuman pakdhe Karyo sama mas Sugeng.... Ya Allah.. orang - orang ini emang nggak ada syukurnya ya..."
"Sudahlah buk... namanya juga orang kampung... Eh buk bekalku sama Yoga udah jadi?"
"Sudah... tinggal nunggu dingin terus di kemas. Eh sebentar to le... Itu Mr. Dave tidurnya cuma alas karpet mushola?"
"Ya nggak lah buk... Mr. Dave bawa kasur angin, bantal, guling, selimut, makanan, minuman... pokoknya lengkap buk di mobilnya. Udah kayak rumah kedua."
"Tapi kok tiap subuh udah nggak ada kasurnya."
"Yaudah di beresin buk... Kata Yoga Mr. Dave itu rajin sholat malam buk. Habis sholat malam langsung beresin perlengkapan tidurnya, terus mandi, ganti baju terus sholat subuh berjamaah dengan kita terus langsung pulang ke Solo."
"Yoga kan sering tidur di mushola buk nemenin Mr. Dave."
"Owalaah... begitu ya... baru tahu..."
"Ibuk udah sholat dhuhur?"
"Belum... mau mandi dulu... ini tadi baru selesai masak terus kamu dateng... Faat... udah belum kamar mandinya... gantian?"
"Belum buk... sebentar... baru keramas...!"
"Hadeech... anak perawan ... kalau mandi pasti lama..."
__ADS_1
"Buk, udah ada pasien belum?"
"Pasien apa?"
"Maksud Bagas... udah ada yang mermak baju belum?"
"Ooh... belum le... tapi tadi ada anaknya lek Nardi yang minta di printke tugas sekolah."
"Bisa buk?"
"Alhamdulillaah bisa... Fatimah kan pinter anaknya... diajari sekali langsung nyantol... besok kalau udah lulus biar melanjutkan ke SMK saja ambil jurusan komputer."
"Ya terserah Fat buk... nggak usah dipaksa."
"Loh ibuk nggak maksa.. cuman mengarahkan..."
"Halah ibuk ini...."
"La Yoga kemana to le...?"
"Dikamar buk lagi beresin bajunya... katanya mau bawa baju bapak satu buat kenangan..."
"Ya Allah... besok sepi deh nggak ada kalian..."
"Ibuuk... hayoo jangan mulai..."
__ADS_1