Masih Sama

Masih Sama
hari pertama kerja


__ADS_3

segala persiapan sudah dilakukan oleh shaina,, dia bangun sangat pagi,, dia tidak ingin terlambat dihari pertamanya,, dia berpenampilan sangat cantik,, memakai rok hitam agak ketat selutut dan mengenakan blouse berwarna merah, kemudian ia padupadankan dengan hils hitam yang lumayan tinggi, sekali lagi dia memandangi dirinya sendiri di cermin, memastikan penampilannya sudah sesuai dengan karakternya,, hanya dengan make up natural dan tipis,dengan rambut pendeknya yang tergerai rapi, sudah bisa membuat semua wanita iri melihatnya,, dia kemudian menenteng tas kerjanya dan berangkat menaiki taksi online yang sudah ia pesan menuju STARGROUP


*************************


"wwaaahhh,, tempat ini sangat luar biasa"


shaina begitu tercengang memandangi gedung pencakar langit yang ada di hadapannya, matanya terus mengarah kelantai tertinggi gedung itu,, dengan mulut sedikit terbuka, ia pun memegangi dadanya sendiri yang berdegup kencang tak karuan karna gugup,, sambil menepuk ke dua pipinya sendiri untuk menyadarkan nya dari rasa grogi nya


shaina kemudian melanjutkan langkahnya memasuki gedung kantor itu dan bertanya pada resepsionis


"permisi" shaina


"maaf,, ada yang bisa saya bantu" resepsionis


" saya pegawai baru di divisi marketing mbak"


"oh iya,, silahkan ikuti saya,, saya akan


menunjukkan ruangan anda"


mereka kemudian berjalan menuju ruangan divisi marketing,, tempat itu cukup luas,, dengan beberapa meja kerja yang ada di sana itu adalah milik karyawan senior yang akan bekerja dengan shaina nantinya


saat mereka berdua berjalan menuju ruang penjualan


tidak sengaja mereka pun berpapasan dengan manajer di sana


"selamat pagi pak Kay,, "


merekapun


menunduk hormat pada manajer marketing


itu


" pagi" pria itu hanya menjawab datar


" pak,, dia adalah karyawan baru di divisi


bapak"


jelas resepsionis itu sambil menatap ke arah shaina,, pria itu kemudian memandang penampilan shaina sekilas,, lalu berjalan menuju ruangannya


" di situ meja kerja kamu"


pria yang akrab di sapa "kay" itu berjalan sambil menunjuk salah satu meja tanpa ada kata2 lain yang keluar dari mulutnya


" dia adalah pimpinan di divisi ini,, kamu harus


patuh dengan apa yang di perintahkan,, dia


orang nya agak keras"


jelas resepsionis itu dengan suara berbisik


"kamu pasti bingung dan grogi y???"


tanya wanita itu pada shaina


"memangnya keliatan banget y mbak kalau saya grogi,, jawab shaina


" dikit,,, saya dulu juga gitu,, tapi nanti


lama lama kamu akan terbiasa, o iy, kalau

__ADS_1


begitu saya kembali ke meja kerja saya y,,


resepsionis itu pun pergi meninggalkan shaina


" mbak,,"


panggil shaina pada resepsionis yang sedang berjalan lalu menoleh ke arahnya "terima kasih"


ucap shaina,, lalu di balas dengan sebuah senyum dari wanita yang juga cantik itu


shaina pun duduk di meja yang di tunjuk pria tadi,, ia kemudian menata mejanya dengan barang barang nya yang sudah ia bawa,, terlihat juga di sana beberapa dokumen yang sudah tersusun di meja itu,, shaina pun membukanya dan mempelajarinya


" sepertinya tidak terlalu sulit,, dan sangat mudah di pahami,, "


celoteh shaina setelah beberapa waktu mempelajari tugas2 kantor yang ada di hadapannya


" tapi,, manajer itu sangat cuek dan sombong


apakah orang dengan jabatan tinggi,


semuanya seperti itu y??? ,,hmmm,


terserahlah yang paling penting aku berada


pada posisiku dan tidak membuat kesalahan


waktu berlalu dan para karyawan pun sudah berdatangan dan menempati mejanya masing2, mereka pun memandangi shaina dengan tatapan berbeda,, ada yang memandang dengan ekspresi tidak suka,, ada juga yang memberi senyum,, ada juga yang cuek,,


" hey,, karyawan baru"


panggil seorang pegawai wanita pada shaina dengan mengacung kan pulpen ke arah shaina


" sa' saya buk" jawab shaina sedikit gugup


shaina pun menghampiri wanita itu dan berdiri di depan mejanya


" kamu bawa semua dokumen ini,, kamu selesaikan sebelum jam makan siang" perintah " Mery" wanita yang usianya 3 tahun lebih tua dari shaina


" bila sudah selesai letakkan kembali kemeja saya"


" baik buk" shaina pun kembali kemeja nya sambil membawa dokumen2 itu


" kebiasaan tuh sih Mery, tiap ada karyawan baru pasti di jadiin budak Ama dia"


" iya,, biarin aja,, nanti juga kalau pak Kay tau,, dia bakal takut"


terlihat 2 karyawan wanita yang saling berbicara pelan di ruangan itu,, mereka paham betul sifat Mery, wanita yang merasa dirinya paling cantik di STARGROUP


nama ke 2 karyawan itu adalah " pita " dan "lira" mereka juga seumuran dengan shaina,, di sana ada juga 2 karyawan laki laki, tapi tidak terlalu perduli dengan yang terjadi di sekitarnya,, hanya fokus bekerja


sementara kay, hanya berada di ruangan nya yang tertutup, sesekali para pegawai itu masuk untuk memberikan laporan atas dokumen yang mereka kerjakan,,


shaina yang sudah menyelesaikan tugas dari Mery pun,, terlihat meregangkan ototnya sedikit bergeliat di kursinya,,


" akhirnya selesai juga,,"


ucap shaina sambil menyusun map2 di hadapannya,,


tiba tiba Mery datang dan mengambil semua dokumen yang sudah di kerjakan shaina,, Meri pun terlihat memeriksa semua map2 itu lalu ia berjalan ke ruangan Kay


" tok tok tok,, permisi pak"


Mery pun langsung memasuki ruangan manajernya,, terlihat pria itu juga sedang sibuk dengan pekerjaannya

__ADS_1


" semua dokumen sudah selesai pak"


Mery kemudian meletakkan map map itu di meja kerja Kay,, Kay pun melihat ke arah map map itu dan memeriksanya


" Mery,,," panggil Kay


"iya pak,, apakah ada yang salah dengan hasil kerja saya"??,, tanya Mery dengan ekspresi khawatir


sialan tuh anak baru,, awas aja kalau sampai dia ngelakuin kesalahan dan pak Kay marah Ama gue, bakal gue siksa dia abis abisan.


batin Mery dengan rasa marah,, terlihat ia meremas kedua tangannya


" semuanya sudah seperti yang saya harapkan,, harus seperti ini mulai sekarang dan seterusnya,"


kay terlihat puas dengan hasil kerja karyawannya itu


Mery pun tersenyum bangga melihat Kay memujinya,,


" pasti pak,, terima kasih,,, o iy pak,, bapak mau makan siang apa hari ini biar nanti saya siapkan,, terlihat Mery tersenyum manis dengan tatapan merayu


" tidak perlu,, saya bisa sendiri,, jawab kael ketus tanpa ekspresi


" baiklah,, kalau begitu saya permisi,,"


Mery pun meninggalkan ruangan itu dengan hati sedikit kecewa,, tetapi dia tetap senang karena sudah di puji atas hasil kerja yang sebenar nya di kerjakan oleh shaina


****


kedua karyawan bernama pita dan lira pun menghampiri meja kerja shaina


" nama kamu shaina ya,, kenalin aku pita"


" kalau aku L,, I,, R,, A,, kamu bisa panggil aku lira"


merekapun saling menjabat tangan


"y,, saya shaina,, senang bisa berkenalan dengan kalian,,


" udah jam istirahat nih,, ayuk ikut kita ke kantin,,, kamu pasti belum paham semua tempat disini kan,,"


ajak pita dan lira,, mereka terlihat sangat akrab dan bersahabat


**************


mereka pun menikmati makanan masing2 di kantin STARGROUP sambil berbincang bincang,, membuat ke tiga ny semakin akrab


" shaina??,, kalau kamu terus terusan di tindas sama tu nenek lampir, kamu lapor aja sama pak Kay,,


" maksud kamu buk Mery,,"


" iya lah ,, emang siapa lagi Mak Lampir di ruangan kita selain dia,, bener kan Ra??


" yup,, betul,, kalau dia di diemin terus,, nantinya bakal ngelunjak,, ih sumpah dari pertama kerja di sini,, aku tuh paling gedek Ama tuh nenek lampir,, sok paling cantik dan paling cocok bersanding Ama pak Kay,, padahal sih bos mah enggak pernah ngerespon,, tapi ya nama ny juga ratu halu,,


" iss ssstttt,,, "ucap shaina pelan sambil menutup mulutnya sendiri dengan jarinya ,,


" nanti kalau dia denger atau ada yang nyampe'in ke dia gimana,,


" biarin aja,, kita gak takut,, ya kan ta??" pita pun menjawab hanya dengan anggukan kepala


mereka pun terus berbincang bincang sambil meneruskan makan siangnya


************************************

__ADS_1


sementara di tempat lain Kael terlihat menahan sakit karna wajahnya sedikit lebam akibat perkelahian dengan kelompok beruang hitam,, baru saja terjadi pertempuran antara ke dua kelompok mafia yang saling berebut daerah kekuasaan itu,, sepertinya beruang hitam mencoba menguasai daerah kekuasaan Adipura saat mengetahui lawannya itu sedang dalam kondisi sakit,, tetapi bukan kael namanya kalau tidak bisa mempertahan kan miliknya,, hari itu kael pun tidak masuk kantor,, karna masih ada perintah yang harus ia selesaikan,, dia pun menahan rasa penasaran nya untuk mengetahui semua kegiatan shaina,,


__ADS_2