
"Ssstt diam, saya bukan orang jahat" ucap orang itu. Seketika itu nissa diam, suara itu, ya nissa mengenali suara pria itu, dia pria yang selalu membuat nya kesal. Setelah pria itu melepaskan bekapan nya nissa memutar posisi tubuh nya menghadap antoni, ya pria itu adalah antoni. Dengan wajah merah padam menahan kekesalan nissa berkata.
"Bapak apa apaan sih!" seru nissa dengan menatap tajam.
"Ya tuhan, kenapa bisa aku jatuh hati pada gadis galak seperti dia" gumam antoni dalam hati.
"Ck Hey!" seru nissa lagi kala melihat antoni yang hanya diam tak mau menggubris pertanyaan nya.
"Saya butuh bantuan kamu" ucap antoni to the poin .
"Bantuan? bantuan apa?" ucap nissa sambil mengangkat sebelah alis nya.
"Sekarang sudah tidak ada waktu lagi untuk saya ngejelasin ke kamu, inti nya kamu hanya perlu diam dan ikuti perintah saya ok" Setelah berkata seperti itu tanpa mendengarkan jawaban dari nissa dia langsung menarik tangan nissa menuju ke tempat acara pertunangan akan di langsungkan.
__ADS_1
Sepanjang jalan nissa terus saja menggerutu namun antoni tak menggubris nya. Sampai akhir nya langkah nya berhenti di atas sebuah podium.
"Tes! mohon perhatian nya, karna saya akan memperkenalkan wanita yang amat saya sayangi" suara antoni memenuhi ruangan itu, semua orang yang mendengar itu langsung memusatkan pandangan nya ke arah podium di mana suara itu berasal.
Sedang nissa yang berdiri di samping antoni merasa gugup karna semua mata menatap ke arah nya.
"Pak, kita ngapain sih di sini?" bisik nissa di dekat telinga antoni.
"Ayo senyum" titah antoni lalu menggenggam tangan nissa.
Sedang di sudut ruangan itu nampak david tengah berbincang dengan dewi..
"Nissa mana sih kak kok lama banget ke toilet nya" ucap dewi
"Iya ya, bentar aku telfon dulu" ucap david sambil mengotak atik ponsel nya. Namun tiba tiba terdengar seorang pria tengah berbicara melalui mikrofon. sontak semua orang memandang ke arah asal suara, termasuk david dan juga dewi.
__ADS_1
"Disini saya akan mengenalkan wanita yang ada di samping saya, dia adalah wanita yang special dalam hidup saya, wanita yang sudah memberi warna di setiap hari yang sudah saya lewati, dan saya harap wanita ini pula yang akan menemani saya di sepanjang hidup saya" ujar antoni.
Prokkk Prokkk Prokkk
suara tepuk tangan memenuhi ruangan itu. Nissa bingung, ingin protes namun tidak bisa, tangan yang menggenggam tangan nya semakin kuat, seakan menyuruh nya diam dan menurut saja.
Tiba tiba ada seorang wanita datang menghampiri nissa dengan menggandeng seorang gadis yang wajah nya sudah di penuhi air mata.
Plakkkk !
satu tamparan mendarat di pipi mulus nissa hingga meninggalkan bekas merah. Tak puas hanya tamparan wanita itu lalu mendorong nissa, beruntung tangan nya masih bertautan dengan tangan antoni sehingga tak sampai membuat nya jatuh terjerembak ke belakang.
"Dasar perempuan pelakor, perempuan gak tau malu, apa kamu gak punya hati heh! bisa bisa nya kamu merebut calon dari sahabat kamu sendiri" ucap zoya menggebu gebu.
**TBC**
__ADS_1