
"Nah itu dia." sahut dewi sambil mengarahkan pandangannya ke suatu tempat dengan mata berbinar. aku pun mengikuti arah pandangan Dewi yg ternyata mengarah ke suatu panggung minimalis yg di peruntukkan bagi penyanyi yg memang sudah di sediakan pihak cafe untuk menghibur pengunjung yg datang. Ternyata di sana sudah ada sosok pria yg sudah bersiap menyanyikan sebuah lagu.
"Cowok yg ada di atas panggung itu maksud kamu?" tanya ku
"He'em" jawab nya dengan tak merubah arah pandangannya ke arah si cowok dan tak lupa dengan senyum dan mata berbinarnya,
"Segitunya buk natapnya, jangan lupa kedipin tuh mata ntar bintitan loh." godaku sambil tersenyum tipis
"Ishh kamu tuh nis, udah pesan aja apa aja yg kamu mau, aku pesenin juga, samain kayak punyamu." sahutnya
"Ok boss cantikk."
Petikan gitar mulai terdengar di susul dengan suara si penyanyi.
Di dalam sebuah cinta terdapat bahasa
yg mengalun indah mengisi jiwa
merindukan kita berdua
yg tak pernah bisa akan terlupa
Bila rindu ini masih milikmu
ku hadirkan sebuah tanya untuk mu
harus berapa lama aku menunggu mu
__ADS_1
aku menunggumu
Di dalam masa indah saat bersamamu
yg tak pernah bisa akan terlupa
pandangan matanya menghancurkan jiwa
dengan segenap rasa aku bertanya
bila rindu ini masih milikmu
ku hadirkan sebuah tanya untuk mu
harus berapa lama aku menunggumu
aku menunggumu
aku masih menunggu
Prokkprokkprokk
terdengar suara tepuk tangan dari beberappa pengunjung tak terkecuali tepuk tangan si dewi yg amat sangat heboh menurutku, dia tepuk tangan sambil berdiri dari duduknya dan bersorak ria, aku hanya bisa geleng² kepala melihat ke konyolan sahabatku itu
"Udah dew jangan lama² hebohnya, malu tuh di liatin orang." ujarku sambil menarik tangannya untuk duduk.
"Ahh cowok itu makin buat aku terpesona dehh, udah keren, suaranya merdu, tampan lagi." sahutnya
__ADS_1
"Lebayy, emang kamu kenal.?" tanyaku sambil meminum orange juice yg udah ku pesan tadi.
"Iya, dia kakak kelas aku sekaligus idola sekolah." jawab nya.
"Ohhh" sahutku sambil manggut².
Tak lama kemudian cowok itu berjalan kearah meja di ssamping mejaku,
"Hay kak david." sapa dewi sambil tersenyum saat cowok itu melewati mejaku, seketika itu pula dia menghentikann langkahnya sembari tersenyum membalas sapaan Dewi.
"Hay dew, kamu disini? udah lama?" tanyanya
"Yahh lumayan sihh kak, dari sebelum kakak tampil."
"Ohh, ini siapa?" sahutnya sambil melirik ke arahku
"Ohh ya kakk kenalin dia temen aku" ujar Dewi sambil menarik tanganku untuk berdiri guna memperkenalkan diri,
"Nissa." sahutku sambil mengulurkan tangan, kita pun berbincang² hingga tak terasa senjapun tiba, perlahan mentari mulai menghilang seiring berjalannya waktu dan kitapun mengakhiri perbincangan itu, di perjalanan pulang akupun mulai membuka obrolan
"Ternyata temen kamu tuh asyik juga yah dew, aku sampek sakit perut karna kebanyakan ngakak, pokoknya kocak abiss deh." sahut ku
"Itu lah yg aku suka darinya nis, terlalu banyak nilai plus yg melekat pada dia, by the way kalau aku sama dia gimana? cocok gak?" tanyanya
"Emmmm cocok mungkin." jawabku
"pokok nya harus cocok dan kamu mesti dukung aku"
"Ok lah asal mengarah kearah yg positive aja"
__ADS_1
flash back of~**TBC**
Jangan lupa tinggalin jejak yah guys, biar aku tambah semangat buat update,tekan tombol like dan isi kolom komen nya juga yah **