
Hari yang kutunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Aku sudah menunggu weekend day ini. Aku bangun sambil merentangkan kedua tangannya. "Tidurku cukup pulas malam ini." Kata ku sekali lagi saat melihat jarum jam yang sudah menunjukkan pukul 8 lewat 2 menit. "Tidur terlalu lama ternyata bisa membuat badanku pegal juga." Aku memegang pundak ku yang terasa pegal sambil memijatnya dengan pelan.
"Oh iya, aku ingin menanyakan lagi pada mereka berdua." Aku mengambil HP yang kebetulan ada di atas meja rias. Mencari nomor Sita dan Loly lalu menelpon mereka.
"Hai teman-teman," sapaku saat video call kami terhubung.
"Hai Din." Kata Sita
"Hai Dinda," Disusul Loly.
"Gimana rencana kita hari ini? Jadi kan?" Tanya ku pada mereka berdua.
"Iya jadi," Kata Loly.
"Jadi dong, orangtua ku izinin." Kata Sita, Loly ikut menganggukan kepala setuju seakan-akan mereka memiliki keberuntungan yang sama.
"Fix kalau gitu, Kira-kira jam berapa kita berangkat?"
"Gimana kalau jam 10.00 pagi ini. Kalau dihitung sekitar dua jam lagi dari sekarang."
"Sepakat... " Kami bertiga menjawab serempak.
"Aku akan menjemput kalian." Kataku.
"Eh teman-teman, sudah dulu ya, aku harus cepat selesaikan pekerjaanku."
"Sampai ketemu dua jam lagi, bye" Kami mengakhiri panggilan. Aku segera turun menyapa mama yang asik menonton berita di siaran TV
"Pagi ma,"
"Pagi sayang, tumben kamu sudah turun jam segini?"
"Ih mama, aku kan hari ini mau jalan-jalan sama teman-teman ku."
Selama liburan aku selalu kesiangan bangunnya. Kalau nggak jam 11 atau jam 12 siang paling lambat. Aku selalu bangun jam segitu karena nggak punya rencana ke mana-mana. Dan aku juga bosan kalau harus menunggu hari berakhir dengan cepat.
__ADS_1
"Ooh begitu, makanya kamu bangun jam segini. Emangnya kalian mau jalan-jalan ke mana?"
"Ada deh, ini rahasia."
"Kalian berangkat nya jam berapa?"
"Jam sepuluh ma."
Mama melihat jam tangannya.
"Ini sudah jam delapan lewat. Kenapa nggak sebentar sore saja?"
"Kalau kami jalan sekarang biar nggak kemalaman pulangnya mama. Kalau Entar sore terasa singkat."
"Oh gitu, ya sudah sebaiknya kamu makan dulu, tinggal kamu saja yang belum makan."
"Sipp ma, aku memang berencana buat makan. Papa sudah berangkat ma?"
"Sudah dari tadi,"
Aku berjalan ke meja makan, biar bisa mengisi full tenagaku untuk persiapan entar sore.
"Lipstik sudah, dompet, cermin mini, headset, handphone, oh iya yang paling penting kamera. Beres deh."
"Pakaian apa ya yang akan aku pakai hari ini?"
Aku menuju lemari pakaian untuk mencari gaun yang akan ku pakai dan mencoba satu persatu untuk memastikan mana yang paling terbaik untuk ku pakai hari ini. Setelah semua nya selesai aku berbaring sebentar. Kulihat jam menunjukan pukul 09.10, aku mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi. Kurang lebih 4 menitan aku berada di kamar mandi, setelah selesai aku keluar untuk berpakaian. Aku memakai pakaian yang telah menjadi pilihan ku. Aku mengamati penampilan ku di depan cermin.
"Lumayan.. " Puji ku pada diri sendiri.
Aku mengambil tas yang telah ku siapkan sebelumnya.
"Sekarang waktunya berangkat." Aku turun ke bawah dan menghampiri mama lagi.
"Cantik sekali anak mami. Sudah mau berangkat?"
__ADS_1
"Iya ma, kami janjiannya jam sepuluh berangkat."
"Emangnya kalian mau kemana?"
"Cuma ke taman hiburan aja kok ma, buat refresing otak. Lebih seru kalau jalannya sama mereka."
"Emangnya kamu berangkat sama siapa?"
"Sama pak Jodi ma,"
"Bukannya pak Jodi antar papamu ke kantor?"
"Iya sih ma, tapi tadi aku telepon papa minta izin suruh pak Jodi antar aku hari ini." Setelah selesai makan, sebelum membereskan barang-barang yang aku butuhkan untuk jalan-jalan, aku menelpon papa terlebih dahulu untuk meminta izin agar pak Jodi bisa mengantarku. Baru kami bicarakan orangnya nongol dari pintu.
"Pagi nyonya, pagi non. Apa mau berangkat sekarang No?"
"Iya pak, Ma aku jalan dulu ya." Aku mencium tangan mama lalu berjalan mengikuti pak Jodi menuju mobil. Kami menjemput Loly dan Sita dulu. Ternyata mereka dua sudah menunggu kedatangan kami. Kami melanjutkan perjalanan, di tengah perjalanan kami mendiskusikan tempat mana yang akan dikunjungi terlebih dahulu. Dan inilah daftar aktivitas kami.
1.Mengunjungi aquarium ancol
2.Perang binatang
3.Kereta misteri
4.Arum jeram
5.Kora-kora
6.Bianglala
7.Poci-poci
8.Niagara
Sebenarnya kami ingin mencoba semua wahana tetapi karena Loly teralu takut, dua wahana ekstrem terpaksa tidak di masukkan.
__ADS_1
Kami turun dari dalam mobil setelah tiba di tempat tujuan kami itu.
Pak Jodi kembali ke kantor tetapi sebelum itu aku memintanya untuk menjemput kami kembali sekitar pukul 7 malam atau lebih tepatnya di saat aku menelpon.