Menikah Demi Balas Dendam

Menikah Demi Balas Dendam
Bab 12 Menikah demi balas dendam


__ADS_3

Benazir terlihat sangat cantik dan tidak ada satu gadispun yang bisa menandingi kecantikannya hari ini.


Dia duduk bersanding dengan Pangeran Aslan. Sang putra mahkota yang suatu hari nanti akan menduduki tahta menggantikan ibunya.


"Sudah ku bilang, pilihanku tidak salah. Selamat untukmu pangeran," kata Ibunya berbisik disamping putranya ketika acara itu berlangsung.


"Andaikan aku putra mahkota dan bukan putra seorang selir, maka sudah pasti aku sangat bahagia hari ini. Mempunyai istri secantik Benazir. Tidak akan aku biarkan dia keluar kamar selama tujuh hari tujuh malam..." kata Pangeran Edric berbisik lirih.


"Jika kau sekuat Pangeran Aslan kau bisa memiliki gadis itu. Kalahkan dia dan rebut tahtanya," bisik ibunya yang berdiri disampingnya yang tidak lain adalah selir Raja Ahmet.


"Ibu meremehkan ku?"


"Kau tidak pernah menunjukkan kemampuanmu. Kau diam saja dan hanya menjadi penonton di istana ini. Kau punya kesempatan yang sama dengannya. Kau hanya membiarkan otakmu tidak bekerja selama ini. Seandainya kau secerdik dirinya dan kau punya pasukan, bukan tidak mungkin gadis itu akan berpindah ke tanganmu,"


Pangeran Edric menatap marah dan hatinya terbakar. Ibunya sudah membangkitkan sifat macan dalam dirinya yang selama ini tidur.


"Baiklah. Jika ibu ingin aku merebut tahta Ratu Safiya. Akan aku lakukan segala cara untuk gadis itu," kata Pangeran Edric tersenyum sinis.


"Itulah yang aku harapkan sejak lama. Jika kau bersikap seperti ini, maka aku yakin kau adalah putraku,"

__ADS_1


Sang ibu tertawa senang karena telah membangkitkan sifat ambisi dalam hati putranya.


"Bagus.... sekarang kau hanya harus mencari koalisi dan sekutu. Cari dan kumpulkan orang yang tidak sejalan dengan kebijakan Ratu Safiya. Termasuk gadis yang sekarang berada dalam tahanan. Dia hadis yang cerdik. Manfaatkan dia, kau akan mendapatkan keuntungan dari kelicikannya,"


*


*


Benazir terpaksa tersenyum ketika Pangeran Aslan menyuapkan kue yang manis ke mulutnya.


Setelah itu mereka menari bersama di saksikan para tamu.


Lalu mereka saling bertatapan dengan mesra dan saling bergandengan tangan.


Keluh Benazir ketika dia merasa risih di peluk oleh Pangeran Aslan.


Ternyata kau begitu cantik dan aku terpesona oleh kecantikan mu. Meskipun kau beracun dan berbisa. Aku akui, aku bersedia meminum racun demi mengecap madumu.


Ratu Safiya tersenyum bahagia. Dia melihat sang pangeran tidak sekejap pun berpaling dari kecantikan Benazir.

__ADS_1


"Akhirnya aku melihat putraku menikah dan tidak lama lagi aku akan mendapatkan cucu darinya,"


Ratu Safiya bergumam dalam hati.


Pangeran Alsan terus menatap Benazir dari samping. Benazir menoleh dan seketika mata mereka beradu pandang.


Sesaat Benazir terpaku, namun segera sadar akan tujuannya. Aku menikah demi menghancurkanmu juga ibumu. Kata Benazir menatap tajam manik mata suaminya.


Aku beruntung kau adalah istriku. Aku mabuk kepayang karena kecantikan mu. Sang Pangeran hari ini dibuat mabuk kepayang oleh kecantikan Benazir. Dia lupa siapa Benazir. Gadis yang dia curigai sebagai mata-mata.


Ikatan ini hanyalah formalitas. Aku tidak akan lama menjadi istrimu. Janji Benazir dalam hati. Ikatan ini hanyalah cara untuk balas dendam.


Aku akan hidup dalam cinta dan mati dalam cinta. Semua kata seakan menjadi puisi dalam hati pangeran Aslan yang kebenciannya telah berubah menjadi cinta ketika menyadari betapa cantiknya Benazir. Dia berbeda dengan gadis pada umumnya. Tidak ada gadis yang bisa menandingi pesonanya.


Malam ini juga, aku akan melakukan rencana pertama. Benazir ingin segera menjalankan aksinya malam ini setelah acara pernikahan selesai.


Malam ini akan menjadi malam terindah sepanjang hidupku. Pangeran Aslan tidak sabar menunggu Bulan menampakkan diri dan menjadi saksi malam pengantin yang akan membuatnya terbang ke surga.


Kau akan mati ditangan ku. Benazir berkata dengan penuh percaya diri jika malam ini dia akan menghabisi suaminya sendiri.

__ADS_1


Aku akan mati karena cinta atau racunmu. Kali ini sang pangeran benar-benar lupa diri.


Mereka hanya saling bertatapan tanpa berbicara. Hati mereka berbicara dan mulut mereka membisu.


__ADS_2