
Pagi hari,Dhinie membuka matanya sebelum William....
Dia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi....Setelah 1 jam berada di kamar mandi,Dia keluar dan mengenakan sebuah Dress berwarna Biru laut yang sangat simple dan nyaman.
Di tempat kasur William memperhatikan tingkah DHINIE...
"sangat manis".batin William
William akhirnya menghampiri Dhinie yang sedang menata rambutnya...
William membantu Dhinie menyisir,dan mengikat rambut Dhinie ke belakang.
Dhini terkejut dengan kedatangan William.
Di baliknya badan Dhinie,dan mereka pun sudah saling berhadapan..
William mengeluarkan kotak berwarna biru,dan berlutut sambil memegangi kotak tersebut.......
"Sayang...Maukah kau menikah denganku....!!!"
Dhinie terkejut,bukankah aku istrinya??
Tetapi mengapa dia malah ingin menikahiku??
Dan bayangan yang ada di ingatanku!!!!
Oh tuhan apa yang terjadi denganku...!!!
pikiran dhinie pun melayang,,,,dia mulai memegangi kepalanya....
William tau,kalo Dhinie kesakitan.
Akhirnya dia membawa dhinie ke sofa,dan mendudukkannya.
William mengambil obat Dhinie yang terletak di meja samping tempat tidurnya..
Dia memasukan kotak biru tersebut kembali ke kantong celananya.
"Minumlah...!!
Dia memberikan segelas Air putih dan obatnya..
Dhinie meminumnya.....
Setelah 10 menit,kepala Dhinie pun terasa enakan...
William selalu menemani dhinie di sampingnya,memeluknya agar dhinie merasa nyaman...
Tiba-tiba dhinie,berbicara
"Apakah kita belum menikah sayang......??"
Tapi kenapa di ingatanku,aku sedang berdiri di pelaminan bersama seorang pria...????
DEGG.......
Apakah ingatannya sudah pulih????
Batinnya bergejolak,Ingin dia menceritakan semuannya... Antara kEBENARAN atau KEBOHONGAN...
Tapi di hati kecilnya dia sangat takut kehilangan wanita tersebut...
Akhirnya,William melepaskan pelukannya...
Sambil menatap pujaannya diapun bercerita....
Maafkan aku sayang,aku memang yang telah menolongmu 2 tahun yang lalu,saat kecelakaan yang menimpamu...
Saat itu aku putuskan akan merawatmu,menjagamu dan akhirnya aku membawamu ke negara ini....
"Aku berterima kasih padamu karena kau telah sadar dari tidur panjangmu sayang?"
Jujur,selama merawatmu .Aku mulai jatuh cinta padamu,,,dan sampai saat ini...
Aku ingin menikahimu???
Aku tau,aku tak pantas seperti ini.
Tapi,aku sudah jatuh hati...
William menceritakan semuannya,tanpa ada yang di kurangi.....
Tetapi dia tidak menceritakan tentang Angga,suami Dhinie sebelumnya...
Dhinie tercengang dengan cerita William ..
Dia sangat sedih,tak terasa air matanya jatuh,membasahi ke dua pipinya..
Tangan William langsung menyeka air mata tersebut dan memeluk Dhinie...
Dhinie menangis kencang,dan membasahi pakaian William...
William menepuk nepuk pundak dhinie,seakan menenangkan gadis tersebut..
"Sayang....tenang lah,aku tidak akan memaksamu.Aku akan menunggu jawabanmu?
Di pelukan William, Dhinie berfikir...
Kalo aku menolaknya,apakah aku begitu kejam padanya????
Sedangkan dia yang sudah menyelamatkanku dan merawatku selama 2 tahun ini????
__ADS_1
Tapi,kalo aku menerimanya???
Aku belum mengenal William saat ini!!!!
Apakah aku bisa mencintainya????
Aku tidak menginginkan kebahagiaanku,karena aku harus balas Budi padanya,karena dia sudah menolongku...
William tau,apa yang di pikirkan dhinie...
Tiba_tiba William melepaskan pelukannya...dan ingin beranjak pergi...
Tapi,tangan Dhinie menariknya...
"Aku akan menerimamu,Aku akan mencoba mencintaimu....!!!!"
Tapi tolong,beri aku waktu.....Agar aku menerimamu dengan tulus.....
William tak percaya dengan kata-kata di hadapannya....
Masih dengan menatap dhinie,William berkata pada nya...
"Apa kau serius......!!"
Dhinie menganggukkan kepalanya...
Dengan senyum di bibirnya,William akhirnya mendekati dhinie dan langsung mencium bibir dhinie dengan lembut dan mesra...
Dhinie pun akhirnya membalas ciuman William,,,,
"Sayang...terima kasih atas jawabanmu..?"
Aku akan membuatmu Bahagia sebagai NYONYA WIlLiAM stone dan kita akan menikah secepatnya...
_______
William mengajak dhinie turun untuk sarapan dan menemui Zoya juga BAra di ruang makan.
William terus menggenggam tangan dhinie..
Zoya sudah di meja makan,dia makan duluan karena sangat lapar...
Dia tidak peduli kepada kakaknya,dia sangat marah karena semalam,kakaknya tidak menemani dia makan.
Hanya bara yang menemani,...
Bara pun langsung menyusul Zoya,dia tau kalo adik Bos nya sangat marah atas kejadian semalam...
Bara pun makan di meja yang sama dengan Zoya..
Tapi,entah mengapa Zoya tersedak dan terbatuk...
Sambil tangannya menunjuk ke arah depan,Zoya ingin berbicara pada bara..
Cuma sepertinya pita suaranya seperti terkunci...
"Ada apa"...!!!!!
Apa yang kau lihat......!!!
Bara menepuk pundak Zoya...
Akhirnya mata bara pun melihat kedepan....
Di melihat William menggenggam tangan Dhinie menuju meja makan...
William menggeser kursi dan mempersilakan dhinie untuk duduk,sedangkan Willian duduk di samping nya,dia tidak melepaskan tangan Dhinie sedikitpun....
"ayo makan.....????
baiklah.......jawab dhinie
"Kenapa kalian malah bengong.....!!"
"lanjutkan makan kalian.......!!!"Bentak William kepada Zoya maupun bara.
Karena mereka sangat terkejut melihat William dan dhinie.
Bara pun melanjutkan makannya,tanpa terkecuali ZOYA
Akhirnya mereka makan berempat tanpa suatu kata apapun..Diam membisu
Setelah selesai,William mengajak mereka ke ruang santai...
Zoya dan Bara mengikuti mereka dari belakang ....
sambil duduk santai,William masih menggenggam tangan Dhinie...
Zoya pun sangat memperhatikan kelakuan kakaknya...
"tidak seperti biasanya kakak membawa wanita..!!!"
"Siapa wanita itu...???"batin Zoya
(Zoya sangat mengetahui kepribadian kakaknya,kakaknya begitu menghindari wanita,semenjak William di khianati oleh kekasihnya,kakaknya menjadi Trauma dan dia sangat begitu dingin dan sadis)
Tapi ini........????
Mengapa kakak bisa berubah,karena wanita ini...?Apa istimewanya dengan wanita tersebut???
Dia bisa membuat kakakku tersenyum....
__ADS_1
Zoya masih membatin tentang kakaknya...
kalo wanita ini bisa membahagiakan kakak,aku akan sangat menyukainya....
Senyum Zoya pun mengembang.....
William pun membuka pembicaraannya...
"Dhinie...kenalkan Dia adikku Zoya..!!!!
Kau bisa memanggilnya Zoya,dia akan menjadi adik iparmu...
Dhinie tersenyum,dan mengulurkan tangannya dan menjabat tangan ZoYa.
Zoya pun menerima uluran tangan Dhinie..
"hai...kakak ,aku Zoya..."
Senang bisa mengenalmu.....???
Dan laki-laki ini adalah seketaris dan merangkap sebagai Asistenku...
"BARA"
Kalau kau butuh apa-apa cari Bara...!!!!
Bara pun langsung mengulurkan tangannya
"Selamat datang Nyonya,saya akan siap membantu anda kapan pun ....??"
Setelah mereka berkenalan satu sama lain...Akhirnya mereka mengobrol panjang lebar..
William memberi tahu rencana pernikahannya dengan Dhinie,semuanya terkejut.
Tapi,mereka memahami William..
Zoya pun sangat senang tentang kabar kalo kakaknya akan menikah..
BaRa pun sangat setuju dengan Bos nya.
Dan akhirnya mereka sepakat,kalo William akan menikah dengan sangat sederhana ...
Dan saat William menyuruh JENo ke catatan sipil,JENo hanya mendaftarkannya.
Karena William yakin,jika dhinie setuju menikah dengannya,dia cuma akan meminta tanda tangan dari mempelai wanita..
Karena sebelumya William sudah menandatangani kertas dari catatan sipil...
(Di kantor catatan sipil,pegawai di sana bengong,karena JENo meminta di buatkan akte nikah.Tapi mempelai pria maupun wanitanya tidak datang,hanya JENo sebagai saksinya.Akte nya pun masih di kantor tersebut...karena menunggu tanda tangan pengantinnya.Sebenarnya dari pihak kantor catatan sipil tidak setuju dengan apa yang di rencanakan William.
Tapi,Karena keyakinan William yang begitu kuat,akhirnya mereka menyetujuinya,dengan syarat William akan menikah dalam waktu seminggu)
Dan akhirnya impian William untuk memiliki Dhinie pun terwujud.
Dia tidak memikirkan dengan status Dhinie yang sudah menikah.
karena setahu William suatu pernikahan akan batal kalau suami dhinie dulu tidak memberi nafkah lahir atau batin..
Walaupun dia tahu,semua ini bukan rencananya.
Tapi rencana TUHAN yang mempertemukan nya dengan DHINiE..
Bara dan Zoya langsung mempersiapkan semuanya,karena William akan menikah,kurang lebih seminggu lagi...
Dhinie pun ,tersenyum mengetahui kalo dia akan menikah.
tapi di dalam hatinya,dia terus bertanya???
"apakah aku bisa mencintainya....????
Dhinie melamun...Tanpa sadar William memegang bahu dhinie dan mempereratnya dan menarik dhinie dalam dekapannya...
Zoya senang kakaknya sudah mulai tersenyum lagi....
Setelah pembicaraan di ruang santai,Zoya pun mengajak Dhinie ke kamarnya...
Mereka langsung ke atas menuju kamar Zoya.
Dan terus mengobrol di dalam kamar tersebut
William menyuruh Bara masuk keruang kerjanya....
"BaRA....Bagaimana Tentang Margareth???"
Apa dia membenciku,karena aku membatalkan makan malam dengannya???
Dia begitu marah tuan,sampai-sampai dia mengamuk di restoran,Dia mencaci maki...
Tapi,aku dengar saat ini Dia sedang di INDONESIA...
Aku tidak tau apa yang dia lakukan di sana...????
"apa perlu saya mencari tau soal Margareth..."???
"Jangan........!!!,biarkan saja dia menjahuiku....!!!"
Aku sudah jijik dengan wanita j***Ng itu.
Aku tidak ingin acara pernikahanku gagal gara-gara ulah dia....tegas William berkata
"baik tuan...."??
__ADS_1