
Malam itu,setelah keluar dari kediaman William dan Dhinie.
Angga melajukan mobilnya menyusuri jalanan yang sepi menuju hotel.
Di perjalanan dia masih mengingat percakapannya dengan Dhinie.
Dia membanting tangannya ke stir kemudi mobilnya.
Dia begitu kesal dan ingin marah kepada mantan istrinya tersebut.
Dengan mudahnya Dhinie memberikan kata kata selamat atas pernikahannya dengan Anna,dan menyarankan agar Angga harus hidup lebih baik dengan Anna.
Angga tidak menyesal dengan pernikahannya.
Tapi,dia marah kepada mantan istrinya,begitu mudah Dhinie melupakan kebersamaannya dulu.
Mobil pun sampai di parkiran hotel,di mana Anna sudah menunggu kehadiran suaminya di kamar.
Anna yakin bahwa Angga tidak akan meninggalkannya.
Dia percaya dengan kata kata suaminya saat di pelaminan.
Walaupun hati kecilnya berkata tak rela,suaminya menemui Dhinieππππ
Angga memarkirkan mobilnya,keluar dan menaiki lift menuju kamarnya.
Angga berjalan menuju lorong,sambil melonggarkan dasi yang menempel di lehernya.
Sesampainya dia di pintu kamar,Angga mengetuk pintu kamar tersebut.
Dilihatnya Anna membukakan pintu tersebut.
Angga memasuki kamar di ikuti Anna, Anna melepaskan jas dan sepatu yang di pakai Angga.
__ADS_1
"Mandi dulu MZ...nanti aku siapin air panas...Seru Anna"
Sebelum Anna melangkahkan kakinya ke kamar mandi,tangan Angga langsung meraih tangan Anna.
Dan tanpa aba aba lagi, Anna langsung terduduk di paha Angga.
Jantung Anna berdetak dengan kencang ,melihat wajah Angga yang berada di depannya.
Tangan Anna melingkar di leher Angga,dan tanpa di perintah oleh suaminya, Anna tahu apa yang harus di lakukannya.
Malam ini merupakan malam pertamanya dengan Angga,dia tidak ingin mengecewakan suaminya malam ini.
Angga yang hasrat nya sudah tak tertahan selama di perjalanan,tanpa basa basi langsung mencumbui istrinya.
Dalam bayangannya,Angga sedang bercinta dengan Dhinie,sampai klimaks pun Angga terus menyebut nama mantan istrinya tersebut.Entah sudah berapa ronde malam ini Angga menghentakkan pusakannya.
Anna yang sedang di cumbui suaminya pun hanya menangis,tanpa sadar Angga terus menyebut nama dhinie,.
Setelah selesai melakukan ritualnya,Angga langsung tertidur di samping Anna.
β β β β β β β β β β β β β β β β
Pagi ini Angga bangun lebih awal,dia ingin kembali ke Jakarta untuk mengurus perusahaannya.
kakinya turun dari ranjang,di lihatnya seorang wanita yang masih tertidur berselimut sampai ke leher,hanya kaki nya yang mungil yang terlihat.
Dia tersenyum sinis,,,,
"Ah...sepertinya Anna sangat kelelahan semalam....!"
Walaupun aku menjalankan kewajibanku sebagai seorang suami tadi malam,tapi bayangan Dhinie selalu menggangguku.
Aku ingin memilikinya..?
__ADS_1
Angga melewati Anna yang sedang tertidur dan menuju kamar mandi.
Angga merendamkan tubuhnya di dalam bathup,,,,
Dia masih memikirkan apa yang di ucapkan Dhinie.
Ada rasa tak rela di hatinya,walaupun dia sudah menikah dengan Anna.
sudah hampir satu jam Angga berbaring,diapun langsung beranjak menuju shower untuk membilas badannya yang tertutup buih sabun.
Setelah selesai Angga melilitkan handuknya setengah pinggang dan berjalan keluar.
Tampak Anna masih tertidur pulas.
Tanpa di sadari Anna,selimut yang menempelnya tersingkap, Angga pun melihat tubuh Anna yang Terbuka setengah.
Membuat hasrat bercinta Angga terbangun.
Angga pun menghampiri Anna yang masih tertidur,dan terus mencumbui dan memberikan kenikmatan menuju surga.
Dengan penuh lembut, Angga membawa Anna ke nirwana.
Pagi ini Angga begitu berbeda dari semalam.
Cara menyalurkan hasratnya juga sangat lembut, Anna pun menikmati permainan Angga.
Tanpa sadar mereka sudah melakukannya selama 3 jam dan Angga pun akhirnya terkulai lemas dan di raihlah kepala Anna di dada bidang Angga,dan mengecup kening istrinya.
"Makasih sayang.......?"
ππππππππππππππ
Orang tua Anna dan Angga,hari ini akan meninggalkan hotel.
__ADS_1
Mereka sengaja tidak membangunkan pasangan pengantin baru tersebut.
Mereka tau sepertinya pasangan yang sedang di mabuk cinta tersebut sedang terlelap tidur.