menikahi 2 pria

menikahi 2 pria
Hari yang di tunggu pun tiba


__ADS_3

Hari ini,adalah hari yang paling bahagia di mata Anna.


Bagaimana tidak,hari ini dia akan mengikat janji dengan Angga,calon suaminya.


Mata Anna begitu berbinar binar pagi ini.


Sebaliknya Angga saat ini malah begitu gelisah,dia malah tertidur pulas di kamarnya.


Sepertinya dia tidak begitu bersemangat.


Akad nikah akan di laksanakan sekitar jam 11 siang dan di lanjutkan resepsi kecil-kecilan.


ANNA dan ANGGA tidak mengundang banyak tamu.


Karena walaupun ini pernikahan yang pertama bagi Anna,tapi ini juga pernikahan ke dua buat Angga.


Mereka hanya mengundang beberapa kerabat dan saudara terdekat,juga sebagian karyawan di perusahaan Angga.


Dikamar, Anna sudah memoles wajahnya dengan make up. Dia begitu sangat cantik dan anggun dengan baju pengantinnya.


Orang tua Angga begitu antusias menyambut menantunya Anna.


Mereka mengirimkan make up artis untuk membantu Anna menghias wajahnya yang mungil.


Itu semua di lakukan orang tua Angga,agar di pernikahannya nanti.


Anna akan menjadi pusat perhatian para tamu tamu undangan nanti.


TOK....TOK...TOK...


Bunyi kamar Angga,pertanda ada orang di balik pintu kamarnya.


"Angga sayang...kamu sudah bangun nak....?"


Mamah Angga,terus mengetuk pintu.


Tapi tidak ada sahutan dari dalam kamar.


Penasaran,akhirnya mamah Angga mencoba membuka pintu kamar anaknya.


"ceklek" Pintu pun ter buka


Dilihatnya Angga masih tertidur pulas di ranjang kasurnya,dan masih mengenakan selimut.


Mamah Angga langsung menghampiri dan membangunkan Angga.


Di tariknya selimut yang menutupi tubuh Angga.


Mamahnya pun terus menggoyang goyangkan tubuh Angga.

__ADS_1


"Ini anak bukannya bangun,mandi malah masih tidur....!"Desah mamah Angga


"Apakah dia lupa kalo hari ini,adalah hari pernikahannya.......?"


"Angga bangun .....!" Bentak mamahnya


Hooooammmm.....


"Iya mamah,Angga bangun.......?"


Angga merenggangkan ke dua tangannya ke atas...dan berdiam diri sebentar.


Dilihat mamahnya sudah berada di samping pinggir ranjang Angga


"Lagian kan masih lama mamah....baru jam 8,dan terus Angga tidak serepot dan sesibuk Anna". Celoteh angga


"Angga kan cuma memakai kemeja dan jas kan mah....?" Angga langsung bangkit dan menuju kamar mandi.


"Oke....langsung siap-siap ya,dan jangan lupa sarapan....?" Mamah memberi perintah ke Angga.


"Oke mamah......!"


Mamah Angga pun langsung keluar kamar.


Di kamar mandi,angga membuka shower dan mandi dengan di hujani air dari kran.


Pikiran nya melayang,dia sangat ingin menemui Dhinie.


Hari ini aku menikah.........?


Semoga saja ada ke ajaiban di pernikahanku nanti,Batin Angga.....


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


Di kota J


Bara baru memasuki kamar hotel.


Merebahkan tubuhnya di kasur.


Badannya sudah terasa sakit karena semalaman dia begadang dengan saudaranya yang tinggal di kota J.


Meraka semalaman bermain kartu,melayani saudara dan temannya bermain.


Dia mengambil cuti 3 hari.


Tangannya langsung meraba raba di kasur mencari handphone nya.


Dia langsung melihat handphone nya.

__ADS_1


Banyak panggilan masuk dan SMS dari William.


Bara langsung menghubungi balik William.


Tapi sepertinya William tidak bisa di hubungi.


Dengan cekatan,Bara langsung menghubungi orang suruhannya yang mengikuti William sepanjang hari selama Bara tidak ada di sampingnya.


"Halo...ada berita apa,mengapa tuan William menghubungiku?"


Bara begitu kaget,mendengar informasi yang di berikan anak buahnya.


"Oke, Awasi terus tuan dan nyonya.."


"Satu jam lagi aku akan menyusul"


Bara langsung berkemas dan menghubungi keluarganya,bahwa dia akan kembali bekerja hari ini.


Dia langsung menghubungi manager hotel dan meminta sebuah heli untuk mengantarnya ke puncak.


Sepuluh menit menunggu,akhirnya heli pun datang di atas hotel tempat Bara menginap,dan Bara langsung menaikinya menuju tempat William.


Dia tidak ingin William mendapatkan masalah.


💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎


Di kamar hotel,dhinie sudah bersiap siap untuk menghadiri pernikahan Angga.


Dia memoleskan make up secara sederhana,tapi terlihat cantik .


William yang terduduk di sofa begitu memperhatikan Dhinie yang sedang berdandan.


William melangkah ke Dhinie,memegang pundak dan menyibakkan rambut istrinya.


Terlihat jenjang leher Dhinie,William langsung menghujani dhinie dengan ciuman mesra.


"Kau begitu cantik sayang,aku sangat mencintaimu.....?"


"Jangan pernah meninggalkanku sayang.....?"William masih menciumi leher dhinie


Dhinie yang terus mendapatkan serangan yang tiba tiba,langsung memutar posisi duduknya.


Langsung berhadapan dengan William.


Dan menyentuh pipi William,dan mendekatkan wajahnya ke William.


"Aku mencintaimu juga sayang,,,,dan aku janji tak akan meninggalkanmu.....!"


Akhirnya dhinie mencium bibir William dan William membalas ciuman istrinya.

__ADS_1


Merekapun akhirnya mengakhiri ciumannya.


__ADS_2