menikahi 2 pria

menikahi 2 pria
TEPUK TANGAN MARGARETH


__ADS_3

Jam 11 Akad pun akan segera di mulai.


Angga yang sudah rapi dengan memakai jas dan peci duduk di depan seorang penghulu dengan beberapa saksi dan tentunya sebagai wali nikah mereka,ayah Anna sudah duduk di depan Angga samping pak penghulu.


Sedangkan kursi di samping Angga masih terlihat kosong.


karena pengantin wanita menempati kamar di sebelah ruangan acara tersebut.


Acara pun di mulai,pak penghulu memberi pengarahan kepada Angga, Angga pun mengangguk tanda sudah paham.


Tangan Angga menjabat tangan ayah Anna,sebagai wali nikah.


Dan dengan satu tarikan nafas Angga mengucapkan ikrar pernikahannya.


Setelah mengucapkan ijab, semua tamu di ruangan mengucap kan "SAH".


Tepuk tangan pun riuh,pak penghulu membacakan doa.


Setelah selesai orang tua ku dan orang tua Anna menjemput istriku Anna yang sudah sah aku nikahi.


Aku melihat Anna berjalan menghampiriku.


Aku begitu takjub dengan kecantikan Anna.


Entah Anna begitu terlihat berbeda,bukan Anna seketaris ku dulu.


Setelah 2 tahun tidak melihat Anna sejak kejadian itu.


Dan dia kembali lagi,setelah mamahku menjodohkan kami.


Walaupun tadinya aku sangat membencinya ,karena mantan istriku mengetahui kami berselingkuh di ruangan kerjaku.


Pikiranku akhirnya melayang sampai peristiwa dulu.


Aku tersenyum sinis,dan menggerutu.


"Tuhan ...apakah ini hukumanku kepada dhinie istriku dulu...!"


"Aku akan menerimanya,dan aku akan berjanji tak akan menyakiti istriku....?"


Angga menyambut tangan Anna,dia mendudukan Anna di kursi sebelahnya.


Pak penghulu memberikan sebuah buku nikah ke mereka, Angga dan Anna langsung menanda tangani buku tersebut.


Setelah menanda tangani buku nikah.


Sepupu Anna membawakan sepasang cincin pernikahan kami.


Anna pun menyematkan cincin di jari Angga,Angga pun sama menyematkan cincin ke jari manis Anna.


Angga langsung mengecup dahi istrinya,dan Anna langsung mencium punggung tangan suaminya.


Disusul para juru foto yang langsung memotret kebersamaan mereka.


Acara pun berjalan dengan lancar,semua acara di lakukan mereka secara step by step.


Hingga akhirnya Sampai lah di ujung pesta,Angga dan Dhinie mempersilakan tamunya untuk menikmati makanan yang sudah di sediakan oleh panitia.


Para tamu pun langsung memberi ucapan ke pasangan penganting tersebut,dan langsung menikmati makanannya.


Di panggung pelaminan, Angga sibuk mencari seseorang yang di tunggunya.


Pandangan matanya tidak pernah lepas dari pintu masuk acara tersebut.


Setelah menunggu lama,akhirnya tatapan Angga mengarah ke sebuah wanita yang berjalan langsung ke pelaminan.


Dia begitu terkejut,mengetahui kalo wanita tersebut adalah MARGARETH.


Margareth melangkahkan kakinya ke pelaminan,dan terlihat dia di kawal oleh seorang bodyguard wanita.


Dia menyalamin orang tua Anna dan langsung menjabat tangan Angga juga memeluknya.


Anna yang di samping Angga,begitu risih melihat wanita tersebut.


Tapi Anna tidak bisa berbuat apa apa.


Dia tidak ingin acara pernikahannya kacau,gara gara dia cemburu dengan wanita tersebut.


Margareth memeluk Angga erat dan membisikan sesuatu.


"Apa kau tidak ingin melihat istrimu.....?"


"Istri yang telah kau lupakan selama 2 tahun ini...!"


Margareth langsung melepaskan pelukannya, Angga langsung terdiam terkejut.


"Apa yang di maksut dengan perkataan Margareth....!"


Angga langsung melepaskan pelukan dari Margareth dan mengucapkan terima kasih karena sudah datang ,menghadiri acara pernikahannya.


Pandangan para tamu pun heran dengan adegan yang di lakukan Margaret yang memeluk pengantin pria.

__ADS_1


Banyak yang berbisik bisik dan menggunjingkan Angga,dan bertanya apakah wanita tersebut adalah pacar dari Angga.


Orang tua Angga dan Anna pun begitu kaget dengan kedatangan tamu pernikahan anaknya.


Setelah selesai MARGARETH langsung menyalamin pengantin wanita dan memberikan selamat.


Margareth turun dari podium pelaminan dan menuju kursi VIP yang sudah di sediakan panitia.


Dia melihat Angga yang begitu terkejutnya dengan kata katanya.


Dia begitu senang,karena sebentar lagi dia akan memulai permainannya dan membalas dendam kepada William.


Angga masih terpana,dia terus melamun.


Dan Anna melihat seperti ada yang tidak beres.


Semenjak suaminya di peluk wanita tersebut,dia jadi begitu pendiam.


"Apa yang di rahasiakan mereka.....?"


"mungkin setelah acara ini selesai aku akan berbicara dengannya....!" Pikir Anna


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Dhinie dan William berjalan menuju ruangan ballroom pesta pernikahan Angga.


Dia begitu anggun memakai sebuah Dress panjang dengan belahan di belakangnya,sedangkan William dia memakai stelan jas yang sama dengan warna Dress istrinya.


William mengapit tangan Dhinie,mereka pelan berjalan ke ruangan tersebut.


Pintu pun terbuka oleh seorang pegawai.


Dhinie berjalan mengikuti langkah William,memasuki ruangan pesta.


Tampak sepasang pengantin yang masih berdiri menyalami para tamu.


Dhinie berjalan menuju podium,dan sampailah di kursi orang tua Anna.


Orang tua Anna yang tak mengenal dhinie dan william langsung menerima selamat dari mereka dan mempersilakan mencicipi hidangan di meja.


Dari jauh orang tua Angga begitu kaget dengan kedatangan seorang wanita yang mirip dengan mantan menantunya dulu.


Walupun sudah 2 tahun berlalu,tapi mereka tidak akan melupakan wajah mantan menantunya.


Cuma perbedaannya,wanita tersebut begitu tinggi semampai dan langsing.


Bagaikan bak seorang model profesional.


Mereka mengira wanita tersebut adalah Dhinie, menantu yang telah lama hilang karena kecelakaan.


(Kalo mereka tau itu benar....?Gimana ya reaksinya......πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”)


Apakah yang mereka lihat itu dhinie Wijayanto,anak dari seorang pewaris tunggal Arif Wijayanto.


Banyak tamu yang bengong,terkejut dan tersenyum kecu melihat nya.


Dan banyak yang terduduk lemas melihat istri dari William tersebut.


Dhinie langsung menghampiri Angga langsung mengucapkan selamat menempuh hidup baru.


Angga yang mendapatkan ucapan dari dhinie,langsung berterima kasih karena telah datang.


Tapi dalam hatinya dia ingin teriak,dan ingin menarik dhinie dalam pelukannya.


Tapi dia tau,karena William selalu mengekorinya di belakang.


Apa yang di katakan Margareth begitu terngiang di telinganya.


Tapi dia tidak bisa berbuat apa apa.


Karena semuannya sudah terlambat,dia sudah menjadi suami sah Anna.


Hanya sebentar Dhinie dan William menyapa Angga,dan langsung beranjak ke Anna.


Anna yang begitu kaget,langsung menyebut nama Dhinie.


"Dhinie.....apa benar ini kamu....?" Sambil memeluk Dhinie


"Kamu masih hidup....!"


Dhinie begitu kaget dengan kata kata ANNA.


Dhinie yang di peluk Anna,bingung dan penasaran kenapa istri Angga mengetahui namanya...?


Dhinie merasa dia tidak mengenal wanita tersebut.


Dan saat Anna memeluk,kepalanya terasa begitu pusing,tapi dia tahan.


Anna memeluk Dhinie lama dan menangis.


Air mata nya menetes di ke dua pipinya.

__ADS_1


Dia terus mengucapkan permintaan maafnya kepada dhinie dan dia merasa sangat bersalah.


Dhinie merasakan kepalanya begitu berat,dan sedikit sedikit ingatannya terlintas.


Dia melepaskan pelukannya...


"Apa kau mengenalku....?"Sambil memegang bahu Anna.


Anna menangis melihat wajah dhinie,dia bingung.


Mengapa wanita tersebut tidak mengenalnya


"Memang benar aku Dhinie,tapi aku tidak mengenalmu.....?"


Dhinie melihat William sebentar dan mengalihkan pandangannya ke Anna kembali.


William yang tahu memegang lengan istrinya,agar tidak terjatuh.


(william sadar,semua kejadian ini pasti akan terjadi.William sudah tahu resikonya,maka dia tidak akan mengelak dengan peristiwa yang terjadi hari ini)


William langsung mengangkat jarinya,memberikan kode ke pada Bara asistennya untuk tetap di tempat dia berdiri.


Bara pun langsung memberikan perintah kepada anak buahnya menggunakan earphone.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Flash back


Sebelum William dan Dhinie menghadiri resepsi pernikahan Angga.


Bara langsung menemui William di cafe.


Dia menceritakan semuanya,dan menyuruh Bara untuk mempersiapkan semuannya.


Kemungkinan besar dia akan kembali ke negara asalnya.


Bara langsung mempersiapkan semua kemauan William secara detail.


Bara langsung membawa anak buahnya,dan terus mengawasi Tuan dan nyonya nya hari ini di sebuah pesta.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Orang tua Angga langsung menghampiri dhinie dan memeluknya,mereka juga merasa bersalah.


Akhirnya adegan di podium penuh dengan keharuan dan tangisan.


Para tamu undangan pun di buat heran,dan William dia tidak bisa mengendalikan emosinya dan menarik tangan istrinya.


Dhinie melihat kejadian itu langsung menarik tubuhnya dan ingin meninggalkan podium.


Rasanya kepalanya berputar dan ingin jatuh di lantai.


William langsung menarik tubuh istrinya kepelukannya.


Margareth yang menyaksikan kejadian tersebut begitu senang.


Sepertinya rencananya berjalan mulus tanpa turut campur tangannya.


Dia berjalan ke arah William dan dhinie,bertepuk tangan denga gembira.


Prok..Prok....Prok...


Wah,adegan yang sungguh mengharukan....


William yang melihat kedatangan Margareth terkejut bukan main.


Dia tak menyangka akan bertemu Margareth di pernikahan Angga,Apa yang dia rencanakan sekarang.


William pun tak tau kalo, MARGARETH juga menghadiri pesta tersebut.


William masih menggandeng dhinie,walaupun dia tahu situasi macam apa ini.


"Kesayanganku William ,apa kau tidak memperkenalkan istrimu itu ke tuan Angga,yang juga dia istri dari Angga Pratama....!"


"Dan kau Angga,kenapa kau begitu bodoh dengan pernikahanmu ini......Apa kau akan melupakan istrimu dhinie atau kau akan meninggalkan istrimu yang baru kau nikahi.....!!!"


Apakah yang akan terjadi selanjutnya.......???


Angga yang akan menceraikan Anna istrinya


Dhinie yang ingatannya akan pulih kembali pada Angga.........


Atau William akan terus mempertahankan dhinie istrinya....???


Sejauh ini aku akan berfantasi,apa yang harus aku lakukan pada WIlLiAM, Dhinie, Angga juga ANNA....


Dan Margareth.....mungkinkah dia akan membusuk di balik teralis besi...


Hai...para pembacaku.....tetap setia ya...


jangan lupa LIK,COMENT,dan VOTE ya.....

__ADS_1


Aku tak akan pernah bosan mengingatkan kalian...karena tanpa kalian aku tak bisa apa apa.


__ADS_2