menikahi 2 pria

menikahi 2 pria
Firasat William


__ADS_3

Didalam perjalanan William membuka laptop dan memeriksa dokumen yang akan di kerjakan nanti.


Barra tampak memperhatikan tuannya.


"Tuan...kami sudah memperketat penjagaan untuk menjaga istri anda,selama anda pergi keluar kota ini...!"


"saya juga sudah memerintahkan kepada Joan untuk mengawasi gerak gerik tuan Angga...!"


"Dan , feelling anda benar...?"


"Tuan Angga sedang menuju ke sini.....!"


William berhenti membaca dan memperhatikan Barra.


"Awasi saja mereka,saya yakin Angga tidak akan berbuat macam macam!"


"Tapi,kalo dia berbuat lebih dari itu....?"


"kamu tau,apa yang harus kamu lakukan...!"


"Baik....tuan,saya mengerti!"


Sebenernya,semenjak William dan dhinie bertemu kembali dengan Angga.


Dan merasakan kalo mereka seperti di awasi,William begitu jeli akan maksut dan tujuan Angga.


Walaupun dia begitu mempercayai istrinya sepenuhnya.


Dan semalam sebelum keberangkatannya,dia memang sengaja melakukan perjalanan bisnis.


Dia akan mengamati Angga,dan menagih janji Angga,bahwa dia akan melupakan mantan istrinya.


Tapi,William begitu yakin,Angga tak akan melakukannya,karena dia tau....


Angga begitu sangat mencintai dhinie,dan pernikahannya dengan Anna .


hanya sebagai sebuah perjodohan orang tua mereka.


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Di dalam kamar utama,dhinie sedang menyusui putranya.


terdengar suara dari bawah,dan dhinie tau kalo itu pasti Zoya.


Zoya ,adik dari William yang sangat cantik dan manja kepada suaminya.


"Kakak ipar...........?" dengan kerasnya Zoya berteriak,tanpa tau kalo ponakannya sedang tertidur.


"hustttttt.........!" dhinie meletakan jari telunjuk di bibir nya.


"Jangan berteriak,Arfan sedang tidur!"

__ADS_1


Zoya pun mendekat,dan duduk di samping kakak iparnya.


Sambil merangkul dan memberikan kecupan di pipi,Zoya langsung mencium dan mencubit pipi Arfan.


Arfan pun merasa terganggu dan hampir terbangun.


dengan cekatan dhinie menimang putranya agar kembali tertidur,dan meletakan ke box bayi.


"zoyaaaaaa.......!"


"Kamu kebiasaan,jangan ganggu Arfan ....?"menegur Zoya adik iparnya


"Wah,,,,selamat kakakku yang cantik,akhirnya aku punya ponakan yang ganteng....?"


Sambil mengamati Arfan yang tertidur.


"Ayo....sarapan,pasti kamu lapar kan?"


Dhinie pun menarik tangan dan merangkul adik iparnya ke bawah untuk sarapan.


Di meja makan,mereka sarapan sambil berbicara dan Zoya pastinya akan cerita tentang perusahaan nya.


Dhinie yang mendengarnya pun ikut senang,kalo Zoya sekarang sudah bisa mandiri.


"kapan kamu akan membawa calon suami Zoya....?


"Kau sudah dewasa,saatnya kau menikah...?


Zoya yang langsung di beri pertanyaan seperti itu langsung menghentikan makannya.


dan menghembuskan nafas panjang.


"Kakak..... aku ga tau,tapi apakah orang itu akan mencintaiku juga????"


Zoya melanjutkan sarapannya,sambil mendengarkan nasehat2 dhinie.


"siapa laki laki itu,,,,apa dia masih teman kuliahmu,apa seorang klien?"


"kakak mu pasti akan setuju dengan pilihanmu...!"


"jangan takut,sekarang jaman emansipasi..!"


"Wanita boleh mengatakan perasaannya,kepada orang yang di sukainya...?"


"Aku dan kakak mu akan mendukungmu???"


"Siapa dia,,,,?apa kami mengenalnya.....?


Zoya bingung ingin menjawabnya.


tapi,memang dia mencintai orang itu.

__ADS_1


seandainya mereka tau sebenarnya bahwa aku menyukai seseorang,yang mereka kenal...?


"Zoya...kenapa kau diam???"


"ya sudah kalo kamu ga cerita,kakak tidak akan memaksa..?"


"cuma saran kakak,ungkapin perasaanmu sekarang,daripada nanti dia akan berpaling....?"


"Kakak...........!"sambil berteriak Zoya memanggil dhinie


Dhinie pun selesai sarapan,langsung pergi ke atas menemui putranya.


"ya sudah....selesaikan sarapan mu,aku akan ke atas...!


"Baik kakak,makasih atas sarannya....!"sambil memeluk kakak iparnya .


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Di dalam pesawat pribadinya,Angga sempat melamun.


Dia bingung,sesampai nya di negara K akan melakukan apa.


Walaupun dia memang mempunyai perusahaan di sana,tapi perusahaan nya sudah dia serahkan ke teman baiknya untuk di kelola.


Sepanjang perjalanan,Angga memikirkan bagaimana dia akan menemui dhinie, berbicara dengan nya walaupun sebentar.


Ada rasa rindu yang tak tertahan,rasanya ingin memeluk dhinie.


walaupun dia tau,itu semua mustahil.


setelah melakukan perjalanan jauh,akhirnya Angga menapaki kakinya ke negara K.


Tampak anak buah Angga ,menyambut kedatangannya.


"Selamat datang tuan Angga....semua keperluan anda sudah di siapkan.....!"


"Mobil anda berada di sana,silakan ikuti kami...!"


"terima kasih,,,,aku akan merepotkan kalian beberapa hari......?"


Angga memasuki mobil dan menuju sebuah hotel.


Dia masih bingung dengan keberadaannya sekarang.


apakah dhinie akan menerima kedatangannya.


Mobil bergerak begitu cepat,menembus mobil mobil yang lainnya.


Apakah dhinie akan menemui Angga???


apakah ini jebakan William terhadap Angga???

__ADS_1


__ADS_2