menikahi 2 pria

menikahi 2 pria
Awal kebahagian dhinie


__ADS_3

Setelah pesawat mendarat di negara K, William menggandeng Dhinie menuruni setiap anak tangga pesawat,William begitu posesif dengan keadaan istrinya sekarang.


Dhinie begitu terlihat senang karena kembali ke negara K,dia begitu sangat antusias dan terus merangkul lengan suaminya.


sedangkan BARa ,dia langsung memerintahkan sopirnya untuk membawa barang bawaan tuannya ke bagasi mobil.


William dan Dhinie langsung memasuki mobil,begitu juga BARA dan sopir pribadi William,mobilpun langsung melaju ke mansion william.


setelah 1 jam perjalanan,sampailah mereka di mansion william.


Mobil langsung di parkir ke lobi,yang langsung berhubungan dengan lift tempat william.


"TUAN.....sudah sampai,silakan istirahat,Besok pagi saya akan menemui anda di kantor...?"


"ok..!",William menjawab


Bara membuka pintu mobil,tapi dia melihat sepertinya William tidak ingin membangunkan istrinya yang sedang tertidur di lengannya.


"Apa perlu saya bantu tuan...?"


"Tidak usah,tolong bukakan saja pintu kamarku,aku akan menggendong istriku,aku tidak ingin mengganggu tidurnya yang lelap?"


William pun langsung menggendong Dhinie secara ala bridal,bara langsung menutup pintu dan mengikuti William menaiki lift ke atas.


Sesampainya di atas,bara membuka pintu kamar William.


Bara pun pamit undur diri,dan mempersilakan William untuk istirahat.Dan menutup pintu kamar William.


William langsung membaringkan istrinya di kasur yang sangat luas,dia begitu hati hati meletakan Dhinie.

__ADS_1


setelah membaringkan istrinya,William langsung ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,beberapa jam di pesawat membuat tubuhnya begitu lengket.


selesai mandi,William membawa tempat air dan handuk kecil.


Dilihatnya istrinya tertidur dengan pulasnya.


Dia menatap wajah juga menyibakkan anak rambut Dhinie ke belakang.


William membasuh tangan,tubuh juga kaki Dhinie,dia begitu sangat mencintai dhinie apalagi semenjak Dhinie mengandung anaknya,William begitu sangat profektif.


Dhinie yang tertidur,tak sadar kalo sekarang dia sudah berada di rumahnya.


Di dalam tidurnya dia sedang bermimpi,mimpi yang sangat menakutkan.


Di mimpi tersebut,dia melihat William yang bersimbah darah dan terkapar di jalanan sepi,sedangkan di arah yang lain,Angga mantan suaminya sedang mengarahkan sebuah pistol.


William yang di sampingnya langsung,memeluk Dhinie,dan menghujani ciuman di keningnya.


William juga kaget,mengapa istrinya berteriak.


setelah lama memeluk istrinya.


William memegang rahang dhinie dengan ke dua tangannya,dan menanyakan keadaan istrinya.


"Ada apa sayang...?kenapa kau berteriak...!"


"Apa kau bermimpi buruk....!"


Dhinie diam membisu

__ADS_1


"Apa perlu aku panggilkan dokter.....?"


William langsung mengambil handphone di meja samping balas,dan menghubungi dokter pribadinya,tapi tangannya langsung di cegah oleh Dhinie...


"Aku ga apa apa sayang....?" tersenyum terpaksa


"Aku hanya mimpi buruk....!" Dhinie mengelak


"Tapi kau begitu pucat sayang.....?"


"Aku tidak ingin terjadi apa apa dengan kau dan anakku...!"


"Sayang....?,dhinie merajuk


"Aku cuma mimpi buruk,dan aku hanya ingin tidur memelukmu sayang....?"


"Aku ga ingin jauh darimu...!"


Dhinie terus memeluk William,dan tertidur di dadanya.


William yang mengetahui Dhinie tertidur kembali, langsung membaringkan istrinya dan menarik selimut hingga leher ,dan mengecup kening istrinya dengan mesra.


William setelah meletakan kembali Dhinie,dia langsung mengambil hp nya dan menghubungi seorang dokter.


Setelah selesai menelepon,willim langsung menaiki ranjang dan tidur di samping istrinya sambil memeluk dengan mesra.


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Di tempat lain,seseorang sedang mengawasi rumah yang di tinggali William dan melaporkan semuanya ke seseorang.

__ADS_1


__ADS_2