Menikahi CEO Ian

Menikahi CEO Ian
Prolog


__ADS_3

Cahaya matahari menerobos masuk ke sebuah kamar mewah nan elegant seseorang. Ya seperti yang kalian pikirkan, inilah Ian seorang CEO di sebuah perusahaan ternama.


Sinar matahari yang masuk ke kamarnya membuat dirinya bangun untuk memulai aktivitas di pagi yang cerah. Ia pun segera beranjak dari tempat tidur untuk memulai aktivitasnya.


Selain itu, Ren yang bekerja sebagai seorang sekretaris Ian sudah menunggu di ruang kerja Ian untuk memberitahu jadwal yang harus ia lakukan hari ini, dan salah satu nya mengunjungi klien di sebuah cafe XXX.


Sementara itu, masih ada seseorang di tempat yang berbeda sudah beraktivitas sejak tadi. Seorang perempuan yang hebat nan tangguh bernama Anne, ia bekerja untuk melunasi hutang hutang keluarganya juga untuk bertahan hidup. Keluarganya yang bisa terbilang kurang mampu membuat dirinya tidak bisa bersekolah dengan benar. Dan inilah ia sekarang, bekerja sebagai pelayan di sebuah cafe yang jarang orang kunjungi.


Lanjut ke seorang siswa sekolah menengah pertama yang sudah bangun sedari tadi pagi untuk bersiap siap ke sekolah, ia adalah adik dari Anne. Selain suka menyendiri adiknya juga suka membaca buku sehingga beberapa kali ia dikatain sebagai kutu buku. Tapi ia tak memperdulikan itu semua,karena yang dipikirkannya hanyalah ia harus mendapatkan beasiswa agar tidak merepotkan kakaknya lagi.

__ADS_1


Sudah selesai perkenalannya, mari kita masuk ke ceritanya 😇


Di pagi hari yang cerah, masuklah cahaya matahari tanpa izin ke sebuah kamar yang terlihat mewah dan elegant. Cahaya itu membuat seorang pria tampan yang berstatus sebagai CEO itu terbangun dari tidur lelapnya. Ia yang terbangun pun langsung beranjak dari kasur untuk memulai aktivitas hariannya, ia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap siap untuk ke perusahaan.


Sementara di tempat yang lain, terlihatlah seorang gadis cantik sedang membersihkan meja meja di cafe tempat ia bekerja. Ia pun beristirahat dengan duduk sebentar, cafe itu memang jarang sekali ada pelanggan yang datang karena selain tempat nya yang tidak se terkenal cafe lainnya, juga karena terdapat di tempat yang jarang orang tinggali.


Disaat ia sedang melihat hpnya, ia tiba tiba saja mendapat pesan bahwa ada pelanggan yang me reservasi meja.


Dan beberapa menit kemudian, terlihatlah sebuah pelanggan dengan tampilan yang keren dan mempesona memasuki cafe tersebut.

__ADS_1


"Permisi, meja nomor 12 dimana ya? " tanya seseorang pada Anne yang sedang membersihkan meja.


"Apa kamu yang me reservasi meja nomor 12?" tanya Anne memastikan. Dan dijawab anggukan oleh pria tersebut. "Ini meja nomor 12 yang telah anda reservasi, harap anda merasa nyaman disini. " ucap Anne dengan ramah sambil mempersilahkan kedua pria tersebut duduk. Lalu ia pun pergi menyiapkan makanan untuk kedua pria tersebut.


"Bagaimana menurutmu cafe ini? " tanya pria yang bernama Ren.


"Tidak ku sangka ternyata kau mempunyai selera yang buruk. Dari banyaknya cafe disini, kau malah memilih cafe seperti ini. Kampungan. "


"Hei, walaupun begitu tapi ini adalah tempat yang cukup bagus menurutku walau tempatnya cukup jauh dari pusat kota. "

__ADS_1


Disaat mereka sedang berbicara tentang bisnis, Anne datang dan menyajikan makanan pada Ian dan Ren. Setelah menyajikan makanan di meja, Anne pun merasa jika ia sedang dilihat oleh Ian dengan tatapan dinginnya yang membuat Anne merasa merinding.


Bab 1 nya segini dulu ya,terimakasih yang sudah membaca sampai akhir. ditunggu ya kelanjutannya😇


__ADS_2