
Setelah beberapa menit dirinya pergi, ia pun kembali ke kamar dengan membawa seblak yang di inginkan istrinya.
"Nih seblak nya. "ucapnya sambil menyodorkan seblak yang ia beli. " Makasih suamiku" balas Anne dengan senyum mengembang.
Beberapa menit setelah makan Ian menyuruh istrinya untuk tidur dan Anne pun menuruti perintah dari suaminya tersebut.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Ke esokan paginya, Anne terbangun dengan rasa mual. Karena rasa mual tersebut tidak bisa di tahan akhirnya ia berlari ke kamar mandi dan membutuhkan isi perutnya. Tetapi, yang keluar hanyalah cairan bening.
Aku belum menstruasi bulan ini padahal tanggalnya udh lewat. Apa aku hamil ya?
Setelah berpikir itu, Anne langsung mencari test pack di lemari. Tidak lama mencari akhirnya ia menemukan barang yang ia cari tersebut.
Ia pun segera mencoba barang tersebut dan hasilnya adalah 2 garis. Sungguh terkejut dirinya melihat itu hingga tanpa sadar matanya berair.
A, aku hamil? Terimakasih Tuhan sudah memberi kepercayaan hingga engkau memberiku seorang anak.
Anne pun keluar dari kamar mandi dan sangat terkejut ketika melihat Ian berdiri di depan pintu kamar mandi sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
__ADS_1
Eh, yaampun bikin kaget aja sih.
"Apa kau baik baik saja? " tanya Ian perhatian walau suaranya terdengar seperti biasanya.
"Aku baik baik saja, kenapa kamu bangun sepagi ini? "
Ian yang diberi pertanyaan itu bukannya menjawab tetapi malah fokus pada tangan istrinya. "Apa yang kau sembunyikan? "
Ian bertanya sambil memicingkan matanya supaya bisa melihat apa yang dipegang oleh Anne. "Ini,"
Belum sempat dijawab tiba tiba tangan Ian bergerak dengan cepat memegang tangan Anne lalu melihat benda yang dipegang oleh istrinya tersebut. "Apa ini? Kenapa ada 2 garis disini? "
Anne pun mengangguk tanda bahwa ia hamil. Dan bisa dilihat berapa terkejutnya Ian mengetahui ini.
Tak berselang lama, tiba tiba Ian menarik Anne ke dalam dekapannya dan memeluknya dengan sangat dalam.
"Terimakasih sudah memberikan ku anak. Aku sangat mencintaimu lebih dari siapapun."
"Aku juga mencintaimu. "
__ADS_1
Setelah berpelukan cukup lama, Ian mengelus perut rata istrinya Anne.
----------------
Setelah kejadian tadi pagi buta, sepasang suami istri itu sekarang berada di dalam mobil. Mereka memutuskan untuk pergi ke rumah sakit untuk menemui dokter kandungan.
Setelah beberapa saat mereka bergerak akhirnya sampailah di rumah sakit dan mereka langsung berjalan masuk ke ruangan dokter kandungan.
"Selamat datang, apa yang bisa saya bantu? " tanya dokter kandungan ketika pintu terbuka.
"Aku mau mengecek istriku yang sedang hamil. "
"Baik silahkan duduk. " Setelah disuruh duduk oleh dokter tersebut, Ian duduk di tempat yang ditunjuk oleh si dokter sementara Anne berbaring di ranjang.
Dokter pun mengoleskan cairan keatas perut Anne lalu menggerakkan suatu benda hingga dapat terlihat sesuatu di dalam perutnya. Dan ternyata di dalam perut Anne terdapat sebuah janin yang masih kecil.
Dan yang terkejutnya janin itu bukan hanya 1 melainkan dua.
"Selamat ya pak bu, anak kalian kembar. Untuk jenis kelaminnya belum bisa dilihat sekarang. " Dokter tersebut juga menjelaskan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan Anne.
__ADS_1
"Baik, terimakasih. " Ian keluar setelah membayar pada dokter tersebut.