Menikahi CEO Ian

Menikahi CEO Ian
Kisah Lama


__ADS_3

"Heh! Kalian kok gangguin adik aku sih,mendingan kalian belajar aja deh daripada gangguin orang! "


Mereka yang mendengar suara pun langsung berhenti tertawa dan melihat ke arah Anne, mereka melihat Anne dari bawah hingga atas terlihat seperti orang yang baru pulang dari bekerja dan salah satu dari mereka pun mengatakan, "kau siapa? Jangan mencampuri urusan orang. " ucap si ketua geng.


"Aku adalah kakak dari orang yang kalian bully,mendingan kalian belajar aja biar sukses daripada gangguin anak orang! " ucap Anne tak senang atas pembullyan yang mereka lakukan pada adiknya.


"ck, orang sok asik! Dahlah pergi aja kita. " ucap ketua geng malas berjalan menabrak bahu Anne lalu pergi begitu saja.


"Kau baik baik saja kan? " tanya Anne pada adiknya yang bernama Loyce, nama panjangnya Dionne Loyce Amberly.


Loyce yang mendengar pertanyaan kakaknya mengangguk tanda bahwa ia baik baik saja. Setelah itu pun Anne berjalan ke tempat sampah dimana buku adiknya Loyce dilempar, ia mengambil buku itu dan mengembalikannya pada Loyce.


"Makasih kak. " ucap Loyce sembari mengambil buku yang diberikan Anne.

__ADS_1


Anne mengangguk dan mengajak adiknya untuk pulang. Anne dan Loyce pun pulang bersama dengan jalan kaki. "Kakak tidak bekerja? " tanya sang adik dijalan pada Anne.


"Sudah selesai. " jawab Anne santai yang dibalas dengan anggukan dari Loyce.


Setelah berjalan kaki sampai kerumah. Anne langsung mencuci tangan bersiap untuk memasak, dan Loyce pergi ke kamarnya untuk berganti baju dan membantu kakaknya.


Sejak adiknya berumur 7 tahun, ayah Anne tidak pernah terlihat lagi dan pergi dengan meninggalkan hutang yang sangat banyak. Dan ibunya mengurus Anne juga Loyce seorang diri ketika ayahnya tidak terlihat lagi. Setiap ditanya, ibunya selalu menjawab jika ayah mereka pergi bekerja dan tidak sempat untuk pulang.


Flashback 5 tahun lalu,


Anne pulang dari kerja, dengan membawa kue ulang tahun red velvet yang ia beli. Ia begitu bahagia selama perjalanan pulang, karena hari ini adalah hari ulang tahun ibunya yang ke 45 tahun.


"Ibu, lihat apa yang ku bawa. Aku membawa kue- " ucapan nya terhenti ketika melihat ibunya dilantai dengan keadaan pucat.

__ADS_1


"Ibu! " ucap Anne sambil berlari mendekati ibunya, ia bahkan tidak perduli kepada kue red velvet yang ia jatuhkan dilantai.


'Ibu bertahan bu, aku akan segera memanggil ambulans untuk ibu ' ucap Anne dalam hati sembari menelpon ambulans. Tetapi, takdir tidak dapat diubah, ibu mereka dinyatakan telah meninggal dunia. Di hari, tanggal, bulan dan tahun itu pun menjadi kenangan yang masih membekas di dalam pikiran Anne.


Flashback off


"kak, hari ini mau masak apa? " tanya Loyce pada sang kakak yaitu Anne. "Hmm, enaknya masak ayam goreng ga sih? " jawabnya sembari membayangkan ayam goreng yang akan mereka buat nanti.


"Wah boleh boleh, enak tuh kak. " balas sang adik dengan mata berbinar binar. Setelah itu, mereka pun memasak ayam goreng dengan bersama sama.


Beberapa menit kemudian, ayam goreng buatan mereka pun selesai. Anne mengambil piring dan menyajikan ayam goreng tersebut diatas meja dan Loyce duduk di kursi dengan rasa tak sabar ingin memakan masakan kakak nya.


Setelah selesai menyajikan ayam goreng, mereka pun makan bersama sama. Setelah makan, Loyce membersihkan piringnya dengan kakaknya, dan Anne pergi untuk membersihkan diri.

__ADS_1


__ADS_2