MENIKAHI SAUDARA ANGKAT

MENIKAHI SAUDARA ANGKAT
Obrolan Keduanya


__ADS_3

"Clarin adalah putri dari bi Yayan. Pelayan di rumah mereka. Bi Yayan bekerja di rumah paman Adnan selama belasan tahun, bahkan dua puluh tahunan pun sepertinya ada. Beliau menjadi pelayan di rumah itu dengan membawa putrinya, Clarin. Sebab bi Yayan seorang janda yang tidak bisa meninggalkan putrinya sendirian. Clarin iri dengan kehidupan Geya, setiap harinya mereka sering berebut mainan. Geya anak yang tumbuh dengan manja dan seorang ratu di rumah itu, sementara Clarin di takdirkan sebagai seorang anak dari pelayan yang ditinggal pergi oleh suaminya. Sampai akhirnya mereka dan aku yang juga tinggal di rumah tersebut tumbuh dewasa, Clarin memutuskan untuk pergi dari rumah itu dan bekerja menjadi seorang model majalah dewasa. Bahkan tak jarang dia juga menjual diri demi sejumlah uang. Beberapa waktu lalu dia kembali membawa kesombongan pada ibunya, jika ia pun bisa sukses dengan caranya sendiri. Dia malu memiliki ibu seorang pelayan seperti bi Yayan. Dan kebetulan dia bertemu denganmu, aku yakin pertama dia bertemu denganmu dia tidak tahu jika kau pria yang sedang dekat dengan Geya. Dan aku yakin panggilan video call Geya malam itu yang membuat Clarin mengambil kesempatan itu, melalui dirimu, dia menuntaskan misinya untuk membalaskan dendam pada Geya. Sebab dia wanita yang selalu iri dengan apa yang di miliki oleh Geya."


Ethan menceritakan dengan panjang lebar kali tinggi. Bara terus menyimak hingga membuat dirinya paham tentang kehidupan Geya yang berbanding terbalik dengannya. Jika Geya adalah anak yang di ratukan oleh kedua orang tuanya, apalah daya dirinya yang tidak pernah dirajakan. Andai ia bisa memilih, ia tidak ingin di lahirkan di antara kedua orang tuanya yang setiap hari ribut dan bertengkar oleh hal-hal sepele. Tapi ia salut pada kedua orang tuanya tidak pernah mengambil keputusan untuk cerai di setiap permasalahan yang terjadi. Keduanya terus memperbaiki kesalahan meski keesokan harinya muncul masalah baru.


"Geya pernah cerita padaku di saat pertemuan pertama kami di club, jika dia di paksa menikah oleh mama papa nya dengan seseorang yang ia bilang, maaf, 'anak pungut'. Itu kau?"


Ethan mengangguk membenarkan. "Iya, Geya menganggap kehadiranku di antara keluarganya membuat perhatian orang tuanya terbagi. Jadi dia menyebutku dengan sebutan itu. Aku juga benar-benar tidak tahu kenapa paman Adnan dan bibi Elin meminta hal itu pada Geya, aku pun kaget saat tidak sengaja mereka meminta hal itu pada Geya. Tidak ada persetujuanku sebelumnya. Mereka berpikir putri semata wayang mereka anak aman jika bersamaku."

__ADS_1


"Kau sendiri kau menikah dengan Geya?"


Pertanyaan Bara terdengat sensitif, tapi ia harus jujur juga.


"Paman Adnan dan bibi Elin sangat baik padaku. Jika aku di minta oleh mereka melakukan hal itu, aku siap. Tapi aku juga tidak mau jika Geya sendiri tidak mau melakukan hal itu. Itu tergantung keputusan Geya, aku juga meminta paman Adnan dan bibi Elin untuk tidak memaksa Geya."


Ethan diam beberapa saat usai mendengar kalimat yang di lontarkan oleh Bara. Untuk masalah perasaan, ia tidak perlu memberi tahu siapapun apa yang ia rasa.

__ADS_1


"Aku tidak akan seperti itu," sahut Ethan kemudian.


"Aku tahu Geya sangat kecewa padaku, tapi aku yakin suatu hari Geya akan pulih dan aku akan menunggu sampai hari itu tiba."


"Lalu bagaimana jika perasaannya sudah berubah?"


Pertanyaan Ethan membuat Bara speechless. Ia menatap pria di hadapannya tanpa mengeluarkan kata sepatah pun.

__ADS_1


_Bersambung_


__ADS_2