
Nevy tidak bisa berbuat apa apa dia hanya bisa pasrah. Para perias datang dan segera merias Nevy, setelah 30 menit akhirnya selesai juga.
Anjani menghampiri Nevy dan menuntunya turun untuk menuju aula pernikahan. Rivky melirik sebentar melihat kedatangan Nevy, dia lega karena Nevy setuju untuk menikah dengannya.
Ijab Qobul sudah dilaksanakan sekarang Nevy dan Rivky telah sah menjadi pasangan suami isteri. Anjani merasa lega karena pernikahan anaknya itu berhasil ya walaupun kecewa karena Allea yang tiba tiba membuat keputusan segila itu.
Anjani menghampiri anak dan menantunya "Nevy terimakasih karena kau bersedia menjadi menantuku", ujar Anjani dengan wajah bahagia.
" i-iya bu", jawab Nevy gugup. Acara telah selesai, semua tamu sudah pergi. Nevy sedang duduk di sofa dia merasa gugup saat itu memikirkan apa yg akan terjadi pada malam ini.
__ADS_1
Rivky pergi ke kamar tanpa mengajak Nevy. Didalam kamar Rivky merasa sangat rapuh dan tidak berdaya tenyata gadis yang ia cintai pergi begitu saja meninggalkannya di hari pernikahan. "Akkkhhhhh sialll!!!", jerit Rivky.
Kemudian ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah beberapa saat Nevy masuk ke kamar dan mendengar suara percikan air, " hufttttt sukurlah tuan ada di kamar mandi, sekarang apa yang harus aku lakukan? hah siall sekalii aku merasa gugup!!", ujar Nevy.
Sedari tadi Nevy sedang menunggu menunggu Rivky keluar dari kamar mandi, tapu dia merasa sangat kelelahan dan akhirnya dia tertidur di sofa.
tiga puluh menit kemudian Rivky keluar, dia melihat dan menghampiri Nevy yang sedang tertidur di atas sofa. " maafkan aku Nev karena aku sudah memutuskan ini sendiri tanpa bertanya terlebih dahulu kepadamu", ujarnya sambil membungkuk dan membelai wajah Nevy.
Nevy yang sedang tertidur dia bangun karena seperti mendengar suara tangisan, dia juga bingung kenapa ada di tempat tidur seingatnya tadi dia tidur di atas sofa.
__ADS_1
Nevy membalikkan badanya dan melihat Rivky sedang menatap langit langit sambil meneteskan air matanya. "tuan kau menangis?", tanya Nevy yang menyadarkan Rivky dari lamunannya.
Rivky menoleh dan menatap Nevy " Nev maafkan aku karna aku sudah membuat keputusan tanpa persetujuanmu", ujar Rivky.
"tuan aku memang merasa kecewa tapi aku juga bisa merasakan jika aku ada diposisimu pasti kau juga bingung bagaimana mengatasi sitiasi yang mendadak seperti ini, kau juga pasti tidak mau membuat para tamu kecewa. jadi, aku sudah menerimanya kau tidak usah meminta maaf aku baik baik saja", ucap Nevy yang menatap Rivky dengan tatapan intens dan menjelaskan kalau dia baik baik saja.
Rivky merasa sangat bersalah kepada Nevy. " Nev aku berjanji padamu, aku tidak akan menyakitimu dan aku juga akan berusaha semampuku agar membuatmu bahagia hidup bersamaku", ujar Rivky dengan meneteskan airmatanya kembali.
Nevy yang melihat Rivky menangis dia mengusap airmata pria itu dan berkata "tuan kau ini pria, kau harus kuat, kau tidak boleh rapuh seperti ini aku juga akan berusaha sebaik mungkin agar kau melupakan rasa sakit ini", ucap Nevy yang merasa sesak dihatinya saat melihat Rivky menangis.
__ADS_1
" terimakasih Nev", ujar Rivky, Nevy hanya menganggukan kepala dan tersenyum. Setelah beberapa saat akhirnya mereka tertidur dengan nyenyak.