My Innocent Girl

My Innocent Girl
bab 28 Sakit 2


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, Nevy terbangun dan menemukan suaminya yang masih setia memeluk dirinya sedari tadi malam.


Rasa bahagia, haru, dan juga senang bisa memiliki suami yang baik hati, tampan, dan kekar seperti Rivky.


"Mas.. kau tidak pergi ke kantor?", Nevy mengelus wajah suaminya dengan lembut.


" emmmhh", Rivky mencoba membuka matanya. "tidak sayang aku mengambil cuti hari ini", ujarnya dengan suara serak khas bangun tidur.


" ada apa? aku sudah baikan mas.. kau bisa bekerja hari ini aku baik baik saja",


"tidak sayang.. hari ini aku tidak akan pergi ke kantor titik!" Rivky semakin mempererat pelukannya pada Nevy.


"tapi mass..", sebelum katanya selesai Rivky langsung menyautnya.


" sssstttt... jangan membantah!" Nevy hanya tersenyum melihat kelakuan suaminya itu. Dia juga sangat bahagia karena mendapat perhatian dari Rivky.


Mereka kemudian melanjutkan tidurnya kembali sampai siang hari. Nevy meraba sebelahnya namun sudah tidak ada lagi Rivky disana.


Nevy melangkag keluar dari kamar dan menuju ke arah dapur, untuk melihat suaminya pasti sedang makan siang.


Dia menemukannya akan tetapi bukanlah sedang makan siang tapi sedang memasak sesuatu. Nevy menghampiri suaminya dan duduk di bangku meja makan.


"sayang, kenapa kau turun aku akan segera ke atas untuk membawakanmu bubur",


" tidak apa mas, aku merasa sesak dari kemarin berada di kamar terus."

__ADS_1


Rivky kemudian membawakan semangkuk bubur ke meja makan dan menyuap sesendok pada istrinya.


"enak?"


"huum.. enak mas, ini kamu yang masak mas?",


" iyaa.." ucapnya dan sesekali menyuapi Nevy kembali.


"waah waahh.. ternyata suamiku yang tampan ini bisa masak juga yaa..", pujinya pada suaminya.


" itu karena aku pernah belajar masak bersama Lea,"


deg!!!!!


"aku kenyang", Nevy meninggalkan meja makan dan menuju ke kamarnya lagi.


"sayang ini baru tiga suapan kenapa kau sudah kenyang. Sedari kemarin kau belum makan", Rivky mengejar Nevy yang terus saja berjalan. Rivky membawa buburnya ke atas untuk membuat Nevy memakannya.


" sayang.. ayolah aku suapi lagi yaa.." bujuknya pada Nevy.


"tidak aku kenyang",


Raut wajah masam Nevy membuatnya bingung. Dia tidak menyadari kalau ucapanya tadi membuat suasana hati Nevy menjadi berubah.


" sayang maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk berkata seperti itu. Aku hanya menjawab jujur pertanyaanmu itu",

__ADS_1


Setelah berfikir keras akhirnya dia menyadari kalau Nevy berubah karena ucapannya tadi. Akhirnya Rivky meminta maaf pada Nevy.


Nevy menjadi luluh setelah medapat penjelasan dari Rivky. Dia memang tidak bisa mendiamkan sumai yang sangat dicintainya itu, dan kembali memakan buburnya sampai habis.


Mereka sudah mandi dan sedang menonton televisi di ruang keluarga, sedari tadi Nevy tidak melepas pelukannya dan masih saja bergelayut manja didada suaminya itu.


"mass.. aku pengen jalan jalan", ucapnya dengan manja.


" sayang kamu kan sedang sakit",


"maka dari itu ajak aku jalan jalan supaya aku kembali segar", bujuknya.


" baiklah tapi di sekitar sini saja yaa",


"tidak masalah", Nevy mengembangkan senyumannya setelah mendapat jawaban dari Rivky.


Mereka keluar rumah dan Rivky pergi ke garasi untuk mengambil mobilnya, tapi Nevy menahannya.


" kau mau kemana mas",


"aku mau ambil mobil sayang",


" tidakk!! jangan pakai mobil aku pengen jalan kaki..", ujarnya.


"apa!!!" Rivky terkejut mendengar permintaan istrinya. Pergi ke taman dengan jalan kaki membutuhkan waktu sekitar 15 menit lebih. sedangkan jika mengendarai mobil paling juga butuh waktu lima menit.

__ADS_1


__ADS_2