
Dua hari sudah terlewat semenjak lamaran, persiapan pernikahan sudah seratus persen. Hari ini adalah hari dimana Rivky, Allea dan juga seluruh keluarga bahagia karen besok adalah acara pernikahannya.
Semua orang sibuk dengan tugas masing masing. Allea dan Rivky sedang memilih gaun pengantin yang cocok untuknya, dia ditemani oleh Nevy dan juga Anjani.
Anjani memang sengaja mengajak Nevy karena ia ingin memberikan sesuatu untuk dipakai Nevy ke acara pernikahan puteranya itu.
Allea sedang mecoba beberapa gaun, setelah 30 menit memilih akhirnya dia menemukan yang cocok untuknya. Begitu juga dengan Rivky setelah sekian lama memilih dia juga sudah menemukan yang cocok dan senada untuknya dan Allea.
Anjani menunjukan gaun pesta pernikahan untuk Nevy "Nev ini kyaknya cocok deh buat kamu warnanya kalem, modelnya sederhana tapi tetap terlihat elegan", ujarnya sambil menyerahkan gaun itu untuk dicoba oleh Nevy.
" tapi bu Anjani ini tidak perlu aku sudah mempunyai pakaian yang akan aku pakai nanti di pesta", ucapnya dengan rasa malu.
"Ayolah Nev coba dulu aja", ucapnya meyakinkan Nevy. " baiklah bu, sebentar ya", jawab Nevy. Diapun pergi ke ruang ganti, setelah beberapa saat ia keluar dari ruangan itu dan menunjukkan kepada Anjani.
"waahhh cocok sekalii Nev, kamu terlihat sangat cantik", ujar Anjani memuji Nevy. " tapi bu aku..", Rivky memotong pembicaraan mereka "pakailah itu kau terlihat cantik dengan gaun itu", ujar Rivky yang juga memuji Nevy.
OMG! apa dia bilang tadi?aku cantik? yaampun bisa bisa aku pingsan ini kalo dipuji sama tuan Rivky, gumam Nevy dengan raut wajah yang memerah karena malu.
__ADS_1
" iyaa Nev, bener apa ya dikatakan Key kau cocok menggunakan gaun itu, terima saja anggap itu hadiah", sela Allea meyakinkan Nevy agar menerima pemberian Anjani.
"baiklah aku akan menerimanya, terimakasih bu Anjani atas hadiahnya", ujar Nevy dengan senyuman manisnya.
Setelah semuanya selesai mereka menuju kediaman Anggara. Allea ikut kesana untuk melihat persiapan yang pernikahannya itu,karena pernikahannya diselenggarakan di kediaman Anggara.
Sesampainya di kediaman Anggara, Allea yang ditemani oleh Nevy melihat dekorasi pernikahnnya yang bertemakan putih. " wahhh dekorasinya bagus banget ya Nev?", ujar Allea terkagum melihat dekorasi pernikahnnya tersebut. "iya mbak dekorasinya indah banget", ucap Nevy.
Ponsel Allea berbunyi dan ternyata yang menelfonya adalah Rivky ishh ni anak kenapa sih? cuman berjarak 5 meter aja nelpon, gumam Allea.
" hallo key?", jawab Allea sembil menatap Rivky yang ada didepan berjarak 5 meter dengannya itu.
dihhh ni anak bener benerr ya awass kau Key! gumam Allea dengan kesal. Allea berpamitan kepada Nevy yang sedari tadi masih bersamanya itu. " Nev aku permisi dulu ya", ucap Allea.
"oo iyaa mbak silahkan", jawabnya dengan senyuman. duhh maniss banget sih mereka itu aku irii,,, seseorang datanglah untuk menjadi kekasihku aku bosen jomblo teruss hikkssss. gumam Nevy yang merasa iri.
Sesampainya didepan kamar Allea mengetuk pintu kamar Rivky, tok tok tok. Dibukalah pintu kamar itu, tangan Allea langsung ditarik oleh Rivky dan langsung ditutup kembali.
__ADS_1
" Key apaan sii sakit tau", pekik Allea sambil meringis kesakitan. "ehh sakit ya? maaf sayang aku ga sengaja", ujar Rivky tawa kecilnya.
" mau apa?", tanya Allea dengan cuek. "isshh lea kenapa sii akukan udah minta maaf", ujar Rivky sambil memeluk Allea.
Allea melepaskan pelukan Rivky, " iyaa sayang ada apa kamu memanggilku kemari", ujarnya dengan ramah. Rivky terkekeh mendengar ucapan Allea.
"emmm aku mau kamu lea", ujar Rivky dengan tatapan nakalnya.
" ihhh apaansii, sabar yaa besok malam aku akan menjadi milikmu sayang", ucap Allea.
"ga mau aku maunya sekarang Lea", ucap Rivky sambil memeluk Allea dari belakang.
" Key sabar yaa besok ada waktunya", ujar Allea sambil membalikkan badanya menghadap ke Rivky. Rivky semakin mendekat pada Allea dan mencium bibirnya. yang tadinya ciuman biasa tiba-tiba menjadi sebuah ciuman yang panas.
Rivky mendorong pelan tubuh Allea menuju ranjang tanpa melepas ciumannya. Brruukkkk Allea dan Rivky terjatuh di atas kasur, mereka masih menikmati ciuman itu.
Rivky melepas ciumannya dan menciumi leher Allea, Allea semakin terbawa suasana dia tidak bisa mengontrol dirinya begitu juga dengan Rivky. Saat ingin membuka baju yang dipakai Allea tiba tiba ada ada suara ketuka pintu tok tok tok mereka tidak menghiraukan suara itu. Rivky kembali menciumi leher Allea.
__ADS_1
"Tuan anda di panggil oleh bu Anjani untuk turun kebawah", Ucap Nevy yang ada di depan pintu kamar. " aakkhhh sialll!!!!", pekik Rivky dan melepaskan ciumannya itu. "aku akan segera datang", ucap Rivky.
" sabar Key ini belum waktunya", ujar Allea menenangkan Rivky. Mereka kemudian turun ke bawah.