
Jam sudah menunjukkan pukul setengah 7 kini Allea sedang merias dirinya, dia mengenakan dres warna hijau tua selutut tanpa lengan dan mengenakan high heela berwarna hitam, rambutnya dibiarkan terurai.
Didalam kamarnya sedari tadi dia berfikir apa yang akan dilakukan oleh kekasihnya itu apakah ingin mengajaknya kencan? dia tuh kebiasaan ya kalo ditanya ga dijawab bikin orang penasaran aja, aku kan jadi ber andai andai hiksss, gumamnya.
setelah beberapa saat dia selesai dan keluar kamar, "Lea kamu mau pergi kemana?kok malam malam rapi sekali?", tanya ayahnya Allea.
"ehh itu anu yah, Lea juga ga tau mau kemana. Lea disuruh sama Key untuk dandan ya Lea nurut aja, katanya Key mau datang kesini yah", jawab Allea sambil menggaruk kepala yg tidak gatal.
" oh yaudah, nanti kalo kamu pergi pulangnya jangan malem malem!", perintah ayahnya.
"siap yah", jawab Allea dengan semangat. " tok tok tok", begitu mendengar suara ketukan pintu Allea buru buru membukanya dan dia terkejut melihat siapa yang datang. Dia berfikir jika yang akan datang hanyalah Rivky ternyata tidak.
"eh Key, tante, pak Dion, dan... ini??", Nevy langsung menjawab, " Saya Nevy mbak", dengan memperlihatkan senyuman manisnya.
"oiyaa silahkan semuanya masuk", ujar Allea mempersilahkan semua orang masuk. mbak Allea ternyata cantik yaa pantas saja Tuan Rivky mencintainya, mereka terlihat sangat cocok hiksss,gumam Nevy.
setelah semuanya duduk Ayahnya Allea pun menambut kedatangan mereka semua. Anjani mengutarakan maksud kedatangan mereka kemari.
__ADS_1
" kalau saya setuju setuju saja, tapi kita dengar dulu jawaban dari Allea", jawab Ayahnya.
"emm iya tante Allea menerima lamaran Rivky dengan senang hati", ucap Allea dengan senyuman lebar.
" Alhamdulillah, Dion berika semua parselnya!", perintah Anjani.
"baik nonya!", jawab Dion.
Mereka menentukan tanggal pernikahan , Anjani tidak mau menunggu waktu yang terlalu lama akhirnya 3 hari kedepan akan dilaksanakan pernikahan Rivky dan juga Allea.
Akhirnya pun semuanya selesai, Allea sedang berbincang kepada Nevy. " oh iya kalau boleh tau Nev kamu ini kerabatnya Rivky yaa?",tanya Allea.
" ohh saya kira kamu ini kerabatnya Nev, hahaahaa..", ujar Allea sambil tertawa. mereka berbincang banyak sekali. Dalam waktu sekejab mereka menjadi sangat akrab satu sama lain.
Di kejauhan sana Anjani memperhatikan Allea dan juga Nevy. mereka benar benar sangat mirip, baru beberapa waktu tapi sudah akrab seperti teman lama, gumam Anjani sembari tertawa kecil.
"ehem hemm...", Nevy dan juga Allea langsung mengkentikan pembicaraan mereka ketika melihat kedatangan Rivky. " Key kau menggangu saja", ujar Allea sambil menghampiri Rivky dan memeluknya.
__ADS_1
Nevy yang melihat mereka begitu mesra merasa menjadi pengganggu bila terus saja berada di sit, "Tuan, mbak Allea aku permisi dulu", ujar Nevy.
" ehh Nev kau tidak perlu pergi, aku masih belum puas berbincang denganmu", ucap Allea mencoba menghalangi kepergian Nevy.
"maaf mbak tapi masih ada yang harus saya bicarakan dengan bu Anjani saya permisi dulu", ujar Nevy memberi alasan.
" sudahlah kalau dia mau pergi", jawab Rivky menatap pada Allea. "baiklah Nev", akhirnya Allea tidak jadi menahan Nevy. Nevy bergegas meninggalkan mereka dan kembali ke ruang tamu untuk menemui Anjani.ishhh mereka itu mesra sekali jika aku tetap disana bisa bisa aku jadi gila melihat kemesraan yang mereka lakukan, gumam Nevy sambil menuju ruang tamu.
Sedangkan di ruang keluarga Rivky dan juga Allea sedang bermanja manjaan seperti pasangan yang tidak pernah bertemu, padahal baru beberapa jam mereka bertemu tapi rasanya seperti ber tahun tahun lamanya.
Allea yang duduk di pangkuan Rivky sambil memainkan rambut jambul itu. " key", ucap Allea dengan suara manja.
"hemmm", jawab Rivky sambil memeganggi punggung Allea dan mentandarkan kepalanya di dada Allea.
" terimakasih karena kau sudah mencintaiku, terimakasih karena kau sudah memilihku untuk menjadi istrimu, aku mencintaimu Key", ujar Allea sambil membungkukan kepalanya dan menarik dagu Rivky agar menatapnya.
Allea memajukan wajahnya agar semakin dekat, dia mencium bibir Rivky terlebih dahulau saat dia ingin melepasnya Rivky memegang tengkuk lehernya agar tidak melepas ciumannya.
__ADS_1
Mereka berciuman sangat lama, setelah merasa kalau Allea hampir kehabisan nafas Rivky melepas ciuman itu, "Aku juga mencintaimu sayang", ucapnya dan kembali menyandarkan kepalanya didada Allea.
waktu menunjukan pukul sepuluh malam, mereka semua pamit pulang.