
Anjani sedari tadi memperhatikan pitra dan menantunya itu. Dia merasa sangat senang karena pada akhirnya Rivky bisa mencintai Nevy.
Malam hari setelah makan malam Nevy meminta izin kepada Rivky untuk menemui ibunya.
"mas aku mau ke kamar ibu dulu yaa, aku ingin meminta maaf karena tadi aku meninggalkan kamar ibu tanpa berkata apapun",
" tidak perlu biar aku saja yang berbicara, kamu tunggu saja disini",
Rivky meninggalka Nevy dan menunju ke kamar Anjani. "bu, bolehkah aku masuk?",
" masuklah Key",
Rivky menghampiri ibunya yang sedang duduk di ranjang sambil membaca majalah.
"bu, aku ingin mengataka sesuatu", kemudian Rivky duduk di samping ibunya.
" tidak perlu mengatakan apapun Key ibu sudah melihat semuanya hahah...", Anjani tertawa jika mengingat kejadian tadi.
"maksudnya apa bu?", Rivky bertanya kepada Anjani.
__ADS_1
" yaa maksudnya tadi ibu sudah melihat dan mendengar semuanya apa yang kau katakan pada Nevy. ya karena tadi ibu sangat penasaran dan ibu pergi kekamarmu eh ternyata pintunya tidak di tutup. yaa jadi ibu ngintip dong",
Rivky mendengar penjelasan dari ibunya dan dia merasa sangat malu karena ibunya melihat sumua yang dia lakukan pada Nevy.
"bu-bukan itu, sebenarnya aku hanya mengatakan setengah dari kebenaran pada Nevy bu", Rivky berkata sambil menggenggam tangan Anjani.
" apa maksudmu Key",
"bu, memang benar kalau aku ini menciƱtai Nevy. tapi bu, aku juga masih mencintai Allea. Aku juga sudah berusaha untuk menghilangkan perasaanku pada Allea tapi aku belun bisa",
Raut wajah Anjani berubah yang tadinya sangat gembira kini menjadi raut wajah masam.
" Key bagaimana bisa kau mencintai dua gadis dalam satu hati?",
" saat ini tidak masalah Key karena Allea tidak ada disini. Tapi jika Allea kembali lagi kau harus memiliki keputusan Key. Kau tidak boleh egois",
Anjani mengusap usap rambut putranya itu dengan penuh kasih sayang saat memberi masukan.
Rivky kembali ke kamarnya, dilihatnya Nevy sudah tertidur dengan nyenyak. Dia menghampiri Nevy dan mengusap usap wajah istrinya itu.
__ADS_1
"kau ini cantik, manis, baik hati dan juga ramah. jika aku tidak mencintaimu itu sangat aneh bukan", ujarnya sambil memainkan rambut Nevy.
yang dikatakan oleh ibu memang benar kalau aku tidak boleh egois dan harus memilih salah satu diantara mereka suatu saat nanti. gumamnya.
Rivky masih asik memainkan wajah dan juga rambut Nevy. dan membuat Nevy merasa geli akhirnya Nevy terbangun dari tidurnya itu.
" mas kau sudah kembali? maaf tadi aku merasa sangat mengantuk, jadi aku tidur dulu",
"tidak masalah", Rivky menarik tangan Nevy dan membuat istrinya itu jatuh dipelukannya.
" mas lepasin aku mau tidur hoam..", Nevy merasa sangat mengantuk berat saat ini, dia ingin segera tidur.
"tidurlah seperti ini aku suka jika kau tidur dipelukanku", Rivky meletakkan kepala Nevy didada bidangnya dan mengusap usap rambut istrinya seperti sedang menidurkan seorang bayi.
" mas aku juga merasa sangat nyaman jika posisi tidurku seperti ini", Nevy semakin mempererat pelukannya pada Rivky.
"baiklah setiap hari tidurlah seperti ini",
" dengan senang hati mas",
__ADS_1
Rivky dan Nevy akhirnya tertidur, mereka masih mempererat pelukannya dan tidak melepas sampai pagi hari tiba.