
Di saat melewati lorong, lesya menemukan, velis, daffa, julio, dan alka. Lesya ingin sekali mendengarkan, lesya mendekat
"Gue percaya sama lo, lo bisa bilang ini semua sama lesya" ucap velis, "Jangan jadi pengecut kalo lo masih sayang sama dia" lanjut velis, lesya kaget. Kaget bukan main, sebenernya velis tau ? tetapi kenapa ia tidak memberitahu?
Lesya menghampiri mereka semua, "Oh jadi udah pada tau yaa?" ucap lesya santai, "Yauda jadi gue gausah jelasin lagi ke kalian, dan lo alka bener kata velis, gausa pengecut" lanjut lesya,
Lesya mengehela nafas, "Dan lo velis, bagus udah nyimpen rahasia ini dengan mulus, gue dluan" ucap lesya
Semua terdiam, lesya sudah tau ?
"Argh ! pasti lesya cuekin gue" ucap velis prustasi
"Gue yang jelasin" ucap alka, nih bocah jarang bgt nongol ya :v
"Yaudah tolongin gue, jangan cuma karna lo doang gue dieman sama lesya" ucap velis, alka segera menyusul lesya, lesya ke kelasnya tidak jadi pipis.
Alka dengan tergesa gesa menuju kelas lesya, semua menatap alka jengah,
"Ca" panggil alka, lesya tidak menjawab lesya menahan tangis nya,
"Eca" panggil alka lembut, "Velis ga ngasih tau karna gue yang suruh, ca gue cuma mau lo inget gue ca" lanjut alka, semua isi kelas memperhatikan lesya dan alka
"Gue benci sama lo al! kenapa lo gabilang sama gue?" ucap lesya, tangis nya pecah ia menaruh kepalanya di meja
"Ca, gue cuma mau lo inget gue lagi, gue juga mau lo jelasin sama gue kenapa dulu lo ninggalin gue?" ucap alka, legah. Iya legah alka telah mengungkapkan apa yang ia pendam selama ini
"Alka.." lirih lesya, lesya memeluk alka erat, bener bener tidak ingin ia lepas.
"Iya ca" jawab alka dan membalas pelukan lesya
"Gue kangen sama lo alka, lo pasti juga udah tau kenapa gue putusin lo waktu itu" ucap lesya
"Iya gue tau ca, ga usah nangis, ga ada gunanya juga nangis, iya maaf dulu gue egois banget sama lo, kalo lo ngambek gue selalu minta bantuan syerina, tapi sumpah gue ga ada rasa apa pun sama syerina" jelas alka
__ADS_1
"Iyaa" jawab lesya sembari melepas pelukan nya,
"Jadi maafin gue atau enggak?" ucap velis yang memandangi lesya dan alka, dan oleh dua orang dongo yang sedang berbisik
"Emang ya daf, kalo cinta sejati susah" bisik julio
"Iya jul, gue jadi pengen di peluk" balas daffa
Velis menatap daffa geli,
"Gue maaf in lo lis" ucap lesya, kini ia memeluk velis erat sangat erat, ia tidak bisa marah dengan sahabat nya, walau kadang berbeda pendapat, atau salah satu mereka ada yang melakukan kesalahan pasti saling memaafkan.
"Iya lesu" jawab velis membalas pelukan lesya
"Makasih lis" Ucap lesya
"Gaya lo makasih makasih, nangis nya pendingan dulu, udah selesai istirahat nya, dan kalian sana balik ke habitat" ucap velis, semua mengangguk,
"Gue tunggu depan kelas pulang sekolah" ucap alka kepada lesya, lesya mengangguk
"Cie sya" ledek velis
"Lis, gue beneran shock pas baca diary yang lo temuin kemarin, disitu ada foto alka lagi senyum dan pas gue liat matanya, gue inget banget pas alka ambilin novel di gramed yang gue langsung pulang ninggalin itu" jelas lesya
"Jadi lo batalin nonton karna itu?!" ucap velis
"Iya" lesya nyengir.
"Lesya lesya, dasar lo kalo sedih emang gapernah lama si ya" ucap velis
"Ga baik larut dalam kesedihan" ucap lesya sok mantap
"Idih idih" tatap velis jijik
__ADS_1
Kring kring ! akhirnya bel pulang sekolah berbunyi menandakan mereka pulang..
"Dahlah pusing fisika terus" ucap velis
"Gue aja dari tadi tidur " ucap lesya
"Kebiasaan lo emang" ucap velis, mereka segera keluar kelas, dan sudah ada alka yang menunggu.
"Ka alka nih lesya" panggil velis sembari menarik lesya, siswi julud terhadap lesya dan alka
"*ih ko ka alka tadi pelukan ya sama lesya"
"Iya tadi juga dia di kejar kejar smaa ka alka"
"Murahan banget ya. bilangan nya kesel sama alka, tapi malah nangis sambil peluk peluk*"
itu lah ocehan para siswi siswi,
"Omongan lo juga ga bakal masuk noh ke otak lesya" celutuk velis
"Iya gue kan ga ada otak" jawab lesya,
"Gak usah di ladenin" ucap alka, "Ayo pulang bareng gue" lanjut alka, sekaligus menggenggam tangan lesya erat
"Iya" jawab lesya, "Tapi motor gue?" ucap lesya
"Kasih kunci nya sama velis, nanti dia kasih daffa" ucap alka
"Lis gue balik sama alka dulu, lo kasih kunci motor gue sama ka daffa ya" ucap lesya
"Awas lo pacaran lupa sama gue" ucap velis melotot, lesya hampir saja ingin memakan velis.
Lesya dan alka jalan berdampingan, banyak yang melihat mereka jengah
__ADS_1
"Gak usah di hiraukan" ucap alka, lesya hanya mengangguk