My Introverted Boy

My Introverted Boy
23. Siapa?


__ADS_3

selamat malam, pagi, siang sore kapan pun itu, maaf saya baru sempat up hehe, selamat membaca!


Lesya bangun, lalu ia menatap alka yang sudah tidak ada di kamarnya.


Ia membuka ponselnya, dan ia melihat alka membalas pesan tidak penting itu.


Lesya keluar kamar menghampiri alka, "al" panggil lesya


"Udah bangun?" tanya alka


"Udah" jawab lesya, "Mau pulang" ucap lesya


"Ayo, gue ambil jaket dulu, pamit sama mama gih" ucap alka, lesya mengangguk


Lesya segera menghampiri mama alka yang sedang menonton tv,


"Tante" panggil lesya


"Eh, sini duduk" ucap mama alka yang kaget ada lesya,


"Lesya pulang dulu yaa taan" ucap lesya yang berpamitan


"Cepet banget" ucap mama alka, "Hati hati ya" lanujutnya


Alka turun dan menghampiri lesya dan mamanya itu.


"Ayo" ajak alka


"Hati hati" ujar mama alka tersenyum


Lesya dan alka memasuki mobil, sepanjang perjalanan hening, dan alka...


"Ca" panggil alka


"Apa?" jawab lesya

__ADS_1


"Siapa yang ngirim pesan itu ke kamu?" ucap alka mulai menanyakan tentang "itu"


"Ga- tau aku" ucap lesya gugup


"Siapa ca?" tanya alka lagi


"Ga tau alka, aku juga ga pernah ladenin mereka, banyak yang kaya gitu tapi aku gapernah ladenin" ucap lesya jujur


"Syerina?" ucap alka menebak


"Enggak tau. ga baik juga nuduh" ucap lesya


"Lesya lesya" ucap alka gemas, gimana bisa lesya setenang itu?


Akhirnya mereka sampai, dan alka langsung berpamitan untuk pulang.


Ralat alka tidak pulang, melainkan ia ke cafe untuk bertemu daffa dan julio.


Alka sampai, daffa dan julio sudah menunggu


"Lo tau nomor ini siapa?" ucap alka to the point, mengasih lihat kepada daffa dan julio screeshot tan yang ia ambil dari ponsel lesya


"Bentar gue cek" ucap daffa daffa julio mengecek ponsel mereka masing masing


"Gue ada, syerina" ucap daffa


"Berati ini syerina" ucap alka


"Kenapa?" tanya julio


"Lo baca" ucap alka mengasib lihat ponselnya,


"Lah, nih cewek mau nya apasih?" ucap daffa kesal sendiri


"Tapi jangan ngegabah dulu, biar kita liatin cara main nya dia, dan lo terus jagain lesya, lagian juga dia udah ga sekelas sama lesya." ucap julio yang memberi masukan

__ADS_1


"Nah bener, baru temen gue" ucap daffa


"Gamau temenan sama lo" ucap julio


"Santai" jawab alka, awalnya sempat ia ingin memaki syerina, tapi tunggu dulu...


"Lesya sabar banget" ujar alka tiba tiba


"Kenapa?" tanya julio


"Dia ga bales, ga emosi sama sekali tenang". ucap alka


"Lo tau sendiri, lesya kan emang males ribet" ucap daffa sambil meminum green tea nya itu


"Iya juga" ucap alka, kadang alka suka bego juga ya.


"Daf" panggil julio


"apalagi?" jawab daffa, "perasan gue ga enak" lanjutnya


"Gimana caranya biar gue dapet cewe?" tanya julio


"Gue aja ga ada. lo nanya gue kadang lo suka..." ucap daffa menghela nafas, "Tolol juga" lanjutnya


"Iya udah maaf" ucap julio, lalu ia menghadap alka,


"Al, gimana caranya dapetin cewe?" tanya julio


"Ganteng dulu" jawab alka tanpa memperhatikan julio, karna ia sedang sibum terhadap ponselnya.


"Gue bener bener mau bunuh kalian aja" geram julio, daffa dan alka hanya tertawa.


"Lo kalo.mau dapetin cewe ya usaha" ucap alka


"Siap!" jawab julio

__ADS_1


"Jangam lupa juga, lo harus kaya!"


__ADS_2