My Introverted Boy

My Introverted Boy
28.Cemburu


__ADS_3

Drt drt, ponsel alka berbunyi


"Halo"


"Yaudah bun"


"Siapa?" tanya lesya


"Bunda, gajadi ke china katanya" ucap alka, lesya tersenyum senang,


"hahahaa akhirnya ga jadi ldr!!" ucap lesya senang


"Bukan temen gue" ucap velis


"Kenapa gajadi?" tanya lesya


"Bunda mau sama ayah katanya" ucap alka


"Oke" jawab lesya,


Ting ! Ting ! Ting !


Bel rumah lesya berbunyi,


"Bentar ya gue bukain dulu" ucap lesya, dan di angguki semuanya


Ceklek!


"Woi gila kangen banget!!" ucap lesya melihat siapa yang datang,


"Hm?" deham nya,


"Bener bener tambah ganteng!" ucap lesya,


"Berisik lo, mama lo mana?" tanya nya,


"Kerja lah, ayo masuk bim" ajak lesya, ya bima sepupu lesya, hanya velis yang tahu jika itu sepupu lesya, mereka masuk dan dengan setia lesya masih menggandeng tangan bima, alka yang melihat itu hatinya memanas


"Ekhem" deham alka, bima melirik


"Siapa?" tanya bima


"Alka" jawab lesya, "dan ini davin, kalo cewe yang ini ga usah kenalan" lanjut lesya


"Sialan lo, udah selesai ka?" tanya velis,

__ADS_1


"Udah, makin cakep aja lis" ucap bima


"Udah sana ke kamar" ucap lesya mendorong bima, dan bima hanya tersenyum jahil


"Siapa?" tanya alka, "Selingkuhan?" ucap alka


"Buahahhahahhaa" lesya tertawa kencang, pasalnya ia melihat muka alka menahan marah, "lis kasih tau lis hahaha" lanjut lesya masih dengan tawanya, velis pun ikut tertawa, davin dan alka menatap kebingungan


"Apa yang lucu?" celutuk alka, hening...


"Kamu cemburu?" tanya lesya


"Ga" jawab alka


"Cemburu itu--" ucap lesya terpotong velis,


"Ga usah di jelasin bacot lo" ucap velis


"Siapa?" tanya alka lagi


"Bima" jawab lesya sambil menyalakan ponselnya,


"Ya siapa kamu?" tanya alka dengan suara yang sedikit berbeda, lalu ia mengambil ponsel lesya


"Itu bima sayang, sepupu aku" jawab lesya, "Cie cemburu" lanjut lesya,


"Kamu lucu tau hahahhaha" ucap lesya,


"Apaansi gajelas" ucap alka


"Alka muka nya kondisiin si ya" ledek velis


Alka tidak menggubris perkataan velis, ia hanya menatap lesya, dengan tatapan yang susah untuk di artikan


"Kenapa?" tanya lesya


"Kamu yang kenapa" tanya alka


"Apaan dih" tanya lesya lagi, ia memegang pipi alka


"Kenapa ga?!" tanya lesya


"Lo jelek" ucap alka lalu ia menjauhkan tangan lesya pada wajahnya,


"Dih males banget" ucap lesya

__ADS_1


"Bercanda" ucap alka, lalu ia menaru kepala lesya pada dada bidang nya itu,


"Kalo orang cemburu jangan di ketawain" ucap alka sedikit berbisik


"Baperan iyuw" jawab lesya


"Jalan yu" ajak velis


"Kemana?" tanya davin


"Hatimu" jawab velis sambil tertawa


"Ke toko boneka yu, mau beli boneka panda masa" ajak lesya


"ayu" jawab velis, "gue mau beli boneka tata ah" lanjut velis


"tata apaan yang?" tanya davin


"Apaan ya?" jawab velis meledek


"Tata marita hei hei" ucap lesya


"Caca marica pea" ucap velis sambil melempar bantal sofa,


"Yu al" ajak lesya, "Jangan cemburu, cuma mau beli boneka" ledek lesya


"Hm" deham alka,


"Bimaaaaaaa, gue keluar dulu bentar ya, kalo mau makan minta bibi aja bye" teriak lesya dari bawah, entahlah bima dengar atau tidak, rada rada emang.


"Gaskeun!!" ucap lesya semangat,


Setelah beberapa menit, mereka sampai di sebuah toko boneka


"Yu" ajak lesya pada velis, alka dan davin hanya saling melirik, dan akhirnya mereka masuk


"Mana boneka tata?!" tanya velis


"Tanya mba mba nya lah astaghfirullah" ucap lesya geregetan


"Eh itu dia ayo!" ajak velis, ia menarik lengan davin dengan cepat, lesya hanya geleng geleng,


"Padahal gue yang mau beli boneka, kenapa dia yanh excited banget?!" gumam lesya pelan, tetapi dapat di dengar oleh alka


"Kaya kamu ga aja" celutuk alka

__ADS_1


"Sst aku mau beli boneka tata juga, buat kamu, bodoamat harus di terima gamau tau!" ucap lesya dengan nada memaksa, alka hanya membuang nafas kasar, apa apaan alka se gentle itu disuruh nyimpen boneka...


__ADS_2