
lesya duduk di taman belakang rumah, ia bermain ponsel sembari melihat lihat instagramnya.
Drt Drt, ponsel lesya berbunyi
Velisya 😠🖤
Sya, ke cafe yuuu
Ayolah syaaa
Lesya
yaudah, cafe manaa?!
Velisya 😠🖤
biasa lahhh
jam 5 yaa
Lesya hanya me read pesan velis, sekarang sudah jam setengah lima, lesya mandi dan bersiap siap pergi ke cafe yang biasa ia datangi oleh velis, lesya pergi ke cafe menggunakan motor matic nya itu.
"Dih si velis beluman sampee" ucap lesya, setelah 10 menit akhirnya velis sampe
"Woi lama yaa wkwk, sori njir macett" ucap velis
"Kebiasaan lu" kesal lesya
"Pesan sana minumannya" ucap velis, "gue yang bayar dahh" lanjut velis
__ADS_1
"Maless, lu ajaaa" jawab lesya
"Sialannnn lu, udah di bayarin untung sabarr ye" ucap velis lalu segera memesan
"Eh?" gumam lesya pelan, "itu kan si alka alka manusia aneh itu" gumam lesya lagi,
"DOR" ucap velis mengagetkan lesya
"Lis untung gue ga punya riwayat jantung" ucap lesya
"Hahaha jangan nanti mati lagi lo" ucap velis sambil tertawa
"Eh velisss !!! lo ngerasa ga si ada sesuatu sikap yang sama dari ka alka ini, sama alka nya gue ?" tanya lesya
"Enggak tau, kan gue gapernah ketemu sama dia sya" ucap velis jujur
"Eh iyaa yaa" ucap lesya sambil menepuk jidatnya, karna memang velis belum pernah sama sekali bertemu dengan alka nya lesya. hak paten:D
"Ya sikap nya sih, dingin gitu, cuma ya kalo yang ka alka ini lebih kaya ga ada spesias nya gitu, gajelas, ngomong ga pernah, denger suaranya aja baru sekali waktu dia ngucap 'gue' " ucap lesya
"Loh, kapan ka alka ngomong sama lu ?!" tanya velis kepo
"Tadi pas selesai piket, gue nemuin kunci motor dia di lorong, pas gue kasih ga ada bilang makasihnya banget, iyuw pen gue santet aja napadah..." ucap lesya geram, mengingat kejadian beberapa jam yang lalu
"Sya sya, kayanya dia tau kita lagi ngomongin dia sya..." ucap velis rada memalingkan wajahnya kebelakang, seperti nya mereka tercyduk
"Iya dia natap kesini, tajam kaya tatapan elang, ga ada sama sekali tatapan hangatnya" jawab lesya
"DIH LESYAAA" ucap velis sedikit greget, bukannya lesya takut sudah tercyduk, malah curhat
__ADS_1
"Apasih berisik banget" ucap lesya
"Itu artinya ka alka tau loh kita ngomongin diaaa" ucap velis
"Ga apa apa, dia juga ga bakal samperin" ucap lesya
"Yaudah ah, minum dulu aus gue, sama redain jantung dag dig dug kenceng banget, di liatin sama cogan" ucap velis sambil menyeruput milkshake nya, lesya ikut meminum greentea nya,
"Yu balik lis, udah sore tar mak guee nyariin dah" ucap lesya
"Kuy" jawab velis, mereka pun pulang kerumah masing masing,
Lesya sampai dirumah, ia memasuki kamarnya, membuka laptop dan mencari tau tentang ka alka, kaka kelasnya itu.
"Alka smk 84 jakarta" gumam lesya, "Eh ko gue malah nyari google, dasar lesya bodoh" gumamnya lagi,
"Apa gue tanya ka daffa ya ?" gumam lesya lagi, "Tapi nanti dia nanya lagi buat apa ?" , "Terus nanti gue jawab apa ?", "APASI GUE YA ALLAH" prustasi lesya,
"Lesya ! kamu kenapa sih teriak teriak sendiri ? gila ya kamu ?" ucap mama lesya dari luar kamar, lesya menepuk jidatnya lagi,
"emang gue gajelas banget, cuma gara gara ka alka kepo gue tak terjangkauu" gumamnya, "IYA MAH LESYA GILA KARNA DIA" teriak lesya, kencang
"Dasar kamu" ucap mama lesya tak kalah kencang
"Yaudah iya mah, aku mah apatuhh" alaynya lesya kambuh, sudah tak heran.
"yaudah deh gue chat ka daf..." ucap nya terhenti, "Loh anjai anjai, ini ada foto ka alka pas gue cari beneran di google" gumam lesya, "Idih ko ada yang aneh ya...",
"kenapa di artikelnya malah cowo terganteng seantreo sekolah, wah kacau ini sudah memasuki hal hal aneh, ganteng apa nya muka datar kaya gitu" oceh lesya sendiri
__ADS_1
tek ! lesya menutup laptopnya, "besok lagi dah, prustasi beneran ini" gumam lesya, lalu merebahkan tubuhnya