My Introverted Boy

My Introverted Boy
15.Balikan


__ADS_3

Alka melewati lorong lorong kelas, banyak yang memperhatikan nya, tapi ia acuh.


Sampai ada perempuan yang mengh


ampirinya, "Ka alka, boleh bagi id line nya ga?" ucap perempuan itu, alka tidak menghiraukan nya,


"Ka alkaaaa" rengak perempuan itu mengejar alka, dan menarik tangan alka


"Lo diem bisa?" alka membuka mulut, "Lo itu--" baru saja alka ingin mengucapkan kata yang tidak enak untuk di dengar, lesya tau itu


"Alka" panggil lesya, perempuan itu terdiam menatap alka sendu, untung saja lesya berhasil mencegah alka, "Jangan" ucap lesya


"Lo mau apa?" ucap lesya pada perempuan itu, yang notaben nya seangkatan dengan lesya


"Minta id line ka alka" ucapnya tanpa dosa


"Jangan paksa alka, kalo lo gamau kenapa kenapa" ucap lesya, lalu ia menarik lengan alka untuk menjauh,


"Kebiasaan lo, semenjak gue amnesia, perkataan lo jadi ga enak" ucap lesya jujur,


"Maaf" hanya itu perkataan yang dilontarkan oleh alka,


"Gue masuk kelas" ucap lesya ingin memasuki kelasnya, tetapi di tahan oleh alka,


"Gue tunggu jawaban lo" ucap alka, lesya melepaskan lalu ia memasuki kelasnya


"Caaa" panggil velis yang melihat lesya sudah memasuki kelas


"Apaansi lo, ca ca ca, caca gue" ucap lesya


"Eleh, di panggil ka alka aja mau, gue malah di bilang manggil caca" ucap velis iri

__ADS_1


"Bercanda elahh" jawab lesya malas, segera ia duduk dan menaru kepalanya di atas meja


"Kebiasaan ga si lo, pagi pagi naro pala di meja mulu" ucap velis yang menarik narik tas yang masi menyangkut di pundak lesya


"Ih ribet" lesya langsung melepas tas nya


"Lo ngapa pms? marah marah mulu" ucap velis melihat wajah lesya kusut


"Gue serius nih, alka ngajak balikan" ucap lesya, velis membulatkan matanya,


"Sumpah syaa?!! bener syaa?!! demi apasi syaa?!" ucap velis excited


"Dih muka lo kaya gitu, udah kaya apaan tau sumpah" ucap lesya menatao velis jijik, velis tersenyum


"Terima kalo bisa buat lo bahagia" Ucap velis


"Ha?" ucap lesya,


"Lo itu ya!!" greget velis, "Lo itu sama ka alka sama sama sayang, sama sama bisa jaga perasaan satu sama lain, meski jarak, atau apapun yang lo lakuin sama dia, lo emang punya sikap yang sama dengan ka alka, sama sama keras kepala, sama sama ga mau ngalah, syaaa, gue tau lo emang jarang banget mau buat ngalah, tapi mohon laahh jangan terus ikutin ego" ucap velis serius,


"Jadi gue harus terima alka lagi?" tanya lesya


"Yaiyalah gila !!!" ucap velis senang, tapi ada gregetnya sih.


"Yaudah nanti gue terima" ucap lesya,


"NAH ITU TEMEN GUEE" ucap velis senang, "Btw ka davin pindah sekolah katanya sya, yaela jadi jauh dong yaa" ucap velis kini manyun,


"Apasi lo so manyun manyun, pindah kemana emang?" tanya lesya


"Ga tau, dia cuma bilang gini, 'Lis, gue mau pindah sekolah, jauh bangett, dadah velis', gitu katanya" jelas velis

__ADS_1


"Yah nama nya juga belum jo--" ucap lesya terpotong


"Hai velis" ucap lelaki yang memasuki kelas velis, ya tentu kelas lesya juga


Lesya dan velis sama sama memandang laki laki itu dengan muka polosnya,


"Lis... lo bilang dia pindah jauh kenapa dia pindah kesini?!" ucap lesya tanpa sadar


"Gatau gue" jawab velis


"Biasa aja kali, gue emang pindah jauh, kalo jalan" ucapnya


"Ka davin, lo beneran pindah disini?" tanya velis


"Iya lis" jawab davin santai, "Ayo ikut gue" tarik davin, kepapa velis, velis mengikutinya.


"Emang dasar velis oon ! muka kagetnya ga bisa di tunda dulu kenapa? kan malu gue" ucap lesya memalingkan wajahnya ketembok, entahlah dibawa kemana velis oleh davin


"Kita boleh pulang coi !!! guru guru rapat" ucap sang ketua kelas, lesya bengong


"Gue yakin, ka davin bawa velis jauh dari ni sekolah, alamat gue bakal bawain tasnya velis" geram lesya


Tetapi tidak mengapa, lesya melakukan segala hal untuk sahabat oon nta itu, lesya membawa tas velis, tetapi pas di depan kelas...


"Nih daf lo bawa" ucap alka menambil tas yang berada di tangan lesya,


"Apaansi lo?" ucap lesya kesal karna alka main ambil ambil aja, "Itu tas velis" lanjut lesya


"Tau" jawab alka, "Gimana lo terima gue?" ucap alka dengan tanpa dosa, di depan daffa dan julio, daffa mengangkat alisnya menunjukan lesya untuk menjawab, julio sibuk membenarkan bajunya,


"Iya" jawab lesya,

__ADS_1


"Iya apa?" tanya alka


"Iya mau balikan" Ucap lesya dengan rasa campur aduk


__ADS_2