My Muse 'Kamulah Inspirasiku'

My Muse 'Kamulah Inspirasiku'
BAB 22 MAHASISWA BARU


__ADS_3

Aku harus mengikuti dua kali Ospek sebagai Mahasisiwa Baru yaitu Ospek Universitas dan Ospek Fakultas. Dua Hari yang lalu aku mengikuti Ospek Universitas dan segala kegiatan yang diadakan oleh panitia. Hari ini adalah hari pertama ku mengikuti Ospek Fakultas untuk menjadi Mahasiswa Baru untuk Fakultas Teknik.


Hari pertama Ospek Fakultas aku terlihat biasa saja dan Aku juga masih bingung karena satupun tidak ada yang aku kenal. Mayoritas penduduk di Fakultas Teknik jurusan Teknik Sipil ini adalah laki-laki.


Jadi tambah aneh lagi aku ketika aku tahu penghuni untuk kaum perempuan hanya 4 orang dan itu sudah termasuk aku. Saat perkenalan, Aku hanya berkenalan dengan orang sekenanya saja yang kira-kira enak untuk aku ajak berkenalan.


Ospek dilakukan di Ruangan R.4 Lantai 4 Fakultas Teknik. Aku melihat ada satu orang perempuan yang mencuri perhatianku, diamhanya diam saja dan sepertinya sama denganku, Bingung harus berbuat apa. Aku. kemudian mendekatinya dan mengajaknya berkenalan.


“Hei,,,” Aku mengulurkan tanganku. “Liana Astari, panggil saja Lin.” kataku.


Perempuan itu tersenyum dan menyambut uluran baik tanganku.


“Andini Maharani,,, panggil saja Dini.”


“Salam kenal,,,” kataku.


Tidak lama setelah perkenalan itu. Aku dan dini sudah bisa mengobrol dengan akrab. Dini adalah orang dari kota T.


Kita  berdua sudah bertukar nomor telepon untuk menghubungi satu sama lain. Aku tidak menyadari dan benar-benar tidak sadar ketika ada seseorang yang memanggil namaku.


“Lin, kan?” Katanya. Aku sedikit terkejut melihat orang ini.

__ADS_1


“Kamu? Ngapain disini, den?” tanyaku. Ini adalah Deni sahabatku di SMA.


“Aku ambil jurusan Teknik Sipil, jangan bilang kalau kamu juga?”


“Iyaa,, Aku juga ambil. Kok bisa, bukannya kamu enggak suka sama itung-itungan.”


“Ahh,, sudahlah ceritanya panjang. Nanti kapan-kapan aku ceritakan.” Kata Deni mencoba senyum dipaksakan.


“Ahhh,, Iya kenalkan ini Dini dari Kota T dia sekelas sama kita, den?” Aku memperkenalkan Dini pada Deni.


Aku senang dihari Ospek pertama ini. Aku mendapatakan satu teman baru dan satu sahabat terbaik.


***


 Aku berfikirn tidak ingin kuliah yang biasa-biasa saja. Aku memikirkan akan mengikuti UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), Akhirnya dengan berbagai pertimbangan dan tanpa sepengetahuan orang tua. Aku memilih UKM Mapala karena ini sesuai dengan hobiku yaitu menikmati indahnya dunia luar.


Aku mendaftar di UKM Mapala ditemani oleh Dini, tapi Dini tidak mau mengikuti kegiatan UKM apa-apa karena dia ingin fokus kuliah. Aku menghargai keputusan itu karena Aku tidak mau memaksakan kehendak Dini. Dini sudah mau menjadi temanku saja itu sudah cukup membuatku senang karena hanya dia dan Deni teman terbaikku saat ini ketika aku berada di Kampus.


***


Setelah mendaftar mengikuti Mapala, sebagai anggota baru kita diwajibkan mengikuti berbagai pendidikan untuk menjadi Anggota Mapala.

__ADS_1


Semester pertama masuk kuliah aku masih mengangapnya biasa saja tetapi setelah hampir mencapai semester dua aku merasakan semakin berat saja. Aku merasa di semester pertama ini, aku banyak sekali melalaikan tugas kuliahku karena aku harus mengikuti kegiatan Organisasi.


Di Semeter pertama saja aku sudah harus berurusan dengan berbagai Dosen Mata kuliah yang bersangkutan karena telat mengumpulkan tugas dan beberapa laporan. Dini dan Deni selalu setia memarahiku ketika aku telat megumpulkan tugas kuliahku.


Tapi aku tetap tidak menyalahkan kegiatanku. Aku nikmati itu, aku memang sengaja ikut kegiatan karena aku ingin menghabiskan masa kuliah dengan hal-hal yang bermanfaat dan menyenangkan.


Tapi tetap saja, meskipun kegiatanku banyak Nilaiku di Semester pertama masih bisa dipertanggung jawabnkan meskipun tidak terlalu bagus. Untuk anak sepertiku lumyanlah nilainya. hehe


***


Memasuki semester 2 penampilanku berubah drastis yang tadinya ketika aku masih SMA itu sedikit berpenampilan tomboy dan masih suka berdandan kini penampilanku berubah seperti anak gembel. Hitam, kucel, badanku bertambah kurus ditambah penampilanku yang selalu memakai celana Jins, tambah terlihat seperti anak yang tidak terurus.


Dan ketika kuliah pagi tidak khayal aku harus berjuang melawan kantukku yang selalu tidak aku bisa tahan jika aku harus kuliah pada pagi hari. Dini selalu memukul kepalaku ketika kepalaku sudah mulai doyong kekanan kekiri seperti tertiup angin.


🌳🌳🌳


Selamat membaca


Crazy Up


I'm Going Crazy

__ADS_1


Michogane naenun michogane....


This must be Crazy Love... hahaha


__ADS_2