
Setelah sekian lama aku berpisah dengan Nia. Sudah hampir 2,5 tahun ini aku dan Nia berpisah dan hubungan ku dengan Mas Hendra
sudah berjalan 1 tahun lebih.
Aku sering menceritakan kepada Mas Hendra tentang Nia, begitupun sebalikanya Nia juga sering aku ceritakan tentang Mas Hendra. Meskipun hubunganku dengan kedua orang ini jarak jauh, Mas Hendra selalu sibuk dengan pekerjaannya dan Nia berada diluar Negeri tapi hububungan aku dengan mereka berdua sangat baik dan berjalan lancar.
Hubunganku dengan Nia berjalan sangat baik meskipun itu hubungan jarak jauh. Komunikasi antara aku dan Nia berjalan sangat baik.
Nia sangat berbakat dalam membuat desain
pakaian, Nia selama satu tahun terakhir ini selalu mendapatkan pujian-pujian yang luar biasa sangat membanggakan. Anak yang terbilang masih muda dan baru didunia Fashion sudah mendapat kesempatan memamerkan desain pakaiannya di salah satu Festifal tahunan yang diadakan di Negara Singapura.
Aku sangat senang mendengarnya. Meskipun aku tidak tahu menahu mengenai desain-desain pakaian dan trend mode, tetapi Nia selalu mengirimkan Desain pakaiannya padaku lewat Email, Nia selalu meminta pendapatku.
Bakat Nia dalam Fashion memang tidak bisa dibohongi setelah akhirnya beberapa kali mengikuti Fashion show dan bekerja sama dengan brand-brand teranama, akhirnya Nia bisa mendirikan perusahaan Fashion sendiri meskipun itu masih kecil dan kantor pertama Nia di Singapura bukan Butik tetapi ruangan semi permanen. Tetapi Nia pernah mengatakan padaku bahwa Impiannya adalah mendirikan Butik di Indonesia dengan konsep yang tidak biasa.
Kabar terakhir yang aku dengar dari Nia. Nia akan terbang ke Jepang untuk melakukan Fashion Show tunggal untuk seluruh desain pakaiannnya. dan Ini adalah debut pertama Nia di kancah Fashion Internasional dan salah satu pembuktian Nia bahwa anak Indonesia juga bisa berkarya di Negeri orang.
Hanya butuh waktu dua tahun setengah Nia bisa mengembangkan Bakatnya, hanya butuh dua tahun setengah Nia bisa melebarkan sayapnya untuk bisa mengembangkan Brand nya sendiri. Sedangkan aku, aku masih berkutat dengan kuliah, organisasi dan menulis cerpen yang sekian hari sekian banyak tersimpan rapi dilaptopku. Aku kadang merasa iri pada Nia bisa menjadi seperti itu, tetapi aku tetap senang dan bahagia melihat Nia sukses dan bisa membanggakan nama Indonesia.
Nia adalah saat ini disebut-sebut sebagai pendatang baru di dunia Fashion. Desainer Terkenal di Kancah Internasional. Nia semakin mantap menancapkan namanya di Dunia Fashion.
Desainer yang bernama Karunia Venatan saat ini adalah seorang Desainer Muda asal Indonesia yang terkenal dikancah internasional dan mempunyai penggemar diseluruh Negara. Orang yang baru pertama kali bertemu dengan Nia pasti selalu tertipu dan menganggap Nia itu adalah seorang Pria yang Tampan dan Maskulin karena Nia mempunyai tubuh yang tinggi, Putih bersih dan berwajah sangat cantik kalau aku bilang dia bukan cantik tapi sangat tampan dengan potongan rambut yang pendek menambah kesan bahwa dia adalah seorang Pria.
Aku selalu sangat beruntung bisa mempunyai sahabat dan teman seperti Nia. Meskipun Nia menjadi seseorang yang sudah terkenal tetapi aku selalu salut dan bangga padanya adalah Nia tidak pernah sombong.
Meskipun aku di Indonesia dan Nia saat ini sedang ada Australia setelah tadinya berada dijepang. Komunikasiku selalu lancar dengan Nia. Baik itu lewat Via telepon dan chatting aku selalu bisa menghubungi Nia. Aku dan Nia selalu menceritakan segala sesuatu yang kita lakukan selama satu hari kita berkegiatan. Pernah aku tidak bisa menghubungi Nia selama 1 Minggu karena aku harus menikmati hutan rimba.
Aku selalu mengikuti perkembangan Desain Pakaian Nia lewat internet. Aku selalu antusias untuk membaca-baca artikel mengenai Nia. Pernah aku membaca disalah satu artikel publik bahwa Nia akan melebarkan sayapnya untuk merambah Dunia Desian Tas dan Sepatu. Aku melihat tayangannya dalam Youtube ketika Nia sedang diwawancara.
“Okey,, Nia. You’re beutifull or handsome?” tanya presenter dalam bahasa inggris disalah satu acara Talk Show di Australia.
Aku tertawa mendengarnya karena tidak akan ada yang bisa menjawab kalau Nia itu cantik atau tampan.
“Handsome....”
__ADS_1
Aku mendengar dari Laptopku ini seruan dan teriakan dari penonton dan presenter itu pun tertawa juga. Aku hanya melihat Nia tersenyum saja.
“Up terserah pada kalian wahai wanita cantik,,,” Kata presenter. Suara gemuruh semakin terdengar keras.
Nia terlihat malu dengan sorakan itu.
“Okey, Nia. Apakah benar anda akan melebarkan sayap anda untuk merambah Dunia Desain Tas dan Sepatu?”
“Aku tidak punya sayap. Mr. Smith?” Kata Nia mencoba bercanda. “Iya, memang benar aku akan mengembangkan Desian ku untuk sepatu dan tas.” Nia tersenyum.
Ketika aku sedang asik mendengarkan wawancara itu tiba-tiba Ponselku berdering. Aku tidak langsung mengangkat telepon itu tetapi Ponselku seperti tidak sabaran minta diangkat. Akhirnya aku mengambil Ponselku yang kuletakkan diatas meja ternyata dari Nia.
“Hallo,,, Jelek?” Kata Nia dengan suara renyahnya.
“Hallo?” Kataku dengan tidak bersemangat. “Kenapa telepon sih?”
“Ihhh,, memang tidak boleh?” Jawab Nia tidak
kalah ketus.
“Owhh,, pasti bintang tamunya aku iya?”
“Yee,,, PD. iya bukanlah. Ada apa? Kalau tidak ada yang penting...” Belum selesai aku bicara Nia sudah memeotong.
“Aku hanya ingin mengatakan. Aku mengirimkan Sepatu dan Tas yang aku buat untuk pertama kalinya untukkmu.”
“Apa?” Kataku yang sedikit terkejut.
“Aku baru saja membaca artikel mengenaimu dan aku juga sedang melihat wawancaramu di youtube mengenai Usaha terbaru kamu, sekarang kamu bilang mau mengirimkanku Tas dan Sepatu?” Tanyaku panjang lebar.
“Benarkan? ternyata kamu sedang melihatku?” Kata Nia tertawa puas.
“Ihh,, enggak. Aku Cuma ingin tahu aja?"
“Makasih iya sudah jadi salah satu penggemarku?” Kata Nia semakin menggodaku.
__ADS_1
“Enggak!!! Siapa juga yang jadi penggemarmu?” Kataku sewot.
“Iyaa,, Udah aku tutup. aku mau belajar?” Aku menutup telepon itu duluan karena aku tidak mau urusannya semakin panjang.
Itulah Nia sekarang, meskipun Nia sekarang sudah menjadi Desainer terkenal tapi Nia tidak pernah menyombongkan dirinya. Apalagi dihadapanku Nia selalu bersikap sama saja. Dari dulu awal aku berteman dengannya hingga sekarang dia menjadi seorang Desianer terkenal dikancah Internasional.
***
Nia dan Mas Hendra tak ada kata yang pantas untukku ucapkan pada kalian. Apalagi permintaan Maaf?
Mas Hendra kekasihku? Nia sahabatku?
🌳🌳🌳
Lembayung senja meratap gelisah
Awan mulai tampak gelap
Eksistensinya mulai memudar tak kala Bulan dan Bintang menyapa
Silir angin membuat tubuh bergidik
Memasuki pori-pori kulit yang membuat Linu
Apalah arti dari kegembiraan?
Jika tak ada bahagia yang bersarang di Hati
Biarlah hari berganti
Menyapa Senja yang senyap
Membisu menatap awan kelabu
Busa Lin
__ADS_1