MY PASSION LOVE

MY PASSION LOVE
Ep_13..Tukang Nyinyir


__ADS_3

Keesokan pagi nya,terlihat seorang wanita yang berperawakan langsing tengah berjalan melewati koridor gedung perkantoran ternama di ibu


kota itu..sepatu hak tinggi nya mengeluarkan bunyi derap yang khas setiap kali ia melangkahkan kaki nya di lantai perusahaan itu.


Hari ini wanita itu mengenakan setelan blazer dan rok sepan ketat berwarna hitam,dipadukan dengan kemeja putih berenda bunga,dan kulit kuning langsat mulus bersih


tanpa bekas luka itu terlihat berkilau


diterpa sinar matahari pagi..sungguh sangat kontras dengan kehidupan si wanita itu.


Rambut merah yang hitam legam bak jelaga dibiarkan nya terurai


menyentuh bahu nya..setelah sehari absen dari kantor,akhirnya Eve pun kembali bekerja lagi..dia tidak mau


citranya sebagai manajer keuangan di perusahaan telekomunikasi ternama itu tercoreng gara-gara terlalu sering absen.


Sudah empat tahun lama nya Eve bekerja di Jhonson Communication, sebuah perusahaan telekomunikasi asal Scotlandia yang memiliki cabang perusahaan hampir di seluruh dunia..sepak terjang nya di dunia karir memang tidak dapat dipungkiri lagi.


Di usia yang ke 23 tahun Eve sudah diangkat menjadi manajer di bagian keuangan,dan kini usianya sudah 25 tahun dan prestasi nya sebagai


manajer keuangan pun masih tetap


melambung..sungguh bukan kah semua tak lepas dari doa seorang ibu.


Wanita itu bergegas ke divisi departemen keuangan dan mencari meja kerja nya..laporan keuangan minggu lalu yang belum beres kini semakin menumpuk saja dan membuat meja nya menjadi sesak dengan berkas-berkas itu.


Mungkin Eve sudah menduga bahwa dia bakal lembur hari ini..sungguh sial sekali,Ini semua juga akibat mabuk kemarin dan tentu saja ini ulah nya.


"Eve, Eve,demi tuhan lo akhir nya balik ke kantor juga" teriak seorang wanita yang berperawakan sintal dan tidak terlalu tinggi dari ambang pintu ruangan departemen keuangan.


"Sandra..kenapa sih?" tanya Eve dengan wajah nya yang nampak bingung.


Sandra adalah sahabat Eve sejak sekolah menengah atas..sempat berpisah ketika kuliah karena beda universitas tapi kini Sandra bertemu lagi dengan sahabat nya di kantor


dan departemen yang sama..terlebih


sahabat nya ini sekarang adalah atasan nya,justru membuat Sandra semakin bangga akan kegigihan dan kerja keras sahabat nya ini.

__ADS_1


Sandra memang tidak lah secantik dan setinggi Eve walau kulit nya juga lebih putih dan lebih


cerah dari Eve,namun Sandra adalah seorang wanita baik hati yang selalu menjadi kesukaan rekan-rekan kerja nya.. Sandra sangat lah bisa di andalkan dalam urusan menjaga rahasia rumah tangga.


Eve juga selalu menjadikan Sandra sebagai tempat nya curhat dan


tempat Eve ketika meminta solusi di saat keadaan menjadi semakin rumit tak terkendali.


Andien mendekati meja dimana Eve berada dan mendekap sahabat nya itu seraya berkata.


"Lo sudah denger kabar belum hari ini?" tanya Sandra mengenai kabar yang dia dengar hari ini.


"Kabar apaan sih San?" tanya Eve lagi yang kian penasaran mengenai kabar yang Sandra akan sampaikan.


"Hmm,agak buruk sih sebener nya dan nama lie juga udah kedengeran sempe seluruh departemen!" ujar Sandra lirih.


"Apa mereka tahu kalau gue absen karena abis mabok?" mata Eve bahkan terbelalak dan dia juga terperanjat bangun dari kursi nya.


Tampak suara nya begitu menggema ke seluruh penjuru ruangan itu..untung saja masih belum banyak karyawan yang datang ke ruangan itu..bisa gawat kalau pada tau.


"Tolong rahasiain kalo kemaren gue absen karena mabok,sshhh!" bisik Eve dengan intonasi tegas karena tak mau membuat keributan di sana.


Seorang wanita bertubuh langsing dan tinggi tiba-tiba datang dari lantai dua menuju ruangan departemen keuangan..suara derap sepatu hak tinggi nya memenuhi


koridor yang masih sangat sepi itu.. terasa sedikit aura-aura yang tidak menyenangkan ketika wanita itu


masuk.


Wanita itu sedikit lebih tinggi dari Eve..bentuk tubuh mereka berdua pun agak mirip,hanya saja wanita itu berkulit putih cerah dan selera berpakaian nya lebih berwarna-warni dan berani daripada Eve yang simple.


Zuma pun menghampiri meja dimana Eve dan Sandra berada dan


menggebrak nya membuat dua wanita itu terkejut.


"Hey jomblo,hahaha gimana rasa nya ditipu pacar..enak kan haha!" tanya si Zuma sambil duduk di atas meja kerja Eve.


Kerah baju yang Zuma kenakan sangat rendah di belahan dada nya..dan hal itu justru malah semakin mempertontonkan aset kembar nya pada umum.

__ADS_1


Dasar emang si Zuma itu tidak pernah jera,selalu saja ikut campur urusan orang lain..sudah dari sejak Eve mengenal Zuma di bangku kuliah,sikap nya yang begitu sangat menjengkelkan itu tidak pernah berubah.


Lebih mengesalkan nya lagi, Zuma adalah rekan kerja sekantor dengan Eve..mereka berdua juga sama-sama manajer tetapi


berbeda departemen.. Zuma adalah salah satu dari sekian banyak nya manajer muda selain Eve di kantor itu.


Hubungan nya dengan Eve memang


sudah tidak baik sejak mereka di bangku kuliah..mereka sudah bagaikan air dan minyak yang tidak akan pernah bisa bersatu.. Eve juga bukan lah tipe wanita yang suka ikut campur dengan urusan pribadi orang lain dan juga dia tidak menganggap rekan-rekan kerja nya adalah saingan,berbeda dengan Zuma.


Baginya,seluruh rekan kerja nya adalah saingan terlebih lagi Eve,bahkan hingga detik ini Eve juga masih tidak paham mengapa Zuma begitu berambisi untuk bersaing dengan nya..Bukankah Zuma juga


sederajat dengan Eve di kantor ini.


Bagaimana pun juga, Zuma memang sangat kompetitif sedari kuliah,bahkan sudah kelewat kompetitif malahan..di suatu ketika, pernah Zuma dengan sengaja merebut judul skripsi Eve agar dia bisa lulus lebih cepat.


Namun rupa nya nasib baik masih


berpihak pada Eve,karena dia dibantu oleh Robert untuk menyelesaikan kuliah nya dengan


tepat waktu sehingga Zuma sangat


membenci nya..mungkin karena dendam kesumat di zaman kuliah itu pula yang membuat Zuma sampai sekarang masih merasa harus mengalahkan Eve.


"Lo mau apa lagi sih Zum,masih nggak capek ikut campur sama urusan orang lain?" tanya Eve santai dan jengah menghadapi sikap Zuma.


"Justru itu Eve,loe ini kata nya kan manajer tapi kok citra lo itu jelek sih?" ujar Zuma dengan wajah yang minta di garuk.


"Dari mana juga lo dapet berita burung gitu, Zum?" tanya Eve semakin heran pula dengan sikap si Zum yang entah lah.


"Hellowww,sudah jelas dari si Robert sendiri lah..loe itu kayak nggak tau Robert aja..dasar begoo" tampak Zuma kini berkacak pinggang dan menyibak kan rambut hitam tebal nya dengan gaya sombong.


"Jelas aja Robert kan muka nya ada


banyak,boleh aja hari ini dia baik sama lo,tapi besok dia tiba-tiba ninggalin lo haha!" ujar zuma secara sarkas menertawakan kesialan Eve.


Sialan emang si Robert,dasar pria icik berwajah dua cocok sudah mereka berdua bersatu..mungkin mereka jodoh kali Zuma si tukang ikut campur dan Robert si tukang PHP.

__ADS_1


Siallan.


__ADS_2