MY PASSION LOVE

MY PASSION LOVE
Ep_6..Pingsan


__ADS_3

"Ashhh,pelan-pelan tuan!" rintih Eve sedikit perih dan kini sekujur tubuh nya mulai menggelinjang hebat merasakan panas.


"Apa kau suka nona..aahh?" tanya si pria asing itu dengan suara rendah yang begitu menggoda juga di tambah desyahan nya yang tampak sangat menikmati permainan mereka.


Seringai nakal kini mulai menghiasi wajah tampan nya..pria itu pun mulai menggerakan pinggul nya dengan perlahan..kemudian berangsur-angsur semakin cepat,dia rupa nya mengikuti alunan musik yang terdengar dari luar bilik toilet.


Eve hanya bergeming menikmati setiap inci keja ntanan pria bule itu yang serasa memenuhi seluruh lahan milik nya..bahkan semakin menuju *******,semakin cepat pula gerakan ya..kini Eve rupa nya benar-benar akan dihabisi oleh pria bule itu.


Suasana kini semakin lama semakin memanas,kedua sejoli yang baru saja bertemu itu pun akhirnya memutuskan untuk memadu cinta satu malam di balik bilik toilet..Eve dan seorang pria asing berwajah ningrat tak dikenal.


Gerakan pria itu kini semakin cepat, menghabisi tenaga Eve yang sudah hampir nol persen sejak tadi.. Eve pun di buat menjerit nikmat karena kehebatan si pria dalam menggoyang nya.


"Ouhhhh,I'm coming!..aahh" seru si pria dengan desyahan penuh kenikmatan.


Si pria pun kini menumpahkan semua benih lelakinya ke dalam tubuh Eve..keringat sudah bercucuran dari dahi kedua nya,dan menjadi saksi bisu atas permainan cinta yang sangat panas mereka malam itu di balik bilik toilet yang sepi.


"Wow, you are amazing sir" senyum puas terlukis di wajah Eve yang memerah padam juga penuh kepuasan.


Wanita itu kink menyandarkan


kepala nya di dada pria itu..rasa nya sungguh seperti bagaikan mimpi saja bisa bertemu dengan seorang


pria asing yang sangat sesuai dengan tipe nya bahkan menghabiskan cinta satu malam dengan pria bule itu.


Tentu saja Eve akan mengenang kejadian ini untuk selama nya karena dia tak yakin bisa bertemu dengan pria bule itu lagi entah di lain waktu.


Penasaran dengan wanita yang baru saja dihabisi nya,rupa nya si pria itu mulai bertanya dengan penuh kelembutan.


"Hey sejak tadi kita belum kenalan loh..siapa nama mu nona cantik?" tanya si bule asing itu masih mendekap Eve di dada nya.


"Eve" jawab Eve lirih.


"Eve..hmm nama yang cantik" puji pria bule itu dengan tatapan genit.


"Siapa nama mu tuan?" tapi Eve yang sudah kewalahan dengan tubuh nya yang tampak sudah kehabisan tenaga.

__ADS_1


"Namaku Gi__heyyy" belum si pria merampungkan ucapan nya,rupa nya si gadis tiba-tiba pingsan.


Pria itu sesaat bergeming di tempat nya berdiri..wanita itu pingsan di dekapan nya sesaat setelah permainan panas mereka..dia bingung dengan apa yang harus ia lakukan,pria itu pun memilih untuk menggotong Eve keluar toilet sambil mengintip dari balik bilik toilet.


Semoga saja tidak ada orang lain di dalam toilet pikir nya berharap agar situasi aman dulu..urusan nya bisa panjang apabila ada pengunjung yang melihat pria itu sedang


menggotong seorang wanita cantik yang terkapar tak berdaya dari bilik toilet.


Pria itu kemudian dengan perlahan keluar dari toilet bersama dengan Eve yang berada dalam gendongan nya.. jangan sampai dia menarik


perhatian pengunjung lain nya karena bisa berabe nanti urusan nya.


Sembari pria bule itu mondar-mandir mencari jalan keluar kemudian dia tersadar akan sesuatu bahwa dia juga tidak tahu dimana tempat tinggal Eve..astaga ntah kepada siapa dia harus bertanya,pria itu kini masih mondar mandir dengan Eve yang masih berada dalam gendongan nya yang masih pingsan


hingga akhir nya dia pun memutuskan untuk membawa nya ke meja bar tempat Eve duduk


sebelum nya.


Dattan si bartender yang baru saja selesai mencuci gelas-gelas koktail itu pun tanpa sengaja melirik ke arah Eve yang sudah terkapar bersanding dengan seorang pria bule asing.. Dattan jujur saja sedikit cemas dengan keadaan teman nya itu,apa yang barusan pria asing itu lakukan kepada Eve.


"Bartender..satu air mineral dan


susu jika ada" ucap nya menyebutkan pesanan nya.


Dattan pun mengangguk, lalu mengambil sebotol air


mineral dan segelas susu dan dia serahkan pada pria bule di sebelah Eve.


Pria asing itu mencoba untuk meminum kan susu yang ada di gelas kepada Eve dengan harapan agar alkohol yang sudah terlanjur meracuni Eve itu segera berangsur-angsur menghilang.


Namun apalah daya, Eve tidak segera siuman..celakalah.


"Ada apa dengan nya tuan? " tanya si bartender dengan nada khawatir bahkan tangan nya itu masih membawa lap kain dan celemek nya juga masih terpasang di pinggang nya.


"Oh,begini dia tadi pingsan,entah kenapa dan mungkin tadi dia juga terlalu banyak minum minuman yang beralkohol..aku juga tidak tahu" jawab si pria asing kepada Dattan.

__ADS_1


Wajah nya terlihat sekali khawatir dan bingung..sebagai seorang bartender yang sudah lima


tahun bekerja,Dattan tentu saja paham akan konsekuensi yang Eve dapatkan ketika Eve mengkonsumsi


terlalu banyak alkohol dalam sehari.


Bukan barang baru bagi


Dattan melihat Eve yang mabuk tiap kali Eve mampir ke Heavfun Club.. namun kali ini rupa nya Eve benar-benar sudah kelewatan..belum pernah Dattan


melihat nya mabuk berat hingga pingsan seperti ini.


"Apakah kau tahu di mana Eve tinggal?" tanya pria bule itu menanyakan perihal rumah Eve.


"Maaf tuan,saya kira tuan teman Eve?" ujar Dattan sopan.


"Tidak,kami baru saja bertemu dan berkenalan" balas si pria bule itu jujur.


"Apa yang anda lakukan kepada nya?" tanya Dattan mulai mencurigai adanya hal lain yang tidak dia tau.


"Bukan urusan mu" balas si bule dengan ketus.


"Kau jangan macam-macam dengan teman saya tuan,mentang-mentang kau bule jadi kau bisa berlaku seenak nya dengan orang lokal hah?" geram Dattan pada pria bule di samping Eve yang memancing emosi nya di saat dia benar-benar khawatir.


"Hey calm down men..asal kau tau, tidak ada paksaan antara aku dengan Eve..kami benar benar mau


sama mau" jelas si pria bule itu.


"Bercinta dengan seorang wanita mabuk,begitu kau bilang mau sama mau..kurang ajar,kau memang pria brengsek!!" ujar Dattan geram dengan pria bule di depan nya itu.


"Sudah lah lebih baik tolong kau beri tahu aku tempat tinggal Eve,paling tidak saya bisa bertanggung jawab" jawab si pria bule dengan santai tapi mau terpancing emosi.


"Biar aku saja yang antar dia pulang..aku tahu


persis dimana rumah nya" sergah si bartender itu dengan cepat karena tak mau terjadi hal lain yang lebih jauh lagi.

__ADS_1


__ADS_2