MY PASSION LOVE

MY PASSION LOVE
Ep_23..Di Goda


__ADS_3

"Ah kalau itu jangan panik Eve,gue punya kenalan dokter aborsii yang harga nya sangat terjangkau.ya kalau emang sampe itu kejadian sih" ujar Dattan yang malah membuat Eve semakin sebal.


"Dasar gila,sama aja aborrsi juga butuh uang lebih banyak daripada biaya pengobatan ibu gue bangkee!" ujar Eve mencebik kesal dengan penuturan Dattan yang sangat menjengkelkan.


"Ya sekarang berharap aja jangan sampe kejadian lah Eve, sekarang beban hidup lo sudah terlalu berat dan masalah keuangan lo juga udah terlanjur berbelit,maka nya lebih hati-hati lagi" kata Sandra mengingatkan.


Tanpa mereka sadari rupa nya seseorang dengan jas hitam dan kemeja putih yang juga dihiasi dasi merah menyala datang dari arah pintu masuk.ia tengah melihat ke seluruh penjuru ruangan,dan tak lama dia menjatuhkan pandangan nya pada meja bar tempat di mana


Eve dan kawan-kawan nya berada.mereka tidak menyadari akan kehadiran pria berambut pirang itu.


"Bartender!" ujar pria itu berseru sambil mengacungkan jari nya tanda ingin memesan minuman.


Pria itu kemudian duduk tepat di


samping Eve yang masih juga belum menyadari akan kehadiran nya.


"Satu bir dingin dan segelas susu hangat untuk nona cantik yang ada di sebelah saya ini!" ujar si pria sambil menyebutkan pesanan nya.


"Loh,pak Gio astaga" ujar Eve yang tampak kaget ketika melihat sosok pria yang dikenal nya di kantor tadi pagi.


Seketika percakapan antara Eve, Dattan dan juga Sandra mendadak terhenti begitu saja ketika pria Scotlandia yang berambut pirang itu bergabung bersama mereka.Dattan


langsung membuang muka dan kembali meracik minuman pesanan pria itu,sementara Sandra dia hanya bisa diam terpaku melihat pria tampan itu.

__ADS_1


"Oh my gosh,he's so handsome.gue nggak nyangka ternyata cakep banget presdir baru kantor gue" ucap Sandra tentu saja yang hanya bisa dia utarakan dalam hati.


Matanya bahkan sangat berbinar takjub saat memandang sosok tampan yang ada di hadapan nya.tak pernah bosan sungguh wanita yang beruntung si Eve itu bisa digoda oleh pria berwajah model ini pikir Sandra.


"Oh Eve sayang,kan bisa panggil nama saja kalau sedang di luar kantor,ya agar supaya kita bisa lebih intim saja sayang" goda Gio dengan kerlingan mata nya yang mempesona.


"Apa kau mengikutiku,mau ngapain kau disini" dan suara Eve pun kini mulai memberat dan terdengar begitu galak.


"Ouhh sayang aku tidak mungkin mengikuti mu.aku cuma ingin minum dan dansa sambil menghabiskan waktu bersama dengan sekretaris pribadi ku ini" ujar Gio lalu merangkulkan tangan nya


ke bahu Eve.


Eve pun langsung menepis tangan Gio dengan cepat karena dia begitu risih dengan pria itu.


kamu hidupku jadi semakin rumit Gio" ujar Eve dengan emosi uang menggebu.


Tampak jemari Gio malah mencolek pundak Lisa dan berkata dengan sensual.


"Astaga,rupa nya kamu mendadak bisa kejam begini ya Eve sayang ingat kan rabu lalu kamu sangat berbeda loh" ujar Gio semakin menggoda Eve.


Kesal karena selalu di goda oleh Gio, Eve pun menendang betis pria Scotlandia itu dengan kencang dan pria itu pun meringis namun masih tersenyum kecil,kebetulan Dattan yang tidak sengaja melihat nya pun ikut terkekeh.


"Auchh,kamu bisa galak juga ya sayang" rintih Gio sambil mengusap betis nya yang ngilu namun tak terlalu sakit.

__ADS_1


"Cih,segelas susu kamu pikir aku ini anak kecil apa hah?" ujar Eve lalu mengubah posisi duduk nya yang kini menghadap Gio yang tengah menyandarkan salah satu tangan nya di meja bar.


"Apa kamu lupa bahwa rabu lalu kamu mabuk berat sampai muntah hm,kau tau aku tidak tega melihat wanita cantik seperti mu jatuh sakit


karena terlalu banyak minum alkohol" kata Gio masih dengan suara menggoda nya.


"Dih,peduli apa lu mau aku mabuk atau tidak itu urusan ku" kata Eve semakin kesal.


"Ini bir-nya tuan" kata Dattan sambil


menyodorkan segelas bir pada Gio.


"Eve gue tinggal dulu ya,ini susu nya.inget jangan mabok lagi ya dan


selamat bersenang-senang xixixi" pamit Dattan sambil menyodorkan susu hangat di depan Eve.


"Siallan..dasar Dattan bangkee" umpat Eve sambil menatap Dattan tajam.


"Gue juga pamit Eve,gue mau dansa dulu di depan sana hihi,sapa tau ada cowok ganteng gitu" goda Sandra seraya berlari ke lantai dansa dengan tatapan genit pada Eve.


"Sialan lo San!" seru Eve dalam hati.


Dan kini Sandra dan Dattan pun sudah meninggalkan Eve dan Gio sendirian di meja bar.

__ADS_1


__ADS_2