
Suasana yang tadi nya sempat cair kini mendadak membeku sejak kedatangan si Gio.Eve bahkan tidak menyadari bahwa ia akan bertemu lagi dengan pria yang pernah meniduri nya di tempat yang sama.
Padahal Eve memang sengaja pergi ke Heavfun Club untuk menghindari segala sesuatu yang ada hubungan nya dengan kantor dan Gio,dan di sini Eve malah bertemu lagi dengan presdir baru nya itu.
Sungguh benar-benar kebetulan yang tak terduga.malam ini acara nya untuk bersenang-senang pun pupus sudah,pikir Eve yang mulai pasrah.
Gio pun mulai mendekatkan diri nya dan merangkul Eve lagi.wangi parfum mahal nya sangat semerbak dan memenuhi rongga pernafasan Eve,Wangi yang sangat khas dan sama seperti yang Eve ingat kala ia bercinta dengan Gio di bilik toilet waktu itu.
"Sayang,kamu pikir mengapa ya ayah ku malah meminta mu untuk menjadi sekretaris pribadi ku?" tanya Gio sambil mengusap leher Eve.
"Mana ku tau dengan pikiran bapak tua itu,kamu kan lebih paham karena
kamu itu anak nya!" sindir Eve dengan kesal.
Eve pun menengguk bir-nya dengan cepat setelah menjawab pertanyaan konyol Gio.
"Bukan kah sudah jelas karena aku yang meminta nya sayang" jawab Gio dengan begitu santai nya dan melanjutkan lagi pembicaraan nya.
__ADS_1
"Kau pikir waktu itu aku benar-benar tidak mengenali mu hm,oh tentu tidak Eve sayang,kau tau ayahku
selalu bercerita tentang mu dan beliau bahkan selalu bilang bahwa kau adalah pegawai terbaik se
kantor" jelas Gio dengan menyentuh jemari Eve yang sangat lentik itu.
Sesaat Eve tak bergeming,dia tidak tahu harus bereaksi seperti apa.dan sentuhan tangan Gio begitu lembut tetapi juga mantap secara
bersamaan.bagaimana bisa pria yang tidak Eve kenal itu malah mampu membuat hati nya menjadi begitu bimbang antara benci dan suka.
Eve bisa merasakan tekstur kulit pipi milik Gio yang begitu lembut dan
tidak seperti kulit pria-pria lain yang
pernah menjadi kekasih nya selama ini terutama si bajjingan Robert itu. mungkin Gio sangat rajin merawat
kulit wajahnya itu.
__ADS_1
"Tetapi aku tau bahwa wanita lebih suka didekati secara perlahan bukan,maka dari itu aku berpura-pura untuk tidak mengenali mu" ujar Gio yang kini mulai bangkit dari kursinya dan melingkarkan lengan nya pada pinggang Eve dan menarik nya untul bangkit dari tempat duduk.
"Aku suka padamu Eve sayang" ucap nya begitu lirih dengan suara berat nya yang amat seksi di telinga Eve.
"Aku suka kepribadian mu,fisikmu, dan apapun tentang dirimu, Eve sayang" ujar pria itu yang kini mulai menempelkan hidung nya yang begitu mancung ke leher Eve.
Eve sampai menarik napas nya dalam-dalam.dia mengatur suara
erangan rendah nya ketika Gio sudah mendekatkan
wajah nya.dengan perlahan bibir seksi Gio mulai bergeser ke telinga Eve dan mengullum nya.
"Seseorang tidak akan jatuh cinta hanya dalam sekali pertemuan Gio" walaupun Eve tidak setuju dengan perkataan Gio, tapi tubuh nya tidak dapat menipu tentang bagaimana perasaan yang Eve rasakan sesungguh nya.
Sentuhan-sentuhan lembut dan menggoda yang dilancarkan oleh Gio mampu membuat perasaan
Eve sedikit ingin meminta lebih namun secara bersamaan juga dia menolak kehadiran Gio.
__ADS_1