MY PASSION LOVE

MY PASSION LOVE
Ep_25..Kau Sudah Gila?


__ADS_3

Eve pun kembali membuka kaleng bir nya yang kedua untuk melepas rasa gamang di hatinya sekaligus rasa bimbang karena ulah Gio siallan itu.


"Oke baiklah sayang,aku mau berdansa di lantai dansa.apa kau


mau ikut?" ajak Gio seraya tersenyum manis sekalu pada Eve yang mana membuat semakin kesal.


"Tidak,aku di sini saja.kau tau lelah aku dengan sikap mu yang kadang panas dingin pada ku" ujar Eve ketus.


Eve pun kembali meneguk birnya dengan cepat.sementara Gio,dia membalikkan badan untuk


bergabung bersama kumpulan pengunjung lain nya yang ada di lantai dansa.


Entah mengapa perasaan nya tidak menentu,namun dari seluruh pengunjung di sini kenapa hanya Eve lah yang tampak paling menawan di mata Gio.bibir merah menyala nya yang sangat menggoda,lekuk tubuh nya yang sangat menggiurkan dan dibalut denfan kemeja hitam,juga kulit kuning langsat nya yang menurut nya sangat eksotis dan menawan di mata nya.


"Aku kira semua orang lokal akam suka dengan orang asing seperti ku sayang" goda Gio sambil mencolek dagu Eve.


"Hey jangan kepedean ya, dengar" ujar Eve melotot sambil menunjuk wajah Gio dengan telunjuk nya.


"Kau boleh kaya raya dan tampan, tetapi keputusan ku mutlak.aku tidak mau menikah dengan mu!" bahkan kini suara Eve sudah mulai meninggi.


"Kau sungguh aneh Gio,di kantor saja kau sangat dingin dan


mengerikan,tapi ketika di luar kau tiba-tiba mendadak menjadi ceria


dan hangat.kenapa kau tega melakukan ini padaku apa kau memiliki maksud lain dari ajakan menikah ku itu" ujar Eve melanjutkan lagi ucapan nya tadi.


"Terserah mu sayang tapi aku yakin besok atau ketika saat sudah tiba saat nya,kamu pasti akan kembali dan menerima penawaran ku ini!" ujar Gio dengan sangat percaya diri nya.

__ADS_1


"In your dreams" gertak Eve seraya


membuang muka.


Eve kini sudah merasa sangat muak hanya untuk sekedar berbincang dengan pria Scotlandia itu.dia tak lagi tertarik meski mereka pernah menghabiskan satu malam di sini juga.


"Haha rupa nya kamu masih tidak paham juga ya Eve sayang,oke baiklah aku akan buat penawaran yang tidak akan mungkin untuk kamu tolak.pria itu mendekatkan bibir nya yang sensual itu dan mulai


berkata.


"Aku tetap ingin kamu menikah


denganku Eve sayang" kekeh Gio masih tetap ingin Eve menikah dengan nya.


"Kau benar-benar sudah gila ya rupa nya" mata Eve kini terbelalak dengan


"Tidak sayang,aku bersungguh-sungguh Eve.apa kau pikir aku bisa bercanda,jadi hanya dengan menjadikan mu sekretaris pribadiku agar supaya kamu itu bisa terbiasa dengan ku.ya anggap saja untuk latihan menjadi calon istriku" kata Gio panjang lebar dan membuat Eve sangat kesal setengah matti.


"Gio qpa kamu gila hahh,aku tidak mau menikah dengan orang yang baru saja kukenal,terlebih lagi dengan bule seperti mu!" bentak Eve dengan kekesalan nya dan juga


dengan suara lantang.


"Aku sangat suka padamu Eve sayang" ucap Gio lirih dengan suara berat nya yang sangat seksi di telinga Eve.


"Kepribadian mu,tubuh mu dan apapun tentang mu mampu membuatku menyukai mu sayang" dan pria itu oun kini menempelkan


hidung nya yang mancung itu pada leher Eve.

__ADS_1


Eve pun hanya bisa menarik napas nya dalam.mengatur suara eraangan rendah nya ketika Gio mendekatkan wajah nya.Perlahan bibir Gio pun mulai bergeser ke


telinga Eve dan mulai mengulum nya.


"Kau tau Gio,seseorang tidak akan dengan mudah nya jatuh cinta dalam hanya sekali bertemu" kata Eve walaupun Eve tidak setuju dengan perkataan Gio,tapi tubuh nya tidak dapat menipu tentang bagaimana perasaan yang Eve rasakan sesungguh nya.


"Tapi aku membuktikan nya,baiklah aku akan berdansa sebentar sayang..cups" pamit Gio lalu pergi menuju lantai dansa.


Sentuhan-sentuhan lembut dan menggoda yang dilancarkan oleh Gio sungguh membuat perasaan


Eve sedikit ingin meminta lebih, namun secara bersamaan juga dia menolak kehadiran Gio.


Penampilan Eve untuk malam itu sudah mampu menggetarkan


sesuatu dalam diri Gio.


Dari kejauhan,Gio pun menoleh ke arah Eve dan berteriak.


"See you at Monday darling" teriak Gio sambil melambaikan tangan nya pada Eve Dan hanya di dengusi oleh Eve.


#


Tak terasa akhir pekan sudah berlalu begitu saja.rasa nya baru kemarin Eve dan teman-teman nya melepas penat di Heavfun Club tapi kini ia


telah kembali pada rutinitas para pekerja kantoran seperti biasa nya.


Hari Senin memang hari yang paling tidak disukai oleh para pekerja kantoran terlebih bagi Eve.

__ADS_1


__ADS_2